<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rapat di DPR, Sri Mulyani Pamer RI Kendalikan Laju Inflasi dengan Cepat</title><description>Indonesia menjadi negara yang berhasil menurunkan inflasi dengan cepat di tengah gejolak perekonomian dunia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/05/320/2825321/rapat-di-dpr-sri-mulyani-pamer-ri-kendalikan-laju-inflasi-dengan-cepat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/05/320/2825321/rapat-di-dpr-sri-mulyani-pamer-ri-kendalikan-laju-inflasi-dengan-cepat"/><item><title>Rapat di DPR, Sri Mulyani Pamer RI Kendalikan Laju Inflasi dengan Cepat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/05/320/2825321/rapat-di-dpr-sri-mulyani-pamer-ri-kendalikan-laju-inflasi-dengan-cepat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/05/320/2825321/rapat-di-dpr-sri-mulyani-pamer-ri-kendalikan-laju-inflasi-dengan-cepat</guid><pubDate>Senin 05 Juni 2023 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/05/320/2825321/rapat-di-dpr-sri-mulyani-pamer-ri-kendalikan-laju-inflasi-dengan-cepat-HXaQYpFo4g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/05/320/2825321/rapat-di-dpr-sri-mulyani-pamer-ri-kendalikan-laju-inflasi-dengan-cepat-HXaQYpFo4g.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia menjadi negara yang berhasil menurunkan inflasi dengan cepat di tengah gejolak perekonomian dunia.
Hal tersebut diungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat rapat bersama Komisi XI DPR RI.
&quot;Hal yang mungkin cukup positif adalah inflasi, yang kita semua tahu adalah suatu indikator yang bisa merefleksikan dua sisi mata uang,&quot; ujar Sri Mulyani.

BACA JUGA:
Inflasi Mei 0,09%, BPS: Terendah Sepanjang 2023

Di satu sisi, kenaikan inflasi bisa menurunkan daya beli masyarakat, namun di sisi lain, kenaikan inflasi juga menggambarkan demand yang cukup besar. Sri mengatakan, ini menggambarkan juga adanya pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh legitimate demand.
&quot;Kita lihat pada saat kita merayakan Idul Fitri kemarin, ternyata inflasi kita mengalami penurunan. Ini adalah hal yang positif, karena ini berarti menambah atau boosting agregat demand dari konsumsi masyarakat yang memang secara musiman (Ramadhan dan Idul Fitri) meningkat cukup signifikan,&quot; ungkap Sri.

BACA JUGA:
BPS: Inflasi Mei 0,09%

Dia juga menyebut bahwa ini berarti penurunan inflasi dari sisi headline maupun inflasi inti menggambarkan agregat demand masih cukup kuat dan inflasi mendukung agar agregat demand terutama konsumsi tidak tergerus oleh kenaikan harga.Menurutnya, penurunan inflasi ini terjadi juga karena adanya koordinasi yang sangat baik antara pusat dan daerah, sehingga komponen yang menyumbang inflasi, yang tidak langsung di dalam kontrol Bank Indonesia (BI), tetapi lebih kepada pemerintah juga dilakukan upaya untuk menurunkan, seperti volatile foods dan administered prices.
&quot;Sehingga, memang dua komponen ini yang memberikan dukungan penurunan inflasi meskipun kita melihat dalam situasi dunia ini, harga-harga pangan dan harga energi masih dalam kondisi yang cukup volatile,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia menjadi negara yang berhasil menurunkan inflasi dengan cepat di tengah gejolak perekonomian dunia.
Hal tersebut diungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat rapat bersama Komisi XI DPR RI.
&quot;Hal yang mungkin cukup positif adalah inflasi, yang kita semua tahu adalah suatu indikator yang bisa merefleksikan dua sisi mata uang,&quot; ujar Sri Mulyani.

BACA JUGA:
Inflasi Mei 0,09%, BPS: Terendah Sepanjang 2023

Di satu sisi, kenaikan inflasi bisa menurunkan daya beli masyarakat, namun di sisi lain, kenaikan inflasi juga menggambarkan demand yang cukup besar. Sri mengatakan, ini menggambarkan juga adanya pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh legitimate demand.
&quot;Kita lihat pada saat kita merayakan Idul Fitri kemarin, ternyata inflasi kita mengalami penurunan. Ini adalah hal yang positif, karena ini berarti menambah atau boosting agregat demand dari konsumsi masyarakat yang memang secara musiman (Ramadhan dan Idul Fitri) meningkat cukup signifikan,&quot; ungkap Sri.

BACA JUGA:
BPS: Inflasi Mei 0,09%

Dia juga menyebut bahwa ini berarti penurunan inflasi dari sisi headline maupun inflasi inti menggambarkan agregat demand masih cukup kuat dan inflasi mendukung agar agregat demand terutama konsumsi tidak tergerus oleh kenaikan harga.Menurutnya, penurunan inflasi ini terjadi juga karena adanya koordinasi yang sangat baik antara pusat dan daerah, sehingga komponen yang menyumbang inflasi, yang tidak langsung di dalam kontrol Bank Indonesia (BI), tetapi lebih kepada pemerintah juga dilakukan upaya untuk menurunkan, seperti volatile foods dan administered prices.
&quot;Sehingga, memang dua komponen ini yang memberikan dukungan penurunan inflasi meskipun kita melihat dalam situasi dunia ini, harga-harga pangan dan harga energi masih dalam kondisi yang cukup volatile,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
