<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyaluran Bansos Pangan Telur dan Daging Ayam Sudah 100%</title><description>Penyaluran Bansos Pangan telur dan daging unggas bagi Keluarga Risiko  Stunting (KRS) di Provinsi Jawa Tengah telah mencapai 100%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/06/320/2825885/penyaluran-bansos-pangan-telur-dan-daging-ayam-sudah-100</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/06/320/2825885/penyaluran-bansos-pangan-telur-dan-daging-ayam-sudah-100"/><item><title>Penyaluran Bansos Pangan Telur dan Daging Ayam Sudah 100%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/06/320/2825885/penyaluran-bansos-pangan-telur-dan-daging-ayam-sudah-100</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/06/320/2825885/penyaluran-bansos-pangan-telur-dan-daging-ayam-sudah-100</guid><pubDate>Selasa 06 Juni 2023 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/06/320/2825885/penyaluran-bansos-pangan-telur-dan-daging-ayam-sudah-100-Q2L4GcgIE9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos pangan sudah disalurkan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/06/320/2825885/penyaluran-bansos-pangan-telur-dan-daging-ayam-sudah-100-Q2L4GcgIE9.jpg</image><title>Bansos pangan sudah disalurkan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penyaluran Bansos Pangan telur dan daging unggas bagi Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Provinsi Jawa Tengah telah mencapai 100%. Hal ini menjadikan Jawa Tengah sebagai wilayah pertama yang telah menyelesaikan penyaluran bantuan pangan pengentasan stunting dari tujuh provinsi yang disasar. Adapun wilayah dengan angka realisasi penyaluran lebih dari 98% lainnya ialah Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur.
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana menyampaikan proses penyaluran bantuan pangan bagi pengentasan stunting ini dapat berjalan dengan baik.

BACA JUGA:
Hore! 160.428 Keluarga Terima Bansos Pangan Tahap 2


&amp;ldquo;Proses pendistribusian bantuan pangan telur dan daging unggas tahap 1 hampir mencapai titik akhir, yakni pada angka 88,2%. Masyarakat Jawa Tengah turut berbangga karena wilayahnya menjadi provinsi pertama yang sukses dalam menyelesaikan penyaluran bantuan ke 322.496 KRS,&amp;rdquo; ujar Siti Choriana, Selasa (6/6/2023).
Untuk mendorong penyelesaian program bantuan ini, Pos Indonesia terus mengerahkan seluruh armada dan sumber daya manusia dalam menuntaskan bantuan pangan ini. Terhitung, 15.315 personel dan 6.410 armada telah diterjunkan demi tercapainya bantuan kepada seluruh KRS di tujuh provinsi sesuai jadwal.

BACA JUGA:
Begini Alur Penerimaan Bansos Pangan Pemerintah


Tidak ada kendala berarti dalam proses pembagian bantuan tersebut. Hal ini berkat sinergitas antara Pos Indonesia, ID Food, dan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Pos Indonesia dalam setiap penyaluran bantuan menggunakan teknologi sehingga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang direkam akan jauh lebih akurat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNC8xLzE2NjQ5MS81L3g4bDcyNDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kerja sama tim yang baik antara Pos Indonesia, ID Food, dan Badan  Pangan Nasional, digitalisasi, seperti real-time dashboard monitoring   yang kami terapkan turut membantu dalam menuntaskan beberapa kendala  sehingga bantuan dapat tersalurkan sesuai jadwal dan tepat sasaran, by  name by address,&amp;rdquo; jelas perempuan yang akrab disapa Ana.
Ana menambahkan Pos Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan  penyesuaian teknologi dalam membantu penyaluran bantuan sosial  pemerintah. Di antaranya ialah dengan meningkatkan penggunaan teknologi  digital, seperti QRIS Pospay bagi KPM yang memiliki smartphone.
Selanjutnya, Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan  Nasional, Rachmi Widiriani yang turut hadir dalam kegiatan tersebut  menuturkan bahwa program bantuan pangan yang digagas oleh pemerintah ini  sebagai bentuk penanggulangan kekurangan dan krisis pangan serta  stunting yang terjadi di Indonesia.
&amp;ldquo;Pemberian masing-masing 10 butir telur dan 1 kilogram daging ayam  kepada Keluarga Risiko Stunting diharapkan dapat memenuhi kebutuhan  makanan dengan gizi berimbang. Dengan demikian, pencegahan akan kasus  stunting di Indonesia tertanggulangi,&amp;rdquo; pungkas Rachmi Widiriani.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penyaluran Bansos Pangan telur dan daging unggas bagi Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Provinsi Jawa Tengah telah mencapai 100%. Hal ini menjadikan Jawa Tengah sebagai wilayah pertama yang telah menyelesaikan penyaluran bantuan pangan pengentasan stunting dari tujuh provinsi yang disasar. Adapun wilayah dengan angka realisasi penyaluran lebih dari 98% lainnya ialah Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur.
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana menyampaikan proses penyaluran bantuan pangan bagi pengentasan stunting ini dapat berjalan dengan baik.

BACA JUGA:
Hore! 160.428 Keluarga Terima Bansos Pangan Tahap 2


&amp;ldquo;Proses pendistribusian bantuan pangan telur dan daging unggas tahap 1 hampir mencapai titik akhir, yakni pada angka 88,2%. Masyarakat Jawa Tengah turut berbangga karena wilayahnya menjadi provinsi pertama yang sukses dalam menyelesaikan penyaluran bantuan ke 322.496 KRS,&amp;rdquo; ujar Siti Choriana, Selasa (6/6/2023).
Untuk mendorong penyelesaian program bantuan ini, Pos Indonesia terus mengerahkan seluruh armada dan sumber daya manusia dalam menuntaskan bantuan pangan ini. Terhitung, 15.315 personel dan 6.410 armada telah diterjunkan demi tercapainya bantuan kepada seluruh KRS di tujuh provinsi sesuai jadwal.

BACA JUGA:
Begini Alur Penerimaan Bansos Pangan Pemerintah


Tidak ada kendala berarti dalam proses pembagian bantuan tersebut. Hal ini berkat sinergitas antara Pos Indonesia, ID Food, dan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Pos Indonesia dalam setiap penyaluran bantuan menggunakan teknologi sehingga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang direkam akan jauh lebih akurat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNC8xLzE2NjQ5MS81L3g4bDcyNDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kerja sama tim yang baik antara Pos Indonesia, ID Food, dan Badan  Pangan Nasional, digitalisasi, seperti real-time dashboard monitoring   yang kami terapkan turut membantu dalam menuntaskan beberapa kendala  sehingga bantuan dapat tersalurkan sesuai jadwal dan tepat sasaran, by  name by address,&amp;rdquo; jelas perempuan yang akrab disapa Ana.
Ana menambahkan Pos Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan  penyesuaian teknologi dalam membantu penyaluran bantuan sosial  pemerintah. Di antaranya ialah dengan meningkatkan penggunaan teknologi  digital, seperti QRIS Pospay bagi KPM yang memiliki smartphone.
Selanjutnya, Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan  Nasional, Rachmi Widiriani yang turut hadir dalam kegiatan tersebut  menuturkan bahwa program bantuan pangan yang digagas oleh pemerintah ini  sebagai bentuk penanggulangan kekurangan dan krisis pangan serta  stunting yang terjadi di Indonesia.
&amp;ldquo;Pemberian masing-masing 10 butir telur dan 1 kilogram daging ayam  kepada Keluarga Risiko Stunting diharapkan dapat memenuhi kebutuhan  makanan dengan gizi berimbang. Dengan demikian, pencegahan akan kasus  stunting di Indonesia tertanggulangi,&amp;rdquo; pungkas Rachmi Widiriani.</content:encoded></item></channel></rss>
