<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Minta Petani Tangkap Peluang Ekspor Sayuran</title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengajak petani untuk menangkap peluang ekspor komoditas pertanian seperti sayur-sayuran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/07/320/2826960/wapres-minta-petani-tangkap-peluang-ekspor-sayuran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/07/320/2826960/wapres-minta-petani-tangkap-peluang-ekspor-sayuran"/><item><title>Wapres Minta Petani Tangkap Peluang Ekspor Sayuran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/07/320/2826960/wapres-minta-petani-tangkap-peluang-ekspor-sayuran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/07/320/2826960/wapres-minta-petani-tangkap-peluang-ekspor-sayuran</guid><pubDate>Rabu 07 Juni 2023 20:23 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/07/320/2826960/wapres-minta-petani-tangkap-peluang-ekspor-sayuran-7cvmx1Wkj5.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/07/320/2826960/wapres-minta-petani-tangkap-peluang-ekspor-sayuran-7cvmx1Wkj5.JPG</image><title>Wapres Maruf Amin. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengajak petani untuk menangkap peluang ekspor komoditas pertanian seperti sayur-sayuran.
Apalagi, pasar ekspor sayur-sayuran masih sangat besar. Ditambah, pandemi Covid-19 telah mengubah gaya hidup masyarakat dunia semakin sehat dengan mengkonsumsi buah dan sayur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Nilai Tukar Petani Turun 0,34% di Mei 2023

Wapres pun mengapresiasi usaha seperti yang telah dilakukan Batamindo Green Farm dalam menghasilkan produk sayuran yang berkualitas tinggi, tidak hanya untuk pasar dalam negeri, tetapi juga luar negeri, yaitu Singapura.

&amp;ldquo;Kita bangga bahwa Indonesia bisa mengekspor hasil-hasil sayuran di Batamindo Green Farm,&amp;rdquo; ungkap Wapres saat meninjau Batamindo Green Farm, yang berlokasi di Jl. Gajah Mada KM. 9, Tiban Indah, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (7/6/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Subholding PalmCo Khusus Kelola Bisnis Sawit, Nasib Petani Gimana?

&amp;ldquo;Saya pernah diberitahu Pak Gubernur (Kepri) ketika di Riau, bahwa di sini ada  Batamindo Green Farm. Tapi saya terlebih dahulu sudah melihatnya yang di Cikampek, di sana luas lahannya sekitar 150 hektar dan itu untuk konsumsi Jawa (lokal). Dan waktu itu saya ketemu Pak Gubernur Riau bahwa disini ada yang untuk ekspor ke Singapura,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wMS80LzE2Njc0MC81L3g4bGYwN2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Lebih jauh Wapres meyakini bahwa Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara lain, seperti China dan Thailand, karena letak geografis Indonesia yang lebih dekat dengan Singapura.



&amp;ldquo;China itu kan jauh sekali, 2 minggu (untuk transportasi), padahal kita hanya 1 hari 1 malam saja sudah sampai. Artinya dari segi waktu, dari segi transportasi, dan dari segi jarak itu lebih menguntungkan, mungkin kualitasnya juga sama,&amp;rdquo; ungkap Wapres.



Untuk itu, melihat besarnya potensi ekspor ke Negeri Singa tersebut, Wapres berharap Kepulauan Riau sebagai wilayah terdekat, dapat memanfaatkan peluang komoditas yang dibutuhkan Singapura, yang dapat di supply Indonesia, seperti ayam, telur, atau daging.



&amp;ldquo;Saya kira Singapura banyak (komoditas) yang dibutuhkan. Oleh karena itu, Pak Gubernur (Kepri) yang punya daerah terdekat Singapura, kita mencermati apa sebenarnya yang dibutuhkan Singapura. Kalau kita bisa men-supply, kita yang supply, jangan dari negara lain,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengajak petani untuk menangkap peluang ekspor komoditas pertanian seperti sayur-sayuran.
Apalagi, pasar ekspor sayur-sayuran masih sangat besar. Ditambah, pandemi Covid-19 telah mengubah gaya hidup masyarakat dunia semakin sehat dengan mengkonsumsi buah dan sayur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Nilai Tukar Petani Turun 0,34% di Mei 2023

Wapres pun mengapresiasi usaha seperti yang telah dilakukan Batamindo Green Farm dalam menghasilkan produk sayuran yang berkualitas tinggi, tidak hanya untuk pasar dalam negeri, tetapi juga luar negeri, yaitu Singapura.

&amp;ldquo;Kita bangga bahwa Indonesia bisa mengekspor hasil-hasil sayuran di Batamindo Green Farm,&amp;rdquo; ungkap Wapres saat meninjau Batamindo Green Farm, yang berlokasi di Jl. Gajah Mada KM. 9, Tiban Indah, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (7/6/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Subholding PalmCo Khusus Kelola Bisnis Sawit, Nasib Petani Gimana?

&amp;ldquo;Saya pernah diberitahu Pak Gubernur (Kepri) ketika di Riau, bahwa di sini ada  Batamindo Green Farm. Tapi saya terlebih dahulu sudah melihatnya yang di Cikampek, di sana luas lahannya sekitar 150 hektar dan itu untuk konsumsi Jawa (lokal). Dan waktu itu saya ketemu Pak Gubernur Riau bahwa disini ada yang untuk ekspor ke Singapura,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wMS80LzE2Njc0MC81L3g4bGYwN2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Lebih jauh Wapres meyakini bahwa Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara lain, seperti China dan Thailand, karena letak geografis Indonesia yang lebih dekat dengan Singapura.



&amp;ldquo;China itu kan jauh sekali, 2 minggu (untuk transportasi), padahal kita hanya 1 hari 1 malam saja sudah sampai. Artinya dari segi waktu, dari segi transportasi, dan dari segi jarak itu lebih menguntungkan, mungkin kualitasnya juga sama,&amp;rdquo; ungkap Wapres.



Untuk itu, melihat besarnya potensi ekspor ke Negeri Singa tersebut, Wapres berharap Kepulauan Riau sebagai wilayah terdekat, dapat memanfaatkan peluang komoditas yang dibutuhkan Singapura, yang dapat di supply Indonesia, seperti ayam, telur, atau daging.



&amp;ldquo;Saya kira Singapura banyak (komoditas) yang dibutuhkan. Oleh karena itu, Pak Gubernur (Kepri) yang punya daerah terdekat Singapura, kita mencermati apa sebenarnya yang dibutuhkan Singapura. Kalau kita bisa men-supply, kita yang supply, jangan dari negara lain,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
