<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Menko Luhut soal Indonesia Kelebihan Pasokan Listrik</title><description>PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN pernah mengalami kelebihan pasok aliran listrik pada 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/13/320/2829765/cerita-menko-luhut-soal-indonesia-kelebihan-pasokan-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/13/320/2829765/cerita-menko-luhut-soal-indonesia-kelebihan-pasokan-listrik"/><item><title>Cerita Menko Luhut soal Indonesia Kelebihan Pasokan Listrik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/13/320/2829765/cerita-menko-luhut-soal-indonesia-kelebihan-pasokan-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/13/320/2829765/cerita-menko-luhut-soal-indonesia-kelebihan-pasokan-listrik</guid><pubDate>Selasa 13 Juni 2023 08:41 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/13/320/2829765/cerita-menko-luhut-soal-indonesia-kelebihan-pasokan-listrik-54XkMkYfFE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PLN pernah kelebihan pasokan listrik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/13/320/2829765/cerita-menko-luhut-soal-indonesia-kelebihan-pasokan-listrik-54XkMkYfFE.jpg</image><title>PLN pernah kelebihan pasokan listrik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN pernah mengalami kelebihan pasok aliran listrik pada 2022. Kapasitas oversupply itu mencapai hingga 5,2 Giga Watt (GW).
Kabar ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Akibat kelebihan pasok tersebut, PLN mencatatkan kerugian hingga Rp47 triliun.

BACA JUGA:
Tak Lagi Kelebihan Listrik, Menko Luhut Minta Dirut PLN Traktir Bakso


&quot;Mas Darmo (Darmawan Prasodjo/Dirut PLN) bayar berapa banyak itu? Subsidinya itu Rp47 triliun. Anda bisa bayangkan Rp47 triliun harus dibayarkan oleh mas Darmo karena tadi 5,2 GW tadi,&quot; ujar Luhut dikutip Selasa (13/6/2023).
Saat itu pemerintah putar otak agar kapasitas listrik PLN bisa terserap. Luhut mengaku kondisi tersebut membuat otoritas pusing tujuh keliling.

BACA JUGA:
Anggaran Kendaraan Listrik Turun Jadi Rp350 Miliar pada 2024


&quot;Tadi saya katakan listriknya pak Darmo yang 5,2 GW ini, kita tahun lalu pusing tujuh keliling,&quot; katanya.
Dia berhitung, bila kapasitas listrik sebesar 5,2 GW bisa terserap maksimal, maka PLN mampu menghemat anggaran senilai Rp47 triliun. Hal ini pun berdampak positif pada pendapatan atau revenue perusahaan tahun ini.
&quot;Kalau ini habis kita ambil, dia menghemat Rp47 triliun, dia punya revenue tahun ini berapa? Rp440 triliun, tambah Rp47 triliun, jadi Rp487 triliun, jadi negara ini kita sama sama atur agar lebih efisien. Itu yang penting kemajuan,&quot; ucap dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi80LzE2Mzg1NC81L3g4ajVhcmQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Meski demikian perkara oversupply bisa diselesaikan tahun ini melalui  beberapa industri baru di Tanah Air. Luhut membeberkan adanya komitmen  investasi baru dari salah satu perusahaan asing. Sektor yang digarap  berupa industri aluminium di Jawa Timur (Jatim).
Adapun investasi tersebut untuk mendukung pengembangan ekosistem  kendaraan listrik (EV Battery) di Tanah Air. Luhut memastikan  pembangunan industri aluminium oleh investor asing itu mampu menyerap  kapasitas listrik PLN sebesar 4 Giga Watt (GW).
Dengan penyerapan itu, Luhut mengatakan PLN tidak lagi mengalami kelebihan pasok atau oversupply mulai tahun depan.
&quot;Tadi saya sama Pak Darmo baru bicara bahwa ini ada investor baru  bikin aluminium industri di Jawa Timur, dia bisa serap 4 Giga Watt, jadi  kelebihan listriknya Pak Darmo yang 5 GW itu hampir terserap semua,&quot;  ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN pernah mengalami kelebihan pasok aliran listrik pada 2022. Kapasitas oversupply itu mencapai hingga 5,2 Giga Watt (GW).
Kabar ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Akibat kelebihan pasok tersebut, PLN mencatatkan kerugian hingga Rp47 triliun.

BACA JUGA:
Tak Lagi Kelebihan Listrik, Menko Luhut Minta Dirut PLN Traktir Bakso


&quot;Mas Darmo (Darmawan Prasodjo/Dirut PLN) bayar berapa banyak itu? Subsidinya itu Rp47 triliun. Anda bisa bayangkan Rp47 triliun harus dibayarkan oleh mas Darmo karena tadi 5,2 GW tadi,&quot; ujar Luhut dikutip Selasa (13/6/2023).
Saat itu pemerintah putar otak agar kapasitas listrik PLN bisa terserap. Luhut mengaku kondisi tersebut membuat otoritas pusing tujuh keliling.

BACA JUGA:
Anggaran Kendaraan Listrik Turun Jadi Rp350 Miliar pada 2024


&quot;Tadi saya katakan listriknya pak Darmo yang 5,2 GW ini, kita tahun lalu pusing tujuh keliling,&quot; katanya.
Dia berhitung, bila kapasitas listrik sebesar 5,2 GW bisa terserap maksimal, maka PLN mampu menghemat anggaran senilai Rp47 triliun. Hal ini pun berdampak positif pada pendapatan atau revenue perusahaan tahun ini.
&quot;Kalau ini habis kita ambil, dia menghemat Rp47 triliun, dia punya revenue tahun ini berapa? Rp440 triliun, tambah Rp47 triliun, jadi Rp487 triliun, jadi negara ini kita sama sama atur agar lebih efisien. Itu yang penting kemajuan,&quot; ucap dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi80LzE2Mzg1NC81L3g4ajVhcmQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Meski demikian perkara oversupply bisa diselesaikan tahun ini melalui  beberapa industri baru di Tanah Air. Luhut membeberkan adanya komitmen  investasi baru dari salah satu perusahaan asing. Sektor yang digarap  berupa industri aluminium di Jawa Timur (Jatim).
Adapun investasi tersebut untuk mendukung pengembangan ekosistem  kendaraan listrik (EV Battery) di Tanah Air. Luhut memastikan  pembangunan industri aluminium oleh investor asing itu mampu menyerap  kapasitas listrik PLN sebesar 4 Giga Watt (GW).
Dengan penyerapan itu, Luhut mengatakan PLN tidak lagi mengalami kelebihan pasok atau oversupply mulai tahun depan.
&quot;Tadi saya sama Pak Darmo baru bicara bahwa ini ada investor baru  bikin aluminium industri di Jawa Timur, dia bisa serap 4 Giga Watt, jadi  kelebihan listriknya Pak Darmo yang 5 GW itu hampir terserap semua,&quot;  ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
