<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fenomena Belanja Live Streaming yang Makin Digemari Milenial</title><description>Tren belanja online dengan fitur live streaming kini semakin digemari milenial.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/455/2828047/fenomena-belanja-live-streaming-yang-makin-digemari-milenial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/455/2828047/fenomena-belanja-live-streaming-yang-makin-digemari-milenial"/><item><title>Fenomena Belanja Live Streaming yang Makin Digemari Milenial</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/455/2828047/fenomena-belanja-live-streaming-yang-makin-digemari-milenial</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/455/2828047/fenomena-belanja-live-streaming-yang-makin-digemari-milenial</guid><pubDate>Jum'at 09 Juni 2023 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/09/455/2828047/fenomena-belanja-live-streaming-yang-makin-digemari-milenial-8PblEMl7vb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tren belanja online (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/09/455/2828047/fenomena-belanja-live-streaming-yang-makin-digemari-milenial-8PblEMl7vb.jpg</image><title>Tren belanja online (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tren belanja online dengan fitur live streaming kini semakin digemari milenial. Pasalnya, dengan live streaming calon pembeli bisa melihat kondisi dan bertanya langsung kepada penjual.
Meningkatnya tren belanja online ini seiring dengan tingginya penetrasi internet di Indonesia. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2020, pasar e-commerce Indonesia juga diproyeksikan mencapai USD53 miliar pada tahun 2025, dengan CAGR sebesar 29% dari tahun 2020 hingga 2025.

BACA JUGA:
Platform Belanja Online Bakal Kesulitan Tindak Penjualan Barang Bekas Impor Ilegal 


Guna meningkatkan daya tarik dan mengikuti perubahan perilaku belanja, adu strategi yang dihadirkan oleh para pemain e-commerce membuat peta persaingan industri e-commerce di Indonesia semakin menarik dalam beberapa tahun terakhir.
Inisiatif hingga inovasi fitur kerap dihadirkan untuk meningkatkan pengalaman belanja online, baik untuk konsumen maupun perkembangan bisnis pelaku usaha, salah satunya live streaming.

BACA JUGA:
Transaksi Total Capai Rp851 Triliun, Belanja Online Grosir Makin Digemari


Head of Research Populix Indah Tanip mencatat hasil riset fitur live streaming shopping paling populer yakni Shopee Live 61%, TikTok Live 30%, LazLive 4% dan Tokopedia Play 2%.
&amp;ldquo;Hasil riset tersebut berdasarkan pengumpulan data pada 12-23 Mei 2023 kepada 506 responden di area Jabodetabek 25%, Jawa non Jabodetabek 50% dan luar Pulau Jawa 25% pada rentang usia 17-45 tahun dengan jenis pekerjaan yang berbeda-beda, serta proporsi menurut jenis kelamin yang sama banyaknya,&amp;rdquo; kata dia dilansir dari Antara, Jumat (9/6/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNy8xOS8xNjY2MDAvNS94OGxhcWcy&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia mengatakan, mengikuti Shopee Live sebagai fitur live streaming  shopping paling sering digunakan, TikTok Live menduduki urutan kedua  25%, kemudian Tokopedia Play 4%, dan LazLive 2%.
Populix juga menemukan bahwa berdasarkan pangsa pasar jumlah  transaksi (share of order) dan pangsa pasar nilai transaksi (share of  revenue), Shopee Live memimpin di urutan pertama dengan 56%, kemudian  TikTok Live 30%, Tokopedia Play 8%, dan LazLive 6%. Kemudian untuk share  of revenue, Shopee Live juga memimpin dengan 54%, diikuti TikTok Live  31%, Tokopedia Play 10%, dan LazLive 6%.
Adapun produk yang biasa dibeli oleh konsumen saat live streaming  adalah produk-produk pada kategori fesyen, diikuti oleh kecantikan,  perawatan, dan kesehatan, kemudian gaya hidup, perlengkapan rumah,  elektronik, produk sehari-hari atau fast moving consumer goods (FMCG),  dan perlengkapan ibu dan anak atau bayi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tren belanja online dengan fitur live streaming kini semakin digemari milenial. Pasalnya, dengan live streaming calon pembeli bisa melihat kondisi dan bertanya langsung kepada penjual.
Meningkatnya tren belanja online ini seiring dengan tingginya penetrasi internet di Indonesia. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2020, pasar e-commerce Indonesia juga diproyeksikan mencapai USD53 miliar pada tahun 2025, dengan CAGR sebesar 29% dari tahun 2020 hingga 2025.

BACA JUGA:
Platform Belanja Online Bakal Kesulitan Tindak Penjualan Barang Bekas Impor Ilegal 


Guna meningkatkan daya tarik dan mengikuti perubahan perilaku belanja, adu strategi yang dihadirkan oleh para pemain e-commerce membuat peta persaingan industri e-commerce di Indonesia semakin menarik dalam beberapa tahun terakhir.
Inisiatif hingga inovasi fitur kerap dihadirkan untuk meningkatkan pengalaman belanja online, baik untuk konsumen maupun perkembangan bisnis pelaku usaha, salah satunya live streaming.

BACA JUGA:
Transaksi Total Capai Rp851 Triliun, Belanja Online Grosir Makin Digemari


Head of Research Populix Indah Tanip mencatat hasil riset fitur live streaming shopping paling populer yakni Shopee Live 61%, TikTok Live 30%, LazLive 4% dan Tokopedia Play 2%.
&amp;ldquo;Hasil riset tersebut berdasarkan pengumpulan data pada 12-23 Mei 2023 kepada 506 responden di area Jabodetabek 25%, Jawa non Jabodetabek 50% dan luar Pulau Jawa 25% pada rentang usia 17-45 tahun dengan jenis pekerjaan yang berbeda-beda, serta proporsi menurut jenis kelamin yang sama banyaknya,&amp;rdquo; kata dia dilansir dari Antara, Jumat (9/6/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8yNy8xOS8xNjY2MDAvNS94OGxhcWcy&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia mengatakan, mengikuti Shopee Live sebagai fitur live streaming  shopping paling sering digunakan, TikTok Live menduduki urutan kedua  25%, kemudian Tokopedia Play 4%, dan LazLive 2%.
Populix juga menemukan bahwa berdasarkan pangsa pasar jumlah  transaksi (share of order) dan pangsa pasar nilai transaksi (share of  revenue), Shopee Live memimpin di urutan pertama dengan 56%, kemudian  TikTok Live 30%, Tokopedia Play 8%, dan LazLive 6%. Kemudian untuk share  of revenue, Shopee Live juga memimpin dengan 54%, diikuti TikTok Live  31%, Tokopedia Play 10%, dan LazLive 6%.
Adapun produk yang biasa dibeli oleh konsumen saat live streaming  adalah produk-produk pada kategori fesyen, diikuti oleh kecantikan,  perawatan, dan kesehatan, kemudian gaya hidup, perlengkapan rumah,  elektronik, produk sehari-hari atau fast moving consumer goods (FMCG),  dan perlengkapan ibu dan anak atau bayi.</content:encoded></item></channel></rss>
