<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mandor Asing Awasi Proyek IKN, Luhut: Jaga Kualitas Pekerjaan!</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa pengawas proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berkewarganegaraan asing.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/470/2828071/mandor-asing-awasi-proyek-ikn-luhut-jaga-kualitas-pekerjaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/470/2828071/mandor-asing-awasi-proyek-ikn-luhut-jaga-kualitas-pekerjaan"/><item><title>Mandor Asing Awasi Proyek IKN, Luhut: Jaga Kualitas Pekerjaan!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/470/2828071/mandor-asing-awasi-proyek-ikn-luhut-jaga-kualitas-pekerjaan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/09/470/2828071/mandor-asing-awasi-proyek-ikn-luhut-jaga-kualitas-pekerjaan</guid><pubDate>Jum'at 09 Juni 2023 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/09/470/2828071/mandor-asing-awasi-proyek-ikn-luhut-jaga-kualitas-pekerjaan-ccKIwtS8br.png" expression="full" type="image/jpeg">IKN Nusantara. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/09/470/2828071/mandor-asing-awasi-proyek-ikn-luhut-jaga-kualitas-pekerjaan-ccKIwtS8br.png</image><title>IKN Nusantara. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa pengawas proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berkewarganegaraan asing.
Menurutnya hal itu dilakukan agar proyek pembangunan di IKN berjalan sesuai dengan yang sudah direncanakan. Mulai dari kualitasnya hingga ketetapan waktu.

BACA JUGA:
Luhut Janji Proyek Jokowi Tak Akan Mangkrak di Akhir Masa Jabatan

Dia juga mengatakan bahwa terkait pengawas pembangunan proyke IKN tersebut sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNS8xLzE2Njg1NS81L3g4bGl6Nmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kualitas pekerjaan menjadi kunci. Oleh karena itu saya lapor Presiden (Jokowi), pengawas itu secara terpaksa dengan segala hormat kita pakai bule-bule untuk menjadi kualitas. Jadi jangan nanti istana Presiden jadi, tapi kualitasnya tidak bagus,&quot; kata Luhut saat Rapat Badan Anggaran (Banggar) di DPR RI, Jumat (9/6/2023).

BACA JUGA:
Luhut Ajak DPR Ikut Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bulan Ini

Luhut mengatakan, pengawasan infrastruktur itu difokuskan pada target pemerintah tahun depan untuk melaksanakan kegiatan upacara bendara pada 17 Agustus mendatang.&quot;Kemarin di Singapura, kita jualan mengenai ini (IKN) dan mereka sangat antusias dan semua masuk. Dan kita harus 17 Agustus tahun depan kita bisa acara di sana,&quot; ungkapnya.
Luhut menjelaskan pihaknya ini tengah mengejar model bisnis terkait rencana pengembangan kawasan status tanah di IKN yang ditargetkan bakal selesai pada 27 Juli ini.
&quot;Ini yang sedang kita selesaikan sekarang. Saya kejar, agar 27 Juli target harus selesai. Dengan targetnya berapa, harganya bagaimana, kemudian siapa yang mau beli dan siapa mau masuk itu semua akan bisa kita lakukan,&quot; jelas dia.
&quot;Oleh karena itu valuasi tanah segera kita minta appraisal untuk menghitung. Dan setiap 6 bulan harga tanah akan beeubah, karena infrastruktur makin berkembang sehingga mereka harus menyesuaikan dengan itu,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa pengawas proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berkewarganegaraan asing.
Menurutnya hal itu dilakukan agar proyek pembangunan di IKN berjalan sesuai dengan yang sudah direncanakan. Mulai dari kualitasnya hingga ketetapan waktu.

BACA JUGA:
Luhut Janji Proyek Jokowi Tak Akan Mangkrak di Akhir Masa Jabatan

Dia juga mengatakan bahwa terkait pengawas pembangunan proyke IKN tersebut sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNS8xLzE2Njg1NS81L3g4bGl6Nmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kualitas pekerjaan menjadi kunci. Oleh karena itu saya lapor Presiden (Jokowi), pengawas itu secara terpaksa dengan segala hormat kita pakai bule-bule untuk menjadi kualitas. Jadi jangan nanti istana Presiden jadi, tapi kualitasnya tidak bagus,&quot; kata Luhut saat Rapat Badan Anggaran (Banggar) di DPR RI, Jumat (9/6/2023).

BACA JUGA:
Luhut Ajak DPR Ikut Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bulan Ini

Luhut mengatakan, pengawasan infrastruktur itu difokuskan pada target pemerintah tahun depan untuk melaksanakan kegiatan upacara bendara pada 17 Agustus mendatang.&quot;Kemarin di Singapura, kita jualan mengenai ini (IKN) dan mereka sangat antusias dan semua masuk. Dan kita harus 17 Agustus tahun depan kita bisa acara di sana,&quot; ungkapnya.
Luhut menjelaskan pihaknya ini tengah mengejar model bisnis terkait rencana pengembangan kawasan status tanah di IKN yang ditargetkan bakal selesai pada 27 Juli ini.
&quot;Ini yang sedang kita selesaikan sekarang. Saya kejar, agar 27 Juli target harus selesai. Dengan targetnya berapa, harganya bagaimana, kemudian siapa yang mau beli dan siapa mau masuk itu semua akan bisa kita lakukan,&quot; jelas dia.
&quot;Oleh karena itu valuasi tanah segera kita minta appraisal untuk menghitung. Dan setiap 6 bulan harga tanah akan beeubah, karena infrastruktur makin berkembang sehingga mereka harus menyesuaikan dengan itu,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
