<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>95% Investor Syariah Generasi Muda, BEI: Tren Hijrah Finansial</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat mayoritas investor pasar modal syariaj adalah generasi muda.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/07/278/2826713/95-investor-syariah-generasi-muda-bei-tren-hijrah-finansial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/07/278/2826713/95-investor-syariah-generasi-muda-bei-tren-hijrah-finansial"/><item><title>95% Investor Syariah Generasi Muda, BEI: Tren Hijrah Finansial</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/07/278/2826713/95-investor-syariah-generasi-muda-bei-tren-hijrah-finansial</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/07/278/2826713/95-investor-syariah-generasi-muda-bei-tren-hijrah-finansial</guid><pubDate>Rabu 07 Juni 2023 14:55 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/07/278/2826713/95-investor-syariah-generasi-muda-bei-tren-hijrah-finansial-3birLKSioL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investor pasar modal syariah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/07/278/2826713/95-investor-syariah-generasi-muda-bei-tren-hijrah-finansial-3birLKSioL.jpg</image><title>Investor pasar modal syariah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat mayoritas investor pasar modal syariah adalah generasi muda. Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh mengatakan hal itu terjadi setidaknya karena dua alasan.
Pertama hal ini terjadi karena berkembangnya tren hijrah finansial, yakni peralihan masyarakat kepada produk keuangan yang menerapkan prinsip-prinsip syariah. Tren tersebut memberikan efek domino terhadap peningkatan investor dan transaksi syariah yang didominasi oleh generasi muda.

BACA JUGA:
BEI Targetkan Partisipasi Perempuan Meningkat di Pasar Modal Syariah


&amp;ldquo;Tren yang berlaku pada anak muda sekarang adalah hijrah. Ini diwujudkan dalam dua hal, fashion dan finansial. Banyak generasi muda yang mulai tertarik investasi di pasar modal syariah, mereka pun mulai sadar bahwa investasi bukan hanya untuk mendapatkan keuntungan, tapi juga untuk mendapatkan ketenangan,&amp;rdquo; ujar Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia, Irwan Abdalloh dalam program Market Review IDX Channel, Rabu (7/6/2023).
Faktor kedua adalah biaya yang murah dengan return yang stabil. Irwan mengatakan, investor syariah diminati karena ramah di kantong generasi muda, di mana generasi muda bisa mulai berinvestasi di saham syariah hanya dengan Rp100 ribu dan Rp10 ribu di reksadana syariah.

BACA JUGA:
Investasi Pasar Modal Syariah Dibilang Judi, Begini Penjelasan BEI 


Return yang stabil juga diminati karena generasi muda mulai mencari investasi yang menenangkan. BEI juga menyebarkan tagline &amp;ldquo;Investasi Syariah Cuan dan Menenangkan&amp;rdquo; untuk terus lebih menggaet generasi muda.
Ke depannya, BEI pun akan menargetkan anak muda untuk berpartisipasi dalam pasar modal syariah. Irwan mengatakan, hal tersebut sesuai dengan data dari Badan Pusat Statistik yang mengatakan bahwa 72% populasi Indonesia adalah generasi muda yang produktif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hal itu diwujudkan melalui tiga strategi untuk meningkatkan  partisipasi masyarakat Indonesia dalam pasar modal syariah. Di  antaranya, edukasi, kolaborasi dan inovasi. Irwan mengatakan, pihaknya  menggabungkan strategi edukasi dengan kolaborasi untuk menjaring lebih  banyak masyarakat dalam kegiatan edukasi yang diberikan.
Selama 2022, pihaknya pun telah menyelenggarakan 382 kegiatan edukasi  yang telah dihadiri oleh 54 ribu peserta. Hal ini bisa terwujud berkat  kolaborasi yang dilakukan BEI dengan sekitar 15 komunitas.
&amp;ldquo;Kami juga akan menyelenggarakan kegiatan Sharia Investment Week. Itu  merupakan kegiatan dimana investor bisa mendapatkan pemahaman yang  mendalam mengenai pasar modal syariah melalui seminar sekaligus bertukar  dan berbagi pengalaman dengan rekan investor lainnya,&amp;rdquo; imbuhnya.
Kegiatan ini pun disesuaikan dengan minat dari generasi muda, mulai  dari tema yang dipilih hingga mal yang dipilih sebagai tempat  penyelenggaraan kegiatan ini.
&amp;ldquo;Pada 2019, kami selenggarakan di Bursa. Tapi di tahun ini kami  memilih mal sebagai pusat dari tempat anak-anak muda. Sehingga mereka  bisa melihat dan mulai belajar tentang investasi syariah,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat mayoritas investor pasar modal syariah adalah generasi muda. Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh mengatakan hal itu terjadi setidaknya karena dua alasan.
Pertama hal ini terjadi karena berkembangnya tren hijrah finansial, yakni peralihan masyarakat kepada produk keuangan yang menerapkan prinsip-prinsip syariah. Tren tersebut memberikan efek domino terhadap peningkatan investor dan transaksi syariah yang didominasi oleh generasi muda.

BACA JUGA:
BEI Targetkan Partisipasi Perempuan Meningkat di Pasar Modal Syariah


&amp;ldquo;Tren yang berlaku pada anak muda sekarang adalah hijrah. Ini diwujudkan dalam dua hal, fashion dan finansial. Banyak generasi muda yang mulai tertarik investasi di pasar modal syariah, mereka pun mulai sadar bahwa investasi bukan hanya untuk mendapatkan keuntungan, tapi juga untuk mendapatkan ketenangan,&amp;rdquo; ujar Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia, Irwan Abdalloh dalam program Market Review IDX Channel, Rabu (7/6/2023).
Faktor kedua adalah biaya yang murah dengan return yang stabil. Irwan mengatakan, investor syariah diminati karena ramah di kantong generasi muda, di mana generasi muda bisa mulai berinvestasi di saham syariah hanya dengan Rp100 ribu dan Rp10 ribu di reksadana syariah.

BACA JUGA:
Investasi Pasar Modal Syariah Dibilang Judi, Begini Penjelasan BEI 


Return yang stabil juga diminati karena generasi muda mulai mencari investasi yang menenangkan. BEI juga menyebarkan tagline &amp;ldquo;Investasi Syariah Cuan dan Menenangkan&amp;rdquo; untuk terus lebih menggaet generasi muda.
Ke depannya, BEI pun akan menargetkan anak muda untuk berpartisipasi dalam pasar modal syariah. Irwan mengatakan, hal tersebut sesuai dengan data dari Badan Pusat Statistik yang mengatakan bahwa 72% populasi Indonesia adalah generasi muda yang produktif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hal itu diwujudkan melalui tiga strategi untuk meningkatkan  partisipasi masyarakat Indonesia dalam pasar modal syariah. Di  antaranya, edukasi, kolaborasi dan inovasi. Irwan mengatakan, pihaknya  menggabungkan strategi edukasi dengan kolaborasi untuk menjaring lebih  banyak masyarakat dalam kegiatan edukasi yang diberikan.
Selama 2022, pihaknya pun telah menyelenggarakan 382 kegiatan edukasi  yang telah dihadiri oleh 54 ribu peserta. Hal ini bisa terwujud berkat  kolaborasi yang dilakukan BEI dengan sekitar 15 komunitas.
&amp;ldquo;Kami juga akan menyelenggarakan kegiatan Sharia Investment Week. Itu  merupakan kegiatan dimana investor bisa mendapatkan pemahaman yang  mendalam mengenai pasar modal syariah melalui seminar sekaligus bertukar  dan berbagi pengalaman dengan rekan investor lainnya,&amp;rdquo; imbuhnya.
Kegiatan ini pun disesuaikan dengan minat dari generasi muda, mulai  dari tema yang dipilih hingga mal yang dipilih sebagai tempat  penyelenggaraan kegiatan ini.
&amp;ldquo;Pada 2019, kami selenggarakan di Bursa. Tapi di tahun ini kami  memilih mal sebagai pusat dari tempat anak-anak muda. Sehingga mereka  bisa melihat dan mulai belajar tentang investasi syariah,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
