<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Miliarder Jepang Punya Harta Rp23,5 Triliun berkat Panti Jompo</title><description>Sosok miliarder Jepang yang membantu para lansia di panti jompo selama pandemi covid-19 di Jepang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/08/455/2826843/miliarder-jepang-punya-harta-rp23-5-triliun-berkat-panti-jompo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/08/455/2826843/miliarder-jepang-punya-harta-rp23-5-triliun-berkat-panti-jompo"/><item><title>Miliarder Jepang Punya Harta Rp23,5 Triliun berkat Panti Jompo</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/08/455/2826843/miliarder-jepang-punya-harta-rp23-5-triliun-berkat-panti-jompo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/08/455/2826843/miliarder-jepang-punya-harta-rp23-5-triliun-berkat-panti-jompo</guid><pubDate>Kamis 08 Juni 2023 03:07 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/07/455/2826843/miliarder-jepang-punya-harta-rp23-5-triliun-berkat-panti-jompo-4esExlpFZ2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kisah Keiichi Shibahara Miliarder Jepang (Foto: Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/07/455/2826843/miliarder-jepang-punya-harta-rp23-5-triliun-berkat-panti-jompo-4esExlpFZ2.jpg</image><title>Kisah Keiichi Shibahara Miliarder Jepang (Foto: Forbes)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sosok miliarder Jepang yang membantu para lansia di panti jompo selama pandemi covid-19 di Jepang. Dia mengantongi kekayaan bersih hingga USD1,7 Miliar atau setara dengan Rp25,3 triliun.
Siapa kah sosok pria kaya raya yang membantu lansia semasa pandemi covid-19? Ini kisahnya.

BACA JUGA:
10 Negara Paling Kaya di Asia, Juaranya Tetangga Indonesia

Ini kisah Keiichi Shibahara kini diketahui berusia 58 tahun dan yang menjadi miliarder setelah membantu para lansia selama pandemi Covid-19.
Selama covid -19 rumah sakit di Jepang fokus merawat pasien Covid-19, sehingga banyak orang lanjut usia (lansia) di sana memilih pergi ke panti jompo untuk mendapatkan perawatan kesehatan.

BACA JUGA:
Daftar Terbaru 10 Orang Terkaya di Dunia, Bos LV Peringkat Pertama


Keiichi Shibahara merupakan seorang CEO Amvis Holdings Inc. yang membuat dirinya menjadi orang kaya baru karena telah merawat para lansia.
Keadaan tersebut tentu memberi keuntungan kepada pendiri perusahaan yang menawarkan layanan homecare, dukungan keamanan media, rehabilitasi dan layanan serupa lainnya yakni, Amvis Holdings Inc.
Saham perusahaan tersebut mendapati lonjakan lebih dari dua kali lipat sejak Agustus 2020 dan menguat pendiri dan CEO Amvis Holdings Inc Keiichi Shibahara menjadi miliarder. Dengan demikian kepemilikan saham Amvis sebanyak 77%. Pria berusia 58 tahun saat ini mengantongi kekayaan bersih mencapai Rp25,3 Triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi80LzEyMzE0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Amvis telah mengoperasikan 41 panti jompo swasta seluruh di Jepang, dengan lainnya dalam masa proses pembangunan.
&quot;Amvis adalah perusahaan pertama di Jepang yang mendirikan model  bisnis hospice dan telah berkembang pesat menjadi perusahaan terkemuka  di industri home healthcare dan perawatan,&quot; kata Shibahara dikutip dari  Forbes.
Hospice care dikenal sebagai perawatan paliatif, yang telah  menawarkan klien atau pasien stadium terminal atau sakit parah pada  lingkungan yang aman dan penuh perhatian.
Sementara itu, Amvis didirikan pada tahun 2013 setahun setelah  pemerintah Jepang menerapkan kebijakan perawatan berbasis rumah, di mana  orang-orang dengan penyakit kronis atau disabilitas didorong untuk  menerima perawatan di rumah untuk mengurangi beban di rumah sakit.
Baca Selengkapnya: Kisah Keiichi Shibahara, Merawat Lansia Kini Jadi Orang Terkaya Berharta Rp25,3 Triliun</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sosok miliarder Jepang yang membantu para lansia di panti jompo selama pandemi covid-19 di Jepang. Dia mengantongi kekayaan bersih hingga USD1,7 Miliar atau setara dengan Rp25,3 triliun.
Siapa kah sosok pria kaya raya yang membantu lansia semasa pandemi covid-19? Ini kisahnya.

BACA JUGA:
10 Negara Paling Kaya di Asia, Juaranya Tetangga Indonesia

Ini kisah Keiichi Shibahara kini diketahui berusia 58 tahun dan yang menjadi miliarder setelah membantu para lansia selama pandemi Covid-19.
Selama covid -19 rumah sakit di Jepang fokus merawat pasien Covid-19, sehingga banyak orang lanjut usia (lansia) di sana memilih pergi ke panti jompo untuk mendapatkan perawatan kesehatan.

BACA JUGA:
Daftar Terbaru 10 Orang Terkaya di Dunia, Bos LV Peringkat Pertama


Keiichi Shibahara merupakan seorang CEO Amvis Holdings Inc. yang membuat dirinya menjadi orang kaya baru karena telah merawat para lansia.
Keadaan tersebut tentu memberi keuntungan kepada pendiri perusahaan yang menawarkan layanan homecare, dukungan keamanan media, rehabilitasi dan layanan serupa lainnya yakni, Amvis Holdings Inc.
Saham perusahaan tersebut mendapati lonjakan lebih dari dua kali lipat sejak Agustus 2020 dan menguat pendiri dan CEO Amvis Holdings Inc Keiichi Shibahara menjadi miliarder. Dengan demikian kepemilikan saham Amvis sebanyak 77%. Pria berusia 58 tahun saat ini mengantongi kekayaan bersih mencapai Rp25,3 Triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi80LzEyMzE0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Amvis telah mengoperasikan 41 panti jompo swasta seluruh di Jepang, dengan lainnya dalam masa proses pembangunan.
&quot;Amvis adalah perusahaan pertama di Jepang yang mendirikan model  bisnis hospice dan telah berkembang pesat menjadi perusahaan terkemuka  di industri home healthcare dan perawatan,&quot; kata Shibahara dikutip dari  Forbes.
Hospice care dikenal sebagai perawatan paliatif, yang telah  menawarkan klien atau pasien stadium terminal atau sakit parah pada  lingkungan yang aman dan penuh perhatian.
Sementara itu, Amvis didirikan pada tahun 2013 setahun setelah  pemerintah Jepang menerapkan kebijakan perawatan berbasis rumah, di mana  orang-orang dengan penyakit kronis atau disabilitas didorong untuk  menerima perawatan di rumah untuk mengurangi beban di rumah sakit.
Baca Selengkapnya: Kisah Keiichi Shibahara, Merawat Lansia Kini Jadi Orang Terkaya Berharta Rp25,3 Triliun</content:encoded></item></channel></rss>
