<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selamatkan Industri Tekstil dari PHK! Menperin Siapkan Banyak Insentif Khusus</title><description>Adapun bentuk insentif yang disiapkan beragam dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/320/2829254/selamatkan-industri-tekstil-dari-phk-menperin-siapkan-banyak-insentif-khusus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/320/2829254/selamatkan-industri-tekstil-dari-phk-menperin-siapkan-banyak-insentif-khusus"/><item><title>Selamatkan Industri Tekstil dari PHK! Menperin Siapkan Banyak Insentif Khusus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/320/2829254/selamatkan-industri-tekstil-dari-phk-menperin-siapkan-banyak-insentif-khusus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/320/2829254/selamatkan-industri-tekstil-dari-phk-menperin-siapkan-banyak-insentif-khusus</guid><pubDate>Senin 12 Juni 2023 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/12/320/2829254/selamatkan-industri-tekstil-dari-phk-menperin-siapkan-banyak-insentif-khusus-6RIFqNHszE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menperin Siapkan Insentif untuk Industri Tekstil. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/12/320/2829254/selamatkan-industri-tekstil-dari-phk-menperin-siapkan-banyak-insentif-khusus-6RIFqNHszE.jpg</image><title>Menperin Siapkan Insentif untuk Industri Tekstil. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita sedang menyiapkan insentif khusus untuk industri yang tengah mengalami badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Salah satu industrinya adalah tekstil.
Adapun bentuk insentif yang disiapkan beragam dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya dalam bentuk pajak, energi murah, biaya masuk ditanggung pemerintah, biaya bahan baku dan masih ada hal lainnya.

BACA JUGA:
Badai PHK Terjang Industri Garmen hingga Tekstil, Menperin Siapkan Insentif

Saat ini, Menperin Agus mengaku sedang berdiskusi dengan pihak-pihak terkait untuk menentukan isentif mana yang tepat diberikan.
&quot;Jadi kalau tekstil itu kita berikan perhatian untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah bisa dalam bentuk insentif, itu pasti baik. Dan ini pasti akan kita bicarakan, kita pantau terus seberapa besar tertekannya industri TPT,&quot; ujar Agus saat ditemui MNC Portal di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (12/6/2023).

BACA JUGA:
Ribuan Buruh Pabrik di Industri Tekstil Garmen Jadi Korban PHK, Kemnaker Buka Suara

&quot;Insentif macam-macam bisa dalam bentuk pajak, energi murah, biaya masuk ditanggung pemerintah, biaya bahan baku. So many option untuk kita berikan insentif,&quot; sambungnya.
Agus menilai, pemberian insentif cukup efektif dilakukan. Hal itu berkaca pada pemberian insentif PPNBM yang pernah dikucurkan saat pandemi Covid-19.Di samping itu, Agus tak menampik bahwa hasil capaian Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis oleh S&amp;amp;P Global pada bulan Mei menurun, yakni berada di level 50,3 meski hal itu masih dalam fase ekspansi. Oleh karena itu, ke depan, pihaknya akan fokus dalam menyelamatkan industri Tekstil dan Pengolahan Tekstil (TPT) serta subsektor lain seperi germen dan alas kaki.
&quot;Kita lihat PMI sekarang masih dalam posisi 50,3 poin. Angka ini turun tapi masih ekspansi. Tapi kewaspadaan dan hati-hati dan juga alarming tetap harus ada di kita. Oleh sebab itu kita membedah seluruh sub sektor yang terdampak,&quot; terang Agus.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita sedang menyiapkan insentif khusus untuk industri yang tengah mengalami badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Salah satu industrinya adalah tekstil.
Adapun bentuk insentif yang disiapkan beragam dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya dalam bentuk pajak, energi murah, biaya masuk ditanggung pemerintah, biaya bahan baku dan masih ada hal lainnya.

BACA JUGA:
Badai PHK Terjang Industri Garmen hingga Tekstil, Menperin Siapkan Insentif

Saat ini, Menperin Agus mengaku sedang berdiskusi dengan pihak-pihak terkait untuk menentukan isentif mana yang tepat diberikan.
&quot;Jadi kalau tekstil itu kita berikan perhatian untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah bisa dalam bentuk insentif, itu pasti baik. Dan ini pasti akan kita bicarakan, kita pantau terus seberapa besar tertekannya industri TPT,&quot; ujar Agus saat ditemui MNC Portal di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (12/6/2023).

BACA JUGA:
Ribuan Buruh Pabrik di Industri Tekstil Garmen Jadi Korban PHK, Kemnaker Buka Suara

&quot;Insentif macam-macam bisa dalam bentuk pajak, energi murah, biaya masuk ditanggung pemerintah, biaya bahan baku. So many option untuk kita berikan insentif,&quot; sambungnya.
Agus menilai, pemberian insentif cukup efektif dilakukan. Hal itu berkaca pada pemberian insentif PPNBM yang pernah dikucurkan saat pandemi Covid-19.Di samping itu, Agus tak menampik bahwa hasil capaian Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis oleh S&amp;amp;P Global pada bulan Mei menurun, yakni berada di level 50,3 meski hal itu masih dalam fase ekspansi. Oleh karena itu, ke depan, pihaknya akan fokus dalam menyelamatkan industri Tekstil dan Pengolahan Tekstil (TPT) serta subsektor lain seperi germen dan alas kaki.
&quot;Kita lihat PMI sekarang masih dalam posisi 50,3 poin. Angka ini turun tapi masih ekspansi. Tapi kewaspadaan dan hati-hati dan juga alarming tetap harus ada di kita. Oleh sebab itu kita membedah seluruh sub sektor yang terdampak,&quot; terang Agus.</content:encoded></item></channel></rss>
