<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penuhi Kapasitas Angkut Penumpang KRL, KCI: Opsi Paling Cepat Impor Kereta</title><description>PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI mengungkap penumpang KRL semakin hari makin meningkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/320/2827761/penuhi-kapasitas-angkut-penumpang-krl-kci-opsi-paling-cepat-impor-kereta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/320/2827761/penuhi-kapasitas-angkut-penumpang-krl-kci-opsi-paling-cepat-impor-kereta"/><item><title>Penuhi Kapasitas Angkut Penumpang KRL, KCI: Opsi Paling Cepat Impor Kereta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/320/2827761/penuhi-kapasitas-angkut-penumpang-krl-kci-opsi-paling-cepat-impor-kereta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/320/2827761/penuhi-kapasitas-angkut-penumpang-krl-kci-opsi-paling-cepat-impor-kereta</guid><pubDate>Jum'at 09 Juni 2023 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/09/320/2827761/penuhi-kapasitas-angkut-penumpang-krl-kci-opsi-paling-cepat-impor-kereta-nZNXV3FpuK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Impor KRL bekas (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/09/320/2827761/penuhi-kapasitas-angkut-penumpang-krl-kci-opsi-paling-cepat-impor-kereta-nZNXV3FpuK.jpg</image><title>Impor KRL bekas (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI mengungkap penumpang KRL semakin hari makin meningkat. Dirut KCI Asdo Artriviyant menjelaskan impor KRL bekas dari Jepang merupakan salah satu opsi paling cepat yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penumpang yang semakin meningkat.
Asdo mengatakan bahwa kebutuhan impor KRL tersebut ditujukan untuk mengangkut penumpang KRL pada tahun ini dan tahun 2024 sambil menunggu pembelian 16 train set dari PT INKA yang baru bisa beroperasi pada 2025-2026.

BACA JUGA:
Impor Kereta Bekas dari Jepang, KCI: Pelanggan KRL Semakin Hari Meningkat


Adapun rata-rata penumpang KRL berkisar di angka 900 ribu orang per hari. Angka ini akan terus meningkat seiring dengan perbaikan prasarana yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.
&quot;Untuk memenuhi kapasitas angkut di tahun ini, yang paling cepat adalah impor KRL tersebut sambil menunggu kereta yang kita buat (dari PT INKA),&quot; kata Asdo di iNews Tower, Jakarta, Kamis (8/6/2023) Malam.

BACA JUGA:
Bahas Impor Kereta Bekas Jepang, Erick Thohir Singgung Data Penumpang KRL


Asdo mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terus melakukan konsultasi dengan sejumlah pihak mengenai rencana impor KRL tersebut. Dia berharap bahwa rencana izin impor KRL bekas dari Jepang  segera mendapatkan izin dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
&quot;Kita masih melakukan konsultasi dengan DJKA (Direktorat Jendral Perkeretaapian Kementerian Perhubungan) dengan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) agar nanti pelaksanaan impor ini mendapatkan izin dan bisa secara kompetensi dapat dilakukan, sehingga isu kekurangan kapasitas di 2023-2024  itu tidak ada lagi dan segera teratasi,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNS8xLzE2NjUzMy81L3g4bDhna2Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir  melaporkan bahwa pertumbuhan pengguna kereta api dan KRL Commuter Line  jauh lebih tinggi dibandingkan perhitungan awal dari PT KAI.
&quot;Saya sudah rapat dengan KAI dan INKA memang kemarin ada koreksi dari  KAI pertumbuhan peningkatan penumpang pasca Covid itu, KAI cukup  konservatif, tapi ternyata hari ini peningkatan penumpang kereta jauh di  atas prediksi yang ada di KAI,&quot; ucap Erick saat rapat kerja bersama  Komisi VI DPR RI, Senin (5/6/2023).
Dari data pertumbuhan traffic pengguna kereta, khususnya KRL Commuter  Line, maka impor 12 rangkaian KRL dinilai perlu untuk memenuhi  kebutuhan tahun ini dan tahun 2024. Sementara, dalam beberapa tahun ke  depan rangkaian kereta api dan KRL nanti dipasok oleh INKA.
Adapun keputusan impor KRL bekas dari Jepang hingga hari ini belum  menemui titik terang, apakah impor tersebut dapat dilakukan atau tidak.
Keputusan tersebut kini berada di tangan Menteri Koordinator Bidang  Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan selaku ketua  penanganan impor KRL bekas dari Jepang.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI mengungkap penumpang KRL semakin hari makin meningkat. Dirut KCI Asdo Artriviyant menjelaskan impor KRL bekas dari Jepang merupakan salah satu opsi paling cepat yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penumpang yang semakin meningkat.
Asdo mengatakan bahwa kebutuhan impor KRL tersebut ditujukan untuk mengangkut penumpang KRL pada tahun ini dan tahun 2024 sambil menunggu pembelian 16 train set dari PT INKA yang baru bisa beroperasi pada 2025-2026.

BACA JUGA:
Impor Kereta Bekas dari Jepang, KCI: Pelanggan KRL Semakin Hari Meningkat


Adapun rata-rata penumpang KRL berkisar di angka 900 ribu orang per hari. Angka ini akan terus meningkat seiring dengan perbaikan prasarana yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.
&quot;Untuk memenuhi kapasitas angkut di tahun ini, yang paling cepat adalah impor KRL tersebut sambil menunggu kereta yang kita buat (dari PT INKA),&quot; kata Asdo di iNews Tower, Jakarta, Kamis (8/6/2023) Malam.

BACA JUGA:
Bahas Impor Kereta Bekas Jepang, Erick Thohir Singgung Data Penumpang KRL


Asdo mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terus melakukan konsultasi dengan sejumlah pihak mengenai rencana impor KRL tersebut. Dia berharap bahwa rencana izin impor KRL bekas dari Jepang  segera mendapatkan izin dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
&quot;Kita masih melakukan konsultasi dengan DJKA (Direktorat Jendral Perkeretaapian Kementerian Perhubungan) dengan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) agar nanti pelaksanaan impor ini mendapatkan izin dan bisa secara kompetensi dapat dilakukan, sehingga isu kekurangan kapasitas di 2023-2024  itu tidak ada lagi dan segera teratasi,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNS8xLzE2NjUzMy81L3g4bDhna2Q=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir  melaporkan bahwa pertumbuhan pengguna kereta api dan KRL Commuter Line  jauh lebih tinggi dibandingkan perhitungan awal dari PT KAI.
&quot;Saya sudah rapat dengan KAI dan INKA memang kemarin ada koreksi dari  KAI pertumbuhan peningkatan penumpang pasca Covid itu, KAI cukup  konservatif, tapi ternyata hari ini peningkatan penumpang kereta jauh di  atas prediksi yang ada di KAI,&quot; ucap Erick saat rapat kerja bersama  Komisi VI DPR RI, Senin (5/6/2023).
Dari data pertumbuhan traffic pengguna kereta, khususnya KRL Commuter  Line, maka impor 12 rangkaian KRL dinilai perlu untuk memenuhi  kebutuhan tahun ini dan tahun 2024. Sementara, dalam beberapa tahun ke  depan rangkaian kereta api dan KRL nanti dipasok oleh INKA.
Adapun keputusan impor KRL bekas dari Jepang hingga hari ini belum  menemui titik terang, apakah impor tersebut dapat dilakukan atau tidak.
Keputusan tersebut kini berada di tangan Menteri Koordinator Bidang  Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan selaku ketua  penanganan impor KRL bekas dari Jepang.</content:encoded></item></channel></rss>
