<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indeks Dolar AS Menguat Jelang Rilis Inflasi</title><description>Indeks dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/13/320/2829728/indeks-dolar-as-menguat-jelang-rilis-inflasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/13/320/2829728/indeks-dolar-as-menguat-jelang-rilis-inflasi"/><item><title>Indeks Dolar AS Menguat Jelang Rilis Inflasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/13/320/2829728/indeks-dolar-as-menguat-jelang-rilis-inflasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/13/320/2829728/indeks-dolar-as-menguat-jelang-rilis-inflasi</guid><pubDate>Selasa 13 Juni 2023 07:16 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/13/320/2829728/indeks-dolar-as-menguat-jelang-rilis-inflasi-62MVtOTNRk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Dolar AS menguat (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/13/320/2829728/indeks-dolar-as-menguat-jelang-rilis-inflasi-62MVtOTNRk.jpg</image><title>Indeks Dolar AS menguat (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indeks dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Dolar menguat karena investor tetap berhati-hati menjelang beberapa keputusan kebijakan utama yang akan dirilis minggu ini, dengan Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga untuk pertama kalinya sejak Januari 2022.
Melansir Antara, Selasa (13/6/2023), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,09% menjadi 103,6455 pada akhir perdagangan.

BACA JUGA:
Indeks Dolar AS Rebound, Investor Menanti Data Inflasi


Dolar AS memperoleh dukungan karena imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun naik pada Senin (12/6/2023) pagi meskipun berubah menjadi kerugian pada sore hari.
Biro Statistik Tenaga Kerja AS dijadwalkan akan merilis survei indeks harga konsumen (IHK) Mei pada Selasa pagi waktu setempat. Jika data IHK lebih kuat dari yang diperkirakan atau bahkan secara tidak terduga lebih tinggi dari pembacaan sebelumnya, kemungkinan akan meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dan berpotensi mengubah lintasan lemah indeks dolar AS.

BACA JUGA:
Tekuk Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp14.840/USD Jelang Weekend


&quot;Investor telah menantikan jeda Fed dalam siklus kenaikan suku bunga sejak dimulai lebih dari setahun yang lalu. Mereka mencoba untuk keluar sebelum itu,&quot; kata Burns McKinney, manajer portofolio NFJ Investment Group di Dallas.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Euro naik terhadap dolar AS pada Senin (12/6/2023) pagi karena  potensi keputusan yang berbeda dari Federal Reserve dan Bank Sentral  Eropa minggu ini mendorong aksi harga, catat Monex USA, penyedia valuta  asing, manajemen risiko, dan solusi pembayaran internasional.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,0756 dari  USD1,0749 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi  USD1,2505 dari USD1,2575 pada sesi sebelumnya.
Dolar AS dibeli 139,5750 yen Jepang, lebih tinggi dari 139,4000 yen  Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9096 franc Swiss  dari 0,9031 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3371 dolar Kanada dari  1,3351 dolar Kanada. Dolar AS turun menjadi 10,8117 krona Swedia dari  10,8235 krona Swedia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indeks dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Dolar menguat karena investor tetap berhati-hati menjelang beberapa keputusan kebijakan utama yang akan dirilis minggu ini, dengan Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga untuk pertama kalinya sejak Januari 2022.
Melansir Antara, Selasa (13/6/2023), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,09% menjadi 103,6455 pada akhir perdagangan.

BACA JUGA:
Indeks Dolar AS Rebound, Investor Menanti Data Inflasi


Dolar AS memperoleh dukungan karena imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun naik pada Senin (12/6/2023) pagi meskipun berubah menjadi kerugian pada sore hari.
Biro Statistik Tenaga Kerja AS dijadwalkan akan merilis survei indeks harga konsumen (IHK) Mei pada Selasa pagi waktu setempat. Jika data IHK lebih kuat dari yang diperkirakan atau bahkan secara tidak terduga lebih tinggi dari pembacaan sebelumnya, kemungkinan akan meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dan berpotensi mengubah lintasan lemah indeks dolar AS.

BACA JUGA:
Tekuk Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp14.840/USD Jelang Weekend


&quot;Investor telah menantikan jeda Fed dalam siklus kenaikan suku bunga sejak dimulai lebih dari setahun yang lalu. Mereka mencoba untuk keluar sebelum itu,&quot; kata Burns McKinney, manajer portofolio NFJ Investment Group di Dallas.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Euro naik terhadap dolar AS pada Senin (12/6/2023) pagi karena  potensi keputusan yang berbeda dari Federal Reserve dan Bank Sentral  Eropa minggu ini mendorong aksi harga, catat Monex USA, penyedia valuta  asing, manajemen risiko, dan solusi pembayaran internasional.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,0756 dari  USD1,0749 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi  USD1,2505 dari USD1,2575 pada sesi sebelumnya.
Dolar AS dibeli 139,5750 yen Jepang, lebih tinggi dari 139,4000 yen  Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9096 franc Swiss  dari 0,9031 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3371 dolar Kanada dari  1,3351 dolar Kanada. Dolar AS turun menjadi 10,8117 krona Swedia dari  10,8235 krona Swedia.</content:encoded></item></channel></rss>
