<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor Kereta Bekas dari Jepang, KCI: Pelanggan KRL Semakin Hari Meningkat</title><description>Rencana impor 10 rangkaian kereta bekas dari Jepang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kereta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/320/2827754/impor-kereta-bekas-dari-jepang-kci-pelanggan-krl-semakin-hari-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/320/2827754/impor-kereta-bekas-dari-jepang-kci-pelanggan-krl-semakin-hari-meningkat"/><item><title>Impor Kereta Bekas dari Jepang, KCI: Pelanggan KRL Semakin Hari Meningkat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/320/2827754/impor-kereta-bekas-dari-jepang-kci-pelanggan-krl-semakin-hari-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/320/2827754/impor-kereta-bekas-dari-jepang-kci-pelanggan-krl-semakin-hari-meningkat</guid><pubDate>Jum'at 09 Juni 2023 08:15 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/09/320/2827754/impor-kereta-bekas-dari-jepang-kci-pelanggan-krl-semakin-hari-meningkat-unf5rsBFAa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KCI impor kereta bekas 10 dari Jepang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/09/320/2827754/impor-kereta-bekas-dari-jepang-kci-pelanggan-krl-semakin-hari-meningkat-unf5rsBFAa.jpg</image><title>KCI impor kereta bekas 10 dari Jepang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Rencana impor kereta bekas dari Jepang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kereta. Pasalnya pelanggan KRL semakin hari semakin meningkat.
Plt Dirut Asdo Artriviyant mengungkapkan bahwa rencana impor 10 rangkaian kereta bekas dari Jepang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kereta yang digunakan untuk tahun ini dan tahun 2024.

BACA JUGA:
Bahas Impor Kereta Bekas Jepang, Erick Thohir Singgung Data Penumpang KRL

Menurut Asdo, rencana pengimporan KRL tersebut dilakukan untuk memenuhi dapat mengakut penumpang moda transportasi KRL di Indonesia yang semakin hari semakin meningkat.
&quot;Jadi di tahun ini kenapa kita membutuhkan 10 train set KRL, karena kebutuhan pelanggan commuter kita semakin hari semakin meningkat,&quot; kata Asdo di iNews Tower, Jakarta, Kamis (8/6/2023) Malam.
Di mana rata-rata penumpang KRL berkisar di angka 900 ribu orang per hari. Angka ini akan terus meningkat seiring dengan perbaikan prasarana yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

BACA JUGA:
KCI Evaluasi Keterlambatan KRL Commuter Line di Hari Pertama Gapeka 2023

Asdo mengatakan kebutuhan impor KRL tersebut dilakukan sambil menunggu 16 train set dari PT  INKA yang dapat dioperasikan pada 2025-2026.
&quot;Dan ini sudah kita hitung untuk kebutuhan 2023-2024 ini kurang lebh kita membutuhkan tambahan 10 train set sambil menunggu (kereta dari) INKA,&quot; katanya.
Selain impor KRL bekas dari jepang dan penambahan kereta dari PT INKA, PT KCI merencanakan adanya upaya pembaharuan pada teknologi kereta yang akan dipensiunkan atau retrofit sesuai dengan rivuw dari BPKP.


Adapun keputusan impor KRL bekas dari Jepang hingga hari ini belum  menemui titik terang, apakah impor tersebut dapat dilakukan atau tidak.
Keputusan tersebut kini berada di tangan Menteri Koordinator Bidang  Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan selaku ketua  penanganan impor KRL bekas dari Jepang.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi,  Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa keputusan impor KRL bekas dari  Jepang akan berlandaskan data.
Adapun data tersebut merupakan hasil review yang dilakukan oleh Badan  Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait kebutuhan  operasional KRL.
&quot;Jadi semua yang kita lakukan basisnya data, saya ulangi ya, semua  keputusan yang kami buat basisnya data,&quot; kata Luhut saat ditemui di  Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (30/5/2023).
Luhut mengatakan bahwa saat ini ia sedang menunggu hasil laporan dari  Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) secara detail terkait  impor KRL tersebut.
Dia mengatakan bahwa jika hasil tersebut dari laporan BPKP menyatakan  jadi impor KRL bekas dari Jepang atau tidaknya, maka dia akan mengambil  keputusan tersebut. &quot;Jadi kalau data mengatakan begitu ya begitu,&quot;  katanya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Rencana impor kereta bekas dari Jepang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kereta. Pasalnya pelanggan KRL semakin hari semakin meningkat.
Plt Dirut Asdo Artriviyant mengungkapkan bahwa rencana impor 10 rangkaian kereta bekas dari Jepang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kereta yang digunakan untuk tahun ini dan tahun 2024.

BACA JUGA:
Bahas Impor Kereta Bekas Jepang, Erick Thohir Singgung Data Penumpang KRL

Menurut Asdo, rencana pengimporan KRL tersebut dilakukan untuk memenuhi dapat mengakut penumpang moda transportasi KRL di Indonesia yang semakin hari semakin meningkat.
&quot;Jadi di tahun ini kenapa kita membutuhkan 10 train set KRL, karena kebutuhan pelanggan commuter kita semakin hari semakin meningkat,&quot; kata Asdo di iNews Tower, Jakarta, Kamis (8/6/2023) Malam.
Di mana rata-rata penumpang KRL berkisar di angka 900 ribu orang per hari. Angka ini akan terus meningkat seiring dengan perbaikan prasarana yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

BACA JUGA:
KCI Evaluasi Keterlambatan KRL Commuter Line di Hari Pertama Gapeka 2023

Asdo mengatakan kebutuhan impor KRL tersebut dilakukan sambil menunggu 16 train set dari PT  INKA yang dapat dioperasikan pada 2025-2026.
&quot;Dan ini sudah kita hitung untuk kebutuhan 2023-2024 ini kurang lebh kita membutuhkan tambahan 10 train set sambil menunggu (kereta dari) INKA,&quot; katanya.
Selain impor KRL bekas dari jepang dan penambahan kereta dari PT INKA, PT KCI merencanakan adanya upaya pembaharuan pada teknologi kereta yang akan dipensiunkan atau retrofit sesuai dengan rivuw dari BPKP.


Adapun keputusan impor KRL bekas dari Jepang hingga hari ini belum  menemui titik terang, apakah impor tersebut dapat dilakukan atau tidak.
Keputusan tersebut kini berada di tangan Menteri Koordinator Bidang  Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan selaku ketua  penanganan impor KRL bekas dari Jepang.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi,  Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa keputusan impor KRL bekas dari  Jepang akan berlandaskan data.
Adapun data tersebut merupakan hasil review yang dilakukan oleh Badan  Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait kebutuhan  operasional KRL.
&quot;Jadi semua yang kita lakukan basisnya data, saya ulangi ya, semua  keputusan yang kami buat basisnya data,&quot; kata Luhut saat ditemui di  Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (30/5/2023).
Luhut mengatakan bahwa saat ini ia sedang menunggu hasil laporan dari  Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) secara detail terkait  impor KRL tersebut.
Dia mengatakan bahwa jika hasil tersebut dari laporan BPKP menyatakan  jadi impor KRL bekas dari Jepang atau tidaknya, maka dia akan mengambil  keputusan tersebut. &quot;Jadi kalau data mengatakan begitu ya begitu,&quot;  katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
