<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerus Jokowi Diminta Lanjutkan Proyek-Proyek Ini, Menko Luhut: Tak Usah Aneh-Aneh</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak dapat diselesaikan di masa jabatannya dilanjutkan oleh Kepala Negara yang baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/320/2829619/penerus-jokowi-diminta-lanjutkan-proyek-proyek-ini-menko-luhut-tak-usah-aneh-aneh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/320/2829619/penerus-jokowi-diminta-lanjutkan-proyek-proyek-ini-menko-luhut-tak-usah-aneh-aneh"/><item><title>Penerus Jokowi Diminta Lanjutkan Proyek-Proyek Ini, Menko Luhut: Tak Usah Aneh-Aneh</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/320/2829619/penerus-jokowi-diminta-lanjutkan-proyek-proyek-ini-menko-luhut-tak-usah-aneh-aneh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/320/2829619/penerus-jokowi-diminta-lanjutkan-proyek-proyek-ini-menko-luhut-tak-usah-aneh-aneh</guid><pubDate>Senin 12 Juni 2023 21:16 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/12/320/2829619/penerus-jokowi-diminta-lanjutkan-proyek-proyek-ini-menko-luhut-tak-usah-aneh-aneh-YzrKGtzdlP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/12/320/2829619/penerus-jokowi-diminta-lanjutkan-proyek-proyek-ini-menko-luhut-tak-usah-aneh-aneh-YzrKGtzdlP.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta program Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak dapat diselesaikan di masa jabatannya dilanjutkan oleh Kepala Negara yang baru.
&quot;Jadi proyek energi baru dan terbarukan (EBT) tidak bisa dilanjutkan Presiden selesai. Ini suatu jangka panjang, jadi kita harus kompak, untuk tadi melanjutkan ini,&quot; ujar Luhut saat Launching Battery Asset Management Services, Senin (12/6/2023).

BACA JUGA:
Menko Luhut: Keputusan Impor KRL Bekas Tunggu Hasil Rapat

Luhut mencontohkan PSN yang harus dilanjutkan Presiden berikutnya adalah pengembangan ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai (EV Battery). Proyek ini masih dalam tahap penggodokan oleh Indonesia Battery Corporation (IBC) selaku Konsorsium BUMN.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNS8xLzE2Njg1NS81L3g4bGl6Nmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Jadi bangsa kita ini maju kalau kita semua satu, kalau kita tadi tuding-tuding ini, bikin perubahan lah, bikin baru, menurut saya, gak usah aneh-aneh, biasa-biasa aja apa yang sudah dibuat anak-anak Indonesia sekarang seperti Pak Darmo, Pak Toto tadi,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Luhut Bakal Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung 14 Juni, Kecepatan 300 Km/Jam

Luhut menekan kendaraan listrik tidak hanya dilihat sebagai kendaraannya saja, namun berhubungan dengan aspek lain yang membentuk satu ekosistem.Di lain sisi, Luhut memintah agar program yang digarap PT PLN (Persero) dan IBC terkait penyediaan stasiun pengisian baterai motor listrik dan penggantian baterai motor listrik segera dimaksimalkan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta program Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak dapat diselesaikan di masa jabatannya dilanjutkan oleh Kepala Negara yang baru.
&quot;Jadi proyek energi baru dan terbarukan (EBT) tidak bisa dilanjutkan Presiden selesai. Ini suatu jangka panjang, jadi kita harus kompak, untuk tadi melanjutkan ini,&quot; ujar Luhut saat Launching Battery Asset Management Services, Senin (12/6/2023).

BACA JUGA:
Menko Luhut: Keputusan Impor KRL Bekas Tunggu Hasil Rapat

Luhut mencontohkan PSN yang harus dilanjutkan Presiden berikutnya adalah pengembangan ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai (EV Battery). Proyek ini masih dalam tahap penggodokan oleh Indonesia Battery Corporation (IBC) selaku Konsorsium BUMN.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNS8xLzE2Njg1NS81L3g4bGl6Nmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Jadi bangsa kita ini maju kalau kita semua satu, kalau kita tadi tuding-tuding ini, bikin perubahan lah, bikin baru, menurut saya, gak usah aneh-aneh, biasa-biasa aja apa yang sudah dibuat anak-anak Indonesia sekarang seperti Pak Darmo, Pak Toto tadi,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Luhut Bakal Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung 14 Juni, Kecepatan 300 Km/Jam

Luhut menekan kendaraan listrik tidak hanya dilihat sebagai kendaraannya saja, namun berhubungan dengan aspek lain yang membentuk satu ekosistem.Di lain sisi, Luhut memintah agar program yang digarap PT PLN (Persero) dan IBC terkait penyediaan stasiun pengisian baterai motor listrik dan penggantian baterai motor listrik segera dimaksimalkan.</content:encoded></item></channel></rss>
