<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cadangan Devisa RI Turun Jadi Rp2.068 Triliun pada Mei 2023</title><description>Cadangan devisa (cadev) Indonesia sebesar USD139,3 miliar atau setara Rp2.068 triliun pada Mei 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/320/2827814/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-rp2-068-triliun-pada-mei-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/320/2827814/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-rp2-068-triliun-pada-mei-2023"/><item><title>Cadangan Devisa RI Turun Jadi Rp2.068 Triliun pada Mei 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/320/2827814/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-rp2-068-triliun-pada-mei-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/320/2827814/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-rp2-068-triliun-pada-mei-2023</guid><pubDate>Jum'at 09 Juni 2023 10:13 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/09/320/2827814/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-rp2-068-triliun-pada-mei-2023-0zcFBT873i.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia. (Foto: BI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/09/320/2827814/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-rp2-068-triliun-pada-mei-2023-0zcFBT873i.JPG</image><title>Bank Indonesia. (Foto: BI)</title></images><description>JAKARTA - Cadangan devisa (cadev) Indonesia sebesar USD139,3 miliar atau setara Rp2.068 triliun pada Mei 2023. (Kurs: Rp14.851/USD).

Dikutip dari situs resmi Bank Indonesia (BI), angka tersebut menurun dibandingkan dengan posisi pada akhir April 2023 sebesar USD144,2 miliar.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bayar Utang, Cadangan Devisa April 2023 Turun Jadi USD144,2 Miliar

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan penurunan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan antisipasi kebutuhan likuiditas valas perbankan sejalan dengan meningkatnya aktivitas perekonomian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BI: Cadangan Devisa Naik Jadi USD140,3 Miliar di Februari 2023

&quot;Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,&quot; katanya dalam keterangan resmi, Jumat (9/6/2023).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNy80LzE1OTYxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.



Ke depan, BI akan terus memperkuat ketahanan sektor eksternal sejalan dengan bauran kebijakan yang ditempuh dalam menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan.</description><content:encoded>JAKARTA - Cadangan devisa (cadev) Indonesia sebesar USD139,3 miliar atau setara Rp2.068 triliun pada Mei 2023. (Kurs: Rp14.851/USD).

Dikutip dari situs resmi Bank Indonesia (BI), angka tersebut menurun dibandingkan dengan posisi pada akhir April 2023 sebesar USD144,2 miliar.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bayar Utang, Cadangan Devisa April 2023 Turun Jadi USD144,2 Miliar

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan penurunan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan antisipasi kebutuhan likuiditas valas perbankan sejalan dengan meningkatnya aktivitas perekonomian.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BI: Cadangan Devisa Naik Jadi USD140,3 Miliar di Februari 2023

&quot;Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,&quot; katanya dalam keterangan resmi, Jumat (9/6/2023).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNy80LzE1OTYxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.



Ke depan, BI akan terus memperkuat ketahanan sektor eksternal sejalan dengan bauran kebijakan yang ditempuh dalam menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan.</content:encoded></item></channel></rss>
