<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perusahaan Kereta Api India yang Terlibat Kecelakaan Kembali Beroperasi</title><description>Perusahaan kereta api Coromandel Express yang terlibat kecelakaan maut di India kembali beroperasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/08/320/2827186/perusahaan-kereta-api-india-yang-terlibat-kecelakaan-kembali-beroperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/08/320/2827186/perusahaan-kereta-api-india-yang-terlibat-kecelakaan-kembali-beroperasi"/><item><title>Perusahaan Kereta Api India yang Terlibat Kecelakaan Kembali Beroperasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/08/320/2827186/perusahaan-kereta-api-india-yang-terlibat-kecelakaan-kembali-beroperasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/08/320/2827186/perusahaan-kereta-api-india-yang-terlibat-kecelakaan-kembali-beroperasi</guid><pubDate>Kamis 08 Juni 2023 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/08/320/2827186/perusahaan-kereta-api-india-yang-terlibat-kecelakaan-kembali-beroperasi-0hDfeD2WN5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kecelakaan maut India (Foto: VOA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/08/320/2827186/perusahaan-kereta-api-india-yang-terlibat-kecelakaan-kembali-beroperasi-0hDfeD2WN5.jpg</image><title>Kecelakaan maut India (Foto: VOA)</title></images><description>INDIA &amp;mdash; Perusahaan kereta api Coromandel Express yang terlibat kecelakaan maut di India kembali beroperasi. Dua kereta penumpang dan satu kereta barang keluar jalur pada Jumat, 2 Juni lalu, menewaskan lebih dari 200 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang.
Salah satu dari ketiga kereta melaju dengan kecepatan 126 kilometer per jam, sementara yang lainnya 128 kilometer perjam. Kereta barang yang sedang terparkir mengangkut bijih besi.

BACA JUGA:
Kecelakaan Kereta Api Mematikan, Kementerian India Rekomendasikan Badan Detektif Turun Tangan Menyelidiki

Melansir VOA, Kamis (8/6/2023), beberapa penumpang kereta pada hari Rabu mengaku merasa sangat takut atas peristiwa itu, sementara yang lain mengaku harus mengesampingkan perasaan mereka untuk naik kereta.
Penyelidikan kecelakaan masih dilakukan. Temuan awal menunjukkan bahwa kegagalan sinyal kemungkinan menjadi penyebab tabrakan.

BACA JUGA:
Kecelakaan Kereta Api Terburuk India dalam Abad Ini, Diduga Disebabkan Perubahan Interlocking Elektronik

Tabrakan ketiga kereta itu terjadi di Stasiun Kereta Api Bahanaga Bazar di distrik Balasore, di negara bagian Odisha, di India timur.
Stasiun Bahanaga memiliki jalur ganda yang dialiri listrik dan jalur melingkar (loop) yang berdekatan, yang merupakan jalur samping yang digunakan untuk memarkir kereta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNy8xLzE2NjkzNi81L3g4bGt3dDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tak lama setelah matahari terbenam, sekitar pukul 6.55 waktu setempat, kereta Coromandel Express dan Howrah Superfast Express melaju pada jalur paralel dalam arah yang berlawanan, dan keduanya tidak dijadwalkan berhenti di stasiun itu.
Sementara, kereta barang terparkir di jalur melingkat yang berdekatan.
Kerusakan pada sistem sinyal diduga telah menyebabkan kecelakaan itu.
Rute timur ke selatan Indian Railways merupakan rute yang sibuk, baik bagi kereta penumpang maupun barang</description><content:encoded>INDIA &amp;mdash; Perusahaan kereta api Coromandel Express yang terlibat kecelakaan maut di India kembali beroperasi. Dua kereta penumpang dan satu kereta barang keluar jalur pada Jumat, 2 Juni lalu, menewaskan lebih dari 200 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang.
Salah satu dari ketiga kereta melaju dengan kecepatan 126 kilometer per jam, sementara yang lainnya 128 kilometer perjam. Kereta barang yang sedang terparkir mengangkut bijih besi.

BACA JUGA:
Kecelakaan Kereta Api Mematikan, Kementerian India Rekomendasikan Badan Detektif Turun Tangan Menyelidiki

Melansir VOA, Kamis (8/6/2023), beberapa penumpang kereta pada hari Rabu mengaku merasa sangat takut atas peristiwa itu, sementara yang lain mengaku harus mengesampingkan perasaan mereka untuk naik kereta.
Penyelidikan kecelakaan masih dilakukan. Temuan awal menunjukkan bahwa kegagalan sinyal kemungkinan menjadi penyebab tabrakan.

BACA JUGA:
Kecelakaan Kereta Api Terburuk India dalam Abad Ini, Diduga Disebabkan Perubahan Interlocking Elektronik

Tabrakan ketiga kereta itu terjadi di Stasiun Kereta Api Bahanaga Bazar di distrik Balasore, di negara bagian Odisha, di India timur.
Stasiun Bahanaga memiliki jalur ganda yang dialiri listrik dan jalur melingkar (loop) yang berdekatan, yang merupakan jalur samping yang digunakan untuk memarkir kereta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNy8xLzE2NjkzNi81L3g4bGt3dDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tak lama setelah matahari terbenam, sekitar pukul 6.55 waktu setempat, kereta Coromandel Express dan Howrah Superfast Express melaju pada jalur paralel dalam arah yang berlawanan, dan keduanya tidak dijadwalkan berhenti di stasiun itu.
Sementara, kereta barang terparkir di jalur melingkat yang berdekatan.
Kerusakan pada sistem sinyal diduga telah menyebabkan kecelakaan itu.
Rute timur ke selatan Indian Railways merupakan rute yang sibuk, baik bagi kereta penumpang maupun barang</content:encoded></item></channel></rss>
