<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Modus-Modus Curang yang Kegep saat Tes Rekrutmen Bersama BUMN</title><description>Mulai dari pakai joki sampai penggunaan teknologi semuanya ketahuan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/622/2829201/modus-modus-curang-yang-kegep-saat-tes-rekrutmen-bersama-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/622/2829201/modus-modus-curang-yang-kegep-saat-tes-rekrutmen-bersama-bumn"/><item><title>Modus-Modus Curang yang Kegep saat Tes Rekrutmen Bersama BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/622/2829201/modus-modus-curang-yang-kegep-saat-tes-rekrutmen-bersama-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/12/622/2829201/modus-modus-curang-yang-kegep-saat-tes-rekrutmen-bersama-bumn</guid><pubDate>Senin 12 Juni 2023 12:41 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/12/622/2829201/modus-modus-curang-yang-kegep-saat-tes-rekrutmen-bersama-bumn-zz3CIFhUcY.png" expression="full" type="image/jpeg">Modus Curang saat Rekrutmen Bersama BUMN. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/12/622/2829201/modus-modus-curang-yang-kegep-saat-tes-rekrutmen-bersama-bumn-zz3CIFhUcY.png</image><title>Modus Curang saat Rekrutmen Bersama BUMN. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Panitia pelaksana Rekrutmen Bersama BUMN 2023 mengungkapkan berbagai modus kecurangan yang dilakukan peserta saat tes Rekrutmen Bersama BUMN di tahun lalu. Mulai dari pakai joki sampai penggunaan teknologi semuanya ketahuan.
Oleh karena itu, Deputi SDM dan IT Kementerian BUMN Tedi Bharata mengingatkan peserta untuk menghindari segala bentuk kecurangan dan mengedepankan akhlak saat mengikuti tahapan tes online.
Sebab, pelaku kecurangan akan dimasukkan dalam daftar hitam (blacklist) sehingga tidak dapat lagi mengikuti rekrutmen BUMN di tahun-tahun mendatang.

BACA JUGA:
Peserta Tes Rekrutmen Bersama BUMN Jangan Sampai Gagal Gegara Ini

&quot;Hal ini telah diterapkan pada peserta yang melakukan praktik curang saat tes Rekrutmen BUMN tahun lalu,&quot; tegasnya.
Adapun FHCI memberikan contoh tindak curang yang dilakukan peserta sewatu Rekrutmen Bersama BUMN 2022. Di mana kasus yang dilakukan adalah perjokian.
Peserta terindentifikasi oleh sistem melakukan praktik kecurangan dengan dibantu orang lain saat mengerjakan tes online.

BACA JUGA:
Tips Anti Gagal saat Tes Rekrutmen Bersama BUMN 2023

Ada juga kasus pembukaan TAB atau window lebih dari satu. Di mana peserta test membuka tab lain dan berkomunikasi pada saat mengerjakan tes.
Untuk mendeteksi praktik kecurangan, Kementerian BUMN memaksimal sistem proctoring. Perilaku yang dianggap praktik curang termasuk perjokian dan pembukaan tab, window, atau halaman lain pada perangkat yang digunakan saat tes.
Setelah pengerjaan tes selesai, peserta akan mendapatkan pop up notifikasi hasil tes yang telah dikerjakan sebagai bentuk transparansi.Selain itu, rekrutmen BUMN tidak dipungut biaya apapun. Itu sebabnya, Tedi mewanti-wanti agar peserta mewaspadai upaya penipuan yang mengatasnamakan RBB 2023, FHCI, ataupun Kementerian BUMN
Informasi resmi perihal RBB dapat diakses melalui situs resmi RBB 2023 dan kanal media sosial FHCI.
&quot;Silahkan jika ada masukan dari masyarakat, akan kita jadikan bahan evaluasi agar pelaksanaan RBB jadi lebih baik lagi,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Panitia pelaksana Rekrutmen Bersama BUMN 2023 mengungkapkan berbagai modus kecurangan yang dilakukan peserta saat tes Rekrutmen Bersama BUMN di tahun lalu. Mulai dari pakai joki sampai penggunaan teknologi semuanya ketahuan.
Oleh karena itu, Deputi SDM dan IT Kementerian BUMN Tedi Bharata mengingatkan peserta untuk menghindari segala bentuk kecurangan dan mengedepankan akhlak saat mengikuti tahapan tes online.
Sebab, pelaku kecurangan akan dimasukkan dalam daftar hitam (blacklist) sehingga tidak dapat lagi mengikuti rekrutmen BUMN di tahun-tahun mendatang.

BACA JUGA:
Peserta Tes Rekrutmen Bersama BUMN Jangan Sampai Gagal Gegara Ini

&quot;Hal ini telah diterapkan pada peserta yang melakukan praktik curang saat tes Rekrutmen BUMN tahun lalu,&quot; tegasnya.
Adapun FHCI memberikan contoh tindak curang yang dilakukan peserta sewatu Rekrutmen Bersama BUMN 2022. Di mana kasus yang dilakukan adalah perjokian.
Peserta terindentifikasi oleh sistem melakukan praktik kecurangan dengan dibantu orang lain saat mengerjakan tes online.

BACA JUGA:
Tips Anti Gagal saat Tes Rekrutmen Bersama BUMN 2023

Ada juga kasus pembukaan TAB atau window lebih dari satu. Di mana peserta test membuka tab lain dan berkomunikasi pada saat mengerjakan tes.
Untuk mendeteksi praktik kecurangan, Kementerian BUMN memaksimal sistem proctoring. Perilaku yang dianggap praktik curang termasuk perjokian dan pembukaan tab, window, atau halaman lain pada perangkat yang digunakan saat tes.
Setelah pengerjaan tes selesai, peserta akan mendapatkan pop up notifikasi hasil tes yang telah dikerjakan sebagai bentuk transparansi.Selain itu, rekrutmen BUMN tidak dipungut biaya apapun. Itu sebabnya, Tedi mewanti-wanti agar peserta mewaspadai upaya penipuan yang mengatasnamakan RBB 2023, FHCI, ataupun Kementerian BUMN
Informasi resmi perihal RBB dapat diakses melalui situs resmi RBB 2023 dan kanal media sosial FHCI.
&quot;Silahkan jika ada masukan dari masyarakat, akan kita jadikan bahan evaluasi agar pelaksanaan RBB jadi lebih baik lagi,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
