<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vietnam Pangkas Ekspor, Dirut Bulog: Stok Beras RI Aman</title><description>Vietnam dikabarkan bakal memangkas ekspor beras tahunannya hingga 44% mulai 2030 mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/320/2829370/vietnam-pangkas-ekspor-dirut-bulog-stok-beras-ri-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/320/2829370/vietnam-pangkas-ekspor-dirut-bulog-stok-beras-ri-aman"/><item><title>Vietnam Pangkas Ekspor, Dirut Bulog: Stok Beras RI Aman</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/320/2829370/vietnam-pangkas-ekspor-dirut-bulog-stok-beras-ri-aman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/320/2829370/vietnam-pangkas-ekspor-dirut-bulog-stok-beras-ri-aman</guid><pubDate>Senin 12 Juni 2023 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/12/320/2829370/vietnam-pangkas-ekspor-dirut-bulog-stok-beras-ri-aman-Ybe2EaAqu7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vietnam batasi ekspor beras (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/12/320/2829370/vietnam-pangkas-ekspor-dirut-bulog-stok-beras-ri-aman-Ybe2EaAqu7.jpg</image><title>Vietnam batasi ekspor beras (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Vietnam dikabarkan bakal memangkas ekspor beras tahunannya hingga 44% mulai 2030 mendatang. Artinya, ekspor yang biasanya 7,1 ton hanya menjadi 4 juta ton per tahun.
Vietnam merupakan negara terbesar ketiga untuk ekspor beras dunia. Vietnam dikabarkan bakal memangkas ekspor beras tahunannya hingga 44% mulai 2030 mendatang. Artinya, ekspor yang biasanya 7,1 ton hanya menjadi 4 juta ton per tahun.

BACA JUGA:
Vietnam Bakal Pangkas Kuota Ekspor Beras, Ini Reaksi Badan Pangan-Bulog


Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan kebijakan Vietna, tidak akan membahayakan ketersediaan beras di Indonesia karena kerja sama dengan negara-negara produsen lainnya masih berjalan.
&amp;ldquo;Insya Allah aman, karena kita kan membicarakan juga ini, tidak terus dengan kita menganggap enteng, tidak. Tapi kita juga antarnegara-negara itu kita sudah ada,&amp;rdquo; kata Budi dilansir dari Antara, Senin (12/6/2023).

BACA JUGA:
Vietnam Mau Pangkas Kuota Ekspor Beras, Apa Dampaknya ke Indonesia?


Budi mengatakan pihaknya menjajaki kerja sama pengadaan beras dengan berbagai negara produsen lain seperti India, Pakistan, Thailand, Vietnam dan Myanmar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8zMS80LzE2NjY5Ni81L3g4bGRzNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut dia, Indonesia sudah mengamankan kerja sama beras dengan  sejumlah negara, sehingga jika terdapat kekurangan di dalam negeri,  Indonesia memiliki opsi untuk melakukan impor.
&amp;ldquo;Kita jajaki semua, dan kita lakukan kontrak-kontrak, deal-deal yang bilamana kita butuhkan kita bisa ambil,&amp;rdquo; kata Budi.
Vietnam, bersama India dan Pakistan merupakan sumber impor beras  terbesar bagi Indonesia. Pada 2022, nilai impor beras Indonesia dari  Vietnam mencapai 81.828 ton.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Vietnam dikabarkan bakal memangkas ekspor beras tahunannya hingga 44% mulai 2030 mendatang. Artinya, ekspor yang biasanya 7,1 ton hanya menjadi 4 juta ton per tahun.
Vietnam merupakan negara terbesar ketiga untuk ekspor beras dunia. Vietnam dikabarkan bakal memangkas ekspor beras tahunannya hingga 44% mulai 2030 mendatang. Artinya, ekspor yang biasanya 7,1 ton hanya menjadi 4 juta ton per tahun.

BACA JUGA:
Vietnam Bakal Pangkas Kuota Ekspor Beras, Ini Reaksi Badan Pangan-Bulog


Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan kebijakan Vietna, tidak akan membahayakan ketersediaan beras di Indonesia karena kerja sama dengan negara-negara produsen lainnya masih berjalan.
&amp;ldquo;Insya Allah aman, karena kita kan membicarakan juga ini, tidak terus dengan kita menganggap enteng, tidak. Tapi kita juga antarnegara-negara itu kita sudah ada,&amp;rdquo; kata Budi dilansir dari Antara, Senin (12/6/2023).

BACA JUGA:
Vietnam Mau Pangkas Kuota Ekspor Beras, Apa Dampaknya ke Indonesia?


Budi mengatakan pihaknya menjajaki kerja sama pengadaan beras dengan berbagai negara produsen lain seperti India, Pakistan, Thailand, Vietnam dan Myanmar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8zMS80LzE2NjY5Ni81L3g4bGRzNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut dia, Indonesia sudah mengamankan kerja sama beras dengan  sejumlah negara, sehingga jika terdapat kekurangan di dalam negeri,  Indonesia memiliki opsi untuk melakukan impor.
&amp;ldquo;Kita jajaki semua, dan kita lakukan kontrak-kontrak, deal-deal yang bilamana kita butuhkan kita bisa ambil,&amp;rdquo; kata Budi.
Vietnam, bersama India dan Pakistan merupakan sumber impor beras  terbesar bagi Indonesia. Pada 2022, nilai impor beras Indonesia dari  Vietnam mencapai 81.828 ton.</content:encoded></item></channel></rss>
