<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wijaya Karya (WIKA) Bidik Pendapatan Rp38,8 Triliun, Naik 81,02%</title><description>PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menargetkan pendapatan sebesar Rp38,88 triliun atau naik 81,02% di tahun 2023 ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/13/278/2829911/wijaya-karya-wika-bidik-pendapatan-rp38-8-triliun-naik-81-02</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/13/278/2829911/wijaya-karya-wika-bidik-pendapatan-rp38-8-triliun-naik-81-02"/><item><title>Wijaya Karya (WIKA) Bidik Pendapatan Rp38,8 Triliun, Naik 81,02%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/13/278/2829911/wijaya-karya-wika-bidik-pendapatan-rp38-8-triliun-naik-81-02</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/13/278/2829911/wijaya-karya-wika-bidik-pendapatan-rp38-8-triliun-naik-81-02</guid><pubDate>Selasa 13 Juni 2023 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/13/278/2829911/wijaya-karya-wika-bidik-pendapatan-rp38-8-triliun-naik-81-02-YTmP3UZrj2.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/13/278/2829911/wijaya-karya-wika-bidik-pendapatan-rp38-8-triliun-naik-81-02-YTmP3UZrj2.JPG</image><title>Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menargetkan pendapatan sebesar Rp38,88 triliun atau naik 81,02% di tahun 2023 ini.

Adapun dalam laporan keuangan yang disebutkan, proyeksi tersebut naik 81,02% dari realisasi pendapatan Rp21,48 triliun pada 2022.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Diduga Poles Laporan Keuangan, Begini Penjelasan Wijaya Karya (WIKA)

Perseroan menjelaskan, pertumbuhan tersebut lebih disebabkan oleh burning rate yang optimal untuk memproduksi kontrak dihadapi menjadi penjualan. WIKA juga menargetkan laba kotor menembus Rp3,05 triliun atau naik 38,79% untuk 2023.

Laba kotor WIKA mencapai Rp21,48 triliun pada 2022. Namun, dalam laporan tahunan tersebut manajemen WIKA tidak menyebutkan berapa proyeksi laba bersih untuk 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Waskita-WIKA Diduga Poles Laporan Keuangan, Begini Reaksi OJK

Adapun manajemen WIKA memproyeksikan untuk order book atau kontrak dihadapi mencapai Rp85,11 triliun pada 2023. Order book tersebut naik 13,11% dari realisasi Rp75,24 triliun sepanjang 2022. Hal ini lebih disebabkan oleh sasaran kontrak baru di bidang infrastruktur dan gedung.

Kemudian untuk sisi kontrak baru WIKA mengincar pertumbuhan hingga 12,81% atau menjadi sebesar Rp37,62 triliun pada 2023.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kontrak baru tersebut diproyeksikan naik dari Rp33,35 triliun dibandingkan capaian 2022. Dalam hal kontrak baru, WIKA akan menyasar kontrak untuk bidang infrastruktur dan gedung terutama untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.



WIKA juga memproyeksikan tidak akan ada pembagian dividen untuk tahun buku 2023. Hal ini lantaran WIKA masih fokus pada perkuatan modal kerja.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menargetkan pendapatan sebesar Rp38,88 triliun atau naik 81,02% di tahun 2023 ini.

Adapun dalam laporan keuangan yang disebutkan, proyeksi tersebut naik 81,02% dari realisasi pendapatan Rp21,48 triliun pada 2022.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Diduga Poles Laporan Keuangan, Begini Penjelasan Wijaya Karya (WIKA)

Perseroan menjelaskan, pertumbuhan tersebut lebih disebabkan oleh burning rate yang optimal untuk memproduksi kontrak dihadapi menjadi penjualan. WIKA juga menargetkan laba kotor menembus Rp3,05 triliun atau naik 38,79% untuk 2023.

Laba kotor WIKA mencapai Rp21,48 triliun pada 2022. Namun, dalam laporan tahunan tersebut manajemen WIKA tidak menyebutkan berapa proyeksi laba bersih untuk 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Waskita-WIKA Diduga Poles Laporan Keuangan, Begini Reaksi OJK

Adapun manajemen WIKA memproyeksikan untuk order book atau kontrak dihadapi mencapai Rp85,11 triliun pada 2023. Order book tersebut naik 13,11% dari realisasi Rp75,24 triliun sepanjang 2022. Hal ini lebih disebabkan oleh sasaran kontrak baru di bidang infrastruktur dan gedung.

Kemudian untuk sisi kontrak baru WIKA mengincar pertumbuhan hingga 12,81% atau menjadi sebesar Rp37,62 triliun pada 2023.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kontrak baru tersebut diproyeksikan naik dari Rp33,35 triliun dibandingkan capaian 2022. Dalam hal kontrak baru, WIKA akan menyasar kontrak untuk bidang infrastruktur dan gedung terutama untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.



WIKA juga memproyeksikan tidak akan ada pembagian dividen untuk tahun buku 2023. Hal ini lantaran WIKA masih fokus pada perkuatan modal kerja.</content:encoded></item></channel></rss>
