<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tambal Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung, RI Ajukan Tenor Utang 40 Tahun</title><description>Pemerintah mengajukan opsi jangka waktu pembayaran (tenor) atas pinjaman alias utang kepada China Development Bank (CDB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/07/320/2826653/tambal-biaya-kereta-cepat-jakarta-bandung-ri-ajukan-tenor-utang-40-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/07/320/2826653/tambal-biaya-kereta-cepat-jakarta-bandung-ri-ajukan-tenor-utang-40-tahun"/><item><title>Tambal Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung, RI Ajukan Tenor Utang 40 Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/07/320/2826653/tambal-biaya-kereta-cepat-jakarta-bandung-ri-ajukan-tenor-utang-40-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/07/320/2826653/tambal-biaya-kereta-cepat-jakarta-bandung-ri-ajukan-tenor-utang-40-tahun</guid><pubDate>Rabu 07 Juni 2023 13:44 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/07/320/2826653/tambal-biaya-kereta-cepat-jakarta-bandung-ri-ajukan-tenor-utang-40-tahun-jrnrPdW1mN.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/07/320/2826653/tambal-biaya-kereta-cepat-jakarta-bandung-ri-ajukan-tenor-utang-40-tahun-jrnrPdW1mN.JPG</image><title>Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengajukan opsi jangka waktu pembayaran (tenor) atas pinjaman alias utang kepada China Development Bank (CDB) selama 35-40 tahun.

Namun, opsi tersebut pun masih dinegosiasikan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wih! Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jadi yang Tercepat Pertama di Asia Tenggara

Diketahui bahwa Kementerian BUMN sebelumnya sudah mengajukan pinjaman kepada China Development Bank (CDB) untuk memperoleh pendanaan baru.

Anggaran itu nantinya digunakan untuk menambal pembengkakan biaya atau cost overrun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko, mengatakan opsi tenor yang disodorkan pihaknya masih terus didiskusikan dengan CDB. Karena itu, kedua pihak belum mencapai keputusan final saat ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KCIC Rekrutmen Passenger Service Kereta Cepat Jakarta Bandung

&quot;(Tenor) 35-40 (tahun). Masih nego lagi karena pihak China mau porsinya besar, di-Renminbi, semangat dedolarisasi sedang besar semangatnya kan,&quot; ujar Tiko saat ditemui wartawan, Rabu (7/6/2023).

Nilai pinjaman yang diajukan pemerintah ke CDB mencapai USD550 juta atau setara Rp8,3 triliun. Dana segar itu dialokasikan untuk menambal bengkaknya biaya KCJB. Total cost overrun kereta pepat sebesar Rp18,2 triliun
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xOC8xLzE2NjI3MS81L3g4bDE0d2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pemerintah, lanjut Tiko, tidak mempersoalkan proses transaksi dengan mengacu pada mata uang resmi Tiongkok, Renminbi. Asalkan, bunga yang ditetapkan di bawah 3%.



Hingga saat ini suku bunga pinjamam Kereta Cepat Jakarta-Bandung masih di angka 3,4%. Sementara, Indonesia masih terus meminta agar suku bunga ditekan di posisi 2%.



&quot;Kalau Renminbi besar boleh aja, asal bunganya murah. Kemarin saya minta kalau Renminbi di bawah 3,&quot; ucap Tiko.



Dalam arsip pemberitaan MNC Portal sebelumnya, pinjaman perbankan dialokasikan untuk menambal 75% dari total pembengkakan anggaran mega proyek di sektor transportasi kereta tersebut.



Sedangkan, 25% dari total cost overrun ditutupi oleh konsorsium yakni, PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan konsorsium China Railway International Co. Ltd.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengajukan opsi jangka waktu pembayaran (tenor) atas pinjaman alias utang kepada China Development Bank (CDB) selama 35-40 tahun.

Namun, opsi tersebut pun masih dinegosiasikan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wih! Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jadi yang Tercepat Pertama di Asia Tenggara

Diketahui bahwa Kementerian BUMN sebelumnya sudah mengajukan pinjaman kepada China Development Bank (CDB) untuk memperoleh pendanaan baru.

Anggaran itu nantinya digunakan untuk menambal pembengkakan biaya atau cost overrun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko, mengatakan opsi tenor yang disodorkan pihaknya masih terus didiskusikan dengan CDB. Karena itu, kedua pihak belum mencapai keputusan final saat ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KCIC Rekrutmen Passenger Service Kereta Cepat Jakarta Bandung

&quot;(Tenor) 35-40 (tahun). Masih nego lagi karena pihak China mau porsinya besar, di-Renminbi, semangat dedolarisasi sedang besar semangatnya kan,&quot; ujar Tiko saat ditemui wartawan, Rabu (7/6/2023).

Nilai pinjaman yang diajukan pemerintah ke CDB mencapai USD550 juta atau setara Rp8,3 triliun. Dana segar itu dialokasikan untuk menambal bengkaknya biaya KCJB. Total cost overrun kereta pepat sebesar Rp18,2 triliun
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xOC8xLzE2NjI3MS81L3g4bDE0d2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pemerintah, lanjut Tiko, tidak mempersoalkan proses transaksi dengan mengacu pada mata uang resmi Tiongkok, Renminbi. Asalkan, bunga yang ditetapkan di bawah 3%.



Hingga saat ini suku bunga pinjamam Kereta Cepat Jakarta-Bandung masih di angka 3,4%. Sementara, Indonesia masih terus meminta agar suku bunga ditekan di posisi 2%.



&quot;Kalau Renminbi besar boleh aja, asal bunganya murah. Kemarin saya minta kalau Renminbi di bawah 3,&quot; ucap Tiko.



Dalam arsip pemberitaan MNC Portal sebelumnya, pinjaman perbankan dialokasikan untuk menambal 75% dari total pembengkakan anggaran mega proyek di sektor transportasi kereta tersebut.



Sedangkan, 25% dari total cost overrun ditutupi oleh konsorsium yakni, PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan konsorsium China Railway International Co. Ltd.</content:encoded></item></channel></rss>
