<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Spotify PHK 200 Karyawan di Divisi Podcast</title><description>Perusahaan raksasa streaming musik Swedia, Spotify mengatakan akan memangkas sekitar 200 pegawai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/06/320/2825780/spotify-phk-200-karyawan-di-divisi-podcast</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/06/320/2825780/spotify-phk-200-karyawan-di-divisi-podcast"/><item><title>Spotify PHK 200 Karyawan di Divisi Podcast</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/06/320/2825780/spotify-phk-200-karyawan-di-divisi-podcast</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/06/320/2825780/spotify-phk-200-karyawan-di-divisi-podcast</guid><pubDate>Selasa 06 Juni 2023 08:25 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/06/320/2825780/spotify-phk-200-karyawan-di-divisi-podcast-hzJn6I4W4w.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">PHK Karyawan Spotify (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/06/320/2825780/spotify-phk-200-karyawan-di-divisi-podcast-hzJn6I4W4w.jpeg</image><title>PHK Karyawan Spotify (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan raksasa streaming musik Swedia, Spotify mengatakan akan memangkas sekitar 200 pegawai, setara dengan dua persen dari tenaga kerjanya. Itu dilakukan untuk mengurangi operasi podcastnya.
Dikutip VOA Indonesia, Selasa (6/6/2023) perusahaan yang berpusat di Swedia itu mengatakan baru-baru ini menuju ke tahap berikutnya dalam strategi podcastnya dan beralih ke pendekatan yang disesuaikan dan ditingkatkan memenuhi kebutuhan setiap acara dan penciptanya.

BACA JUGA:
Produsen Sepatu Puma Akan PHK 600 karyawan

Perusahaan besar streaming yang terdaftar di bursa saham New York itu mengumumkan, pada bulan April telah melampaui 500 juta pengguna aktif bulanan dengan 210 juta pelanggan yang membayar.



Perusahaan juga mencatat kerugian operasional kuartal pertama sebesar 156 juta euro (USD167 juta), dibandingkan dengan kerugian operasional sebesar enam juta euro setahun sebelumnya.

BACA JUGA:
Anak Usaha Walt Disney PHK Massal, Tim Kreatif Toy Story dan Coco Kena

Kerugian yang membesar itu menurut perusahaan, disebabkan oleh jumlah karyawan yang lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya dan perubahan dalam pungutan sosial.Pada Januari, perusahaan ini mengikuti langkah industri teknologi lainnya, mengumumkan akan memotong sekitar 600 pekerjaan.
Perusahaan ini terkadang hanya mencatat laba triwulanan sejak diluncurkan dan secara teratur membukukan kerugian tahunan, meskipun pertumbuhan pelanggan yang kuat dan mulai lebih awal dibandingkan pesaingnya seperti Apple Music dan Amazon Music.
Spotify juga menginvestasikan lebih dari satu miliar euro untuk podcasting dalam beberapa tahun terakhir, namun analis mengatakan perusahaan itu belum membuktikan bahwa investasi tersebut membuahkan hasil.</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan raksasa streaming musik Swedia, Spotify mengatakan akan memangkas sekitar 200 pegawai, setara dengan dua persen dari tenaga kerjanya. Itu dilakukan untuk mengurangi operasi podcastnya.
Dikutip VOA Indonesia, Selasa (6/6/2023) perusahaan yang berpusat di Swedia itu mengatakan baru-baru ini menuju ke tahap berikutnya dalam strategi podcastnya dan beralih ke pendekatan yang disesuaikan dan ditingkatkan memenuhi kebutuhan setiap acara dan penciptanya.

BACA JUGA:
Produsen Sepatu Puma Akan PHK 600 karyawan

Perusahaan besar streaming yang terdaftar di bursa saham New York itu mengumumkan, pada bulan April telah melampaui 500 juta pengguna aktif bulanan dengan 210 juta pelanggan yang membayar.



Perusahaan juga mencatat kerugian operasional kuartal pertama sebesar 156 juta euro (USD167 juta), dibandingkan dengan kerugian operasional sebesar enam juta euro setahun sebelumnya.

BACA JUGA:
Anak Usaha Walt Disney PHK Massal, Tim Kreatif Toy Story dan Coco Kena

Kerugian yang membesar itu menurut perusahaan, disebabkan oleh jumlah karyawan yang lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya dan perubahan dalam pungutan sosial.Pada Januari, perusahaan ini mengikuti langkah industri teknologi lainnya, mengumumkan akan memotong sekitar 600 pekerjaan.
Perusahaan ini terkadang hanya mencatat laba triwulanan sejak diluncurkan dan secara teratur membukukan kerugian tahunan, meskipun pertumbuhan pelanggan yang kuat dan mulai lebih awal dibandingkan pesaingnya seperti Apple Music dan Amazon Music.
Spotify juga menginvestasikan lebih dari satu miliar euro untuk podcasting dalam beberapa tahun terakhir, namun analis mengatakan perusahaan itu belum membuktikan bahwa investasi tersebut membuahkan hasil.</content:encoded></item></channel></rss>
