<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Regulator AS Gugat Binance dan Pendirinya Diduga Terlibat Jaringan Penipuan</title><description>Regulator Amerika Serikat (AS) menggugat Binance dan CEO Binance, Changpeng Zhao karena diduga mengoperasikan jaringan penipuan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/06/320/2825835/regulator-as-gugat-binance-dan-pendirinya-diduga-terlibat-jaringan-penipuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/06/320/2825835/regulator-as-gugat-binance-dan-pendirinya-diduga-terlibat-jaringan-penipuan"/><item><title>Regulator AS Gugat Binance dan Pendirinya Diduga Terlibat Jaringan Penipuan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/06/320/2825835/regulator-as-gugat-binance-dan-pendirinya-diduga-terlibat-jaringan-penipuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/06/320/2825835/regulator-as-gugat-binance-dan-pendirinya-diduga-terlibat-jaringan-penipuan</guid><pubDate>Selasa 06 Juni 2023 10:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/06/320/2825835/regulator-as-gugat-binance-dan-pendirinya-diduga-terlibat-jaringan-penipuan-EjxaRr1kdx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Regulator AS Gugat Binance (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/06/320/2825835/regulator-as-gugat-binance-dan-pendirinya-diduga-terlibat-jaringan-penipuan-EjxaRr1kdx.jpg</image><title>Regulator AS Gugat Binance (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Regulator Amerika Serikat (AS) menggugat Binance dan CEO Binance, Changpeng Zhao karena diduga mengoperasikan jaringan penipuan (web of deception).
Bitcoin, mata uang kripto terbesar di dunia, anjlok hingga 6% akibat kabar ini hingga ke level terendah dalam hampir tiga bulan. Cryptocurrency BNB Binance sendiri yang merupakan terbesar keempat di dunia berdasarkan ukuran pasar, turun lebih dari 5%.

BACA JUGA:
Binance Digugat, Harga Bitcoin Anjlok 6% ke Level Terendah

Gugatan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) sebagai regulator AS diajukan di Pengadilan Federal di Washington, D.C dan mencantumkan 13 tuduhan terhadap perusahaan yang mengoperasikan pertukaran cryptocurrency terbesar dalam hal volume perdagangan harian tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNS8xLzE2Njg1NS81L3g4bGl6Nmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kami menuduh bahwa entitas Zhao dan Binance terlibat dalam jaringan penipuan yang luas, konflik kepentingan, kurangnya pengungkapan, dan penghindaran hukum yang diperhitungkan,&quot; ujar Ketua SEC Gary Gensler dalam sebuah pernyataan, dilansir Reuters, Selasa (6/6/2023).

BACA JUGA:
Elon Musk Digugat karena Rugikan Investor Kripto Dogecoin Miliaran Dolar

Dalam gugatannya, SEC menuduh Binance secara secara meningkatkan volume perdagangan, mengalihkan dana pelanggan, gagal membatasi pelanggan AS dari platform miliknya dan menyesatkan investor terkait kontrol pengawasan pasar, dilansir Reuters (6/6/2023).Selain itu, SEC juga mengklaim bahwa Binance dan CEO Zhao secara tersembunyi mengendalikan aset pelanggan, memungkinkan perusahaan untuk membaurkan dan mengalihkan dana investor sesuai keinginan.
Menurut SEC, Binance menciptakan entitas AS yang terpisah, sebagai bagian dari skema yang rumit untuk menghindari undang-undang sekuritas federal AS. SEC juga melaporkan sejumlah praktik yang pertama kali dilaporkan oleh Reuters.
Pasalnya, SEC menduga perusahaan perdagangan yang dimiliki dan dikendalikan oleh Zhao, Sigma Chain, terlibat dalam upaya manipulasi pasar dengan meningkatkan harga dan volume aset crypto atau NFT (wash trading) sehingga menyesatkan trader investor sepanjang hampir tiga tahun hingga Juni 2022.
Praktik wash trading bisa menjadi sebuah bentuk manipulasi pasar, karena seorang investor bisa membeli sebuah aset dan dengan segera menjualnya agar mempengaruhi harga pasar atau likuiditas dari aset tersebut. Praktik ini secara artifisial menggelembungkan volume perdagangan sekuritas aset kripto di platform Binance.
Dalam sebuah posting blog, Binance mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk mempertahankan platform mereka. Binance juga menegaskan bukan merupakan bagian dari bursa AS, sehingga tindakan yang dapat diambil SEC terhadap Binance sangat terbatas.
&quot;Semua aset pengguna di Binance dan platform afiliasi Binance, termasuk Binance.US, aman dan terlindungi,&quot; kata postingan blog tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, Binance juga mengatakan telah secara aktif bekerja sama dengan SEC sejak awal dan dengan hormat tidak setuju dengan tuduhan SEC. Binance telah mencoba menemukan resolusi yang masuk akal dengan SEC.
Namun, lembaga tersebut mengeluarkan permintaan baru dan pergi ke pengadilan. Binance mengatakan tindakan SEC tampaknya merupakan upaya untuk mengklaim dasar yurisdiksi dari regulator lain.
Binance yang pada akhirnya dikendalikan oleh Zhao mengatakan bahwa gugatan itu tidak dapat dibenarkan oleh fakta, hukum, atau oleh presiden komisi.</description><content:encoded>JAKARTA - Regulator Amerika Serikat (AS) menggugat Binance dan CEO Binance, Changpeng Zhao karena diduga mengoperasikan jaringan penipuan (web of deception).
Bitcoin, mata uang kripto terbesar di dunia, anjlok hingga 6% akibat kabar ini hingga ke level terendah dalam hampir tiga bulan. Cryptocurrency BNB Binance sendiri yang merupakan terbesar keempat di dunia berdasarkan ukuran pasar, turun lebih dari 5%.

BACA JUGA:
Binance Digugat, Harga Bitcoin Anjlok 6% ke Level Terendah

Gugatan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) sebagai regulator AS diajukan di Pengadilan Federal di Washington, D.C dan mencantumkan 13 tuduhan terhadap perusahaan yang mengoperasikan pertukaran cryptocurrency terbesar dalam hal volume perdagangan harian tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNS8xLzE2Njg1NS81L3g4bGl6Nmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kami menuduh bahwa entitas Zhao dan Binance terlibat dalam jaringan penipuan yang luas, konflik kepentingan, kurangnya pengungkapan, dan penghindaran hukum yang diperhitungkan,&quot; ujar Ketua SEC Gary Gensler dalam sebuah pernyataan, dilansir Reuters, Selasa (6/6/2023).

BACA JUGA:
Elon Musk Digugat karena Rugikan Investor Kripto Dogecoin Miliaran Dolar

Dalam gugatannya, SEC menuduh Binance secara secara meningkatkan volume perdagangan, mengalihkan dana pelanggan, gagal membatasi pelanggan AS dari platform miliknya dan menyesatkan investor terkait kontrol pengawasan pasar, dilansir Reuters (6/6/2023).Selain itu, SEC juga mengklaim bahwa Binance dan CEO Zhao secara tersembunyi mengendalikan aset pelanggan, memungkinkan perusahaan untuk membaurkan dan mengalihkan dana investor sesuai keinginan.
Menurut SEC, Binance menciptakan entitas AS yang terpisah, sebagai bagian dari skema yang rumit untuk menghindari undang-undang sekuritas federal AS. SEC juga melaporkan sejumlah praktik yang pertama kali dilaporkan oleh Reuters.
Pasalnya, SEC menduga perusahaan perdagangan yang dimiliki dan dikendalikan oleh Zhao, Sigma Chain, terlibat dalam upaya manipulasi pasar dengan meningkatkan harga dan volume aset crypto atau NFT (wash trading) sehingga menyesatkan trader investor sepanjang hampir tiga tahun hingga Juni 2022.
Praktik wash trading bisa menjadi sebuah bentuk manipulasi pasar, karena seorang investor bisa membeli sebuah aset dan dengan segera menjualnya agar mempengaruhi harga pasar atau likuiditas dari aset tersebut. Praktik ini secara artifisial menggelembungkan volume perdagangan sekuritas aset kripto di platform Binance.
Dalam sebuah posting blog, Binance mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk mempertahankan platform mereka. Binance juga menegaskan bukan merupakan bagian dari bursa AS, sehingga tindakan yang dapat diambil SEC terhadap Binance sangat terbatas.
&quot;Semua aset pengguna di Binance dan platform afiliasi Binance, termasuk Binance.US, aman dan terlindungi,&quot; kata postingan blog tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, Binance juga mengatakan telah secara aktif bekerja sama dengan SEC sejak awal dan dengan hormat tidak setuju dengan tuduhan SEC. Binance telah mencoba menemukan resolusi yang masuk akal dengan SEC.
Namun, lembaga tersebut mengeluarkan permintaan baru dan pergi ke pengadilan. Binance mengatakan tindakan SEC tampaknya merupakan upaya untuk mengklaim dasar yurisdiksi dari regulator lain.
Binance yang pada akhirnya dikendalikan oleh Zhao mengatakan bahwa gugatan itu tidak dapat dibenarkan oleh fakta, hukum, atau oleh presiden komisi.</content:encoded></item></channel></rss>
