<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dapat Tambahan Anggaran, Menteri ESDM: Fokus Kelistrikan di Daerah Terpencil</title><description>Kementerian ESDM mendapat tambahan pagu Indikatif Rencana Kerja dan Anggaran-Kementerian/Lembaga di Tahun 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/14/320/2830433/dapat-tambahan-anggaran-menteri-esdm-fokus-kelistrikan-di-daerah-terpencil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/14/320/2830433/dapat-tambahan-anggaran-menteri-esdm-fokus-kelistrikan-di-daerah-terpencil"/><item><title>Dapat Tambahan Anggaran, Menteri ESDM: Fokus Kelistrikan di Daerah Terpencil</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/14/320/2830433/dapat-tambahan-anggaran-menteri-esdm-fokus-kelistrikan-di-daerah-terpencil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/14/320/2830433/dapat-tambahan-anggaran-menteri-esdm-fokus-kelistrikan-di-daerah-terpencil</guid><pubDate>Rabu 14 Juni 2023 08:02 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/14/320/2830433/dapat-tambahan-anggaran-menteri-esdm-fokus-kelistrikan-di-daerah-terpencil-o9HP5ES90p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ESDM fokus listriki desa terpencil (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/14/320/2830433/dapat-tambahan-anggaran-menteri-esdm-fokus-kelistrikan-di-daerah-terpencil-o9HP5ES90p.jpg</image><title>ESDM fokus listriki desa terpencil (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian ESDM mendapat tambahan pagu Indikatif Rencana Kerja dan Anggaran-Kementerian/Lembaga dalam APBN 2024 dari semula Rp6,78 triliun menjadi Rp11,07 triliun. Komisi VII DPR RI sepakat untuk meningkatkan anggaran ESDM sebesar Rp4,29 triliun.
Peningkatan anggaran tersebut dipergunakan guna meningkatkan kinerja dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor ESDM.

BACA JUGA:
7 Fokus APBN 2024: Pemilu, IKN hingga Subsidi


&quot;Kami mengucapkan banyak terima kasih terutama atas kehadiran dan dukungannya dalam menetapkan RKA-K/L dan RKP Tahun 2024 Kementerian ESDM yang ditingkatkan Rp6,78 triliun menjadi Rp11,07 triliun,&quot; ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam Rapat Kerja Dengan Komisi VII DPR-RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6/2023) Malam.
Arifin memastikan peningkatan anggaran yang diberikan tersebut akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kinerja Kementerian ESDM dan PNBP sektor ESDM serta Kemandirian Energi Nasional.

BACA JUGA:
Asumsi Makro RAPBN Disepakati, Ini Dia Target Ekonomi Jokowi di 2024


&quot;Anggaran tersebut akan digunakan dengan sebaik-baiknya untuk bisa meningkatkan kinerja, peningkatan PNBP juga peningkatan ketahanan kemandirian energi nasional. Dan semua masukkan yang anggota Komisi VII DPR RI sampaikan akan akan menjadi perhatian dan akan kami tindaklanjuti,&quot; lanjut Arifin.
Tambahan anggaran sebesar Rp4,29 triliun tersebut, dialokasikan untuk program-program strategis nasional dan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat seperti, kekurangan Pipa Gas Bumi Cisem Tahap II Ruas Batang Cirebon-KHT, program Pipa Gas Bumi Ruas Dumai - Sei Mangkei, konversi Mitan ke CNG, tambahan Bantuan Pasang Baru Listrik untuk 120.000 Rumah Tangga, pembangunan 22.000 titik PJU-TS , pembangunan PLTMH (2 unit) dan insentif Konversi Motor BBM ke Motor Listrik sebanyak 50.000 Unit.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi80LzE2MzE1My81L3g4ajVldDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kita konsen dengan masalah kelistrikan di daerah terpencil dan kita  juga telah mengirimkan anak-anak muda ke daerah terpencil itu untuk  melakukan studi ketersedian sumber sumber energi di daerah terpencil  tersebut untuk dijadikan dasar untuk penyediaan energi bersih di daerah  tersebut,&quot; jelas Arifin.
Arifin mengakui alokasi anggaran yang saat ini diusulkan adalah untuk  pembangunan infrastruktur energi yang berkaitan dengan ketahanan energi  nasional ke depan, namun demikian Kementerian ESDM akan  mengkomunikasikan penyediaan energi di daerah untuk menyediakan  penerangan listrik di daerah terpencil tersebut.
Selain menyepakati besaran pagu indikatif, Komisi VII DPR RI bersama  Pemerintah juga menyetujui peningkatan anggaran untuk Direktorat  Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) yang diprioritaskan untuk  pembangunan sistem pelayanan terpadu disektor Minerba.
&quot;Komisi VII DPR RI menyetujui peningkatan alokasi anggaran Ditjen  Minerba Republik Indonesia yang diprioritaskan untuk pembangunan sistem  pelayanan izin terpadu,&quot; jelas Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto  selaku pimpinan Rapat Kerja.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian ESDM mendapat tambahan pagu Indikatif Rencana Kerja dan Anggaran-Kementerian/Lembaga dalam APBN 2024 dari semula Rp6,78 triliun menjadi Rp11,07 triliun. Komisi VII DPR RI sepakat untuk meningkatkan anggaran ESDM sebesar Rp4,29 triliun.
Peningkatan anggaran tersebut dipergunakan guna meningkatkan kinerja dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor ESDM.

BACA JUGA:
7 Fokus APBN 2024: Pemilu, IKN hingga Subsidi


&quot;Kami mengucapkan banyak terima kasih terutama atas kehadiran dan dukungannya dalam menetapkan RKA-K/L dan RKP Tahun 2024 Kementerian ESDM yang ditingkatkan Rp6,78 triliun menjadi Rp11,07 triliun,&quot; ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam Rapat Kerja Dengan Komisi VII DPR-RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/6/2023) Malam.
Arifin memastikan peningkatan anggaran yang diberikan tersebut akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kinerja Kementerian ESDM dan PNBP sektor ESDM serta Kemandirian Energi Nasional.

BACA JUGA:
Asumsi Makro RAPBN Disepakati, Ini Dia Target Ekonomi Jokowi di 2024


&quot;Anggaran tersebut akan digunakan dengan sebaik-baiknya untuk bisa meningkatkan kinerja, peningkatan PNBP juga peningkatan ketahanan kemandirian energi nasional. Dan semua masukkan yang anggota Komisi VII DPR RI sampaikan akan akan menjadi perhatian dan akan kami tindaklanjuti,&quot; lanjut Arifin.
Tambahan anggaran sebesar Rp4,29 triliun tersebut, dialokasikan untuk program-program strategis nasional dan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat seperti, kekurangan Pipa Gas Bumi Cisem Tahap II Ruas Batang Cirebon-KHT, program Pipa Gas Bumi Ruas Dumai - Sei Mangkei, konversi Mitan ke CNG, tambahan Bantuan Pasang Baru Listrik untuk 120.000 Rumah Tangga, pembangunan 22.000 titik PJU-TS , pembangunan PLTMH (2 unit) dan insentif Konversi Motor BBM ke Motor Listrik sebanyak 50.000 Unit.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi80LzE2MzE1My81L3g4ajVldDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kita konsen dengan masalah kelistrikan di daerah terpencil dan kita  juga telah mengirimkan anak-anak muda ke daerah terpencil itu untuk  melakukan studi ketersedian sumber sumber energi di daerah terpencil  tersebut untuk dijadikan dasar untuk penyediaan energi bersih di daerah  tersebut,&quot; jelas Arifin.
Arifin mengakui alokasi anggaran yang saat ini diusulkan adalah untuk  pembangunan infrastruktur energi yang berkaitan dengan ketahanan energi  nasional ke depan, namun demikian Kementerian ESDM akan  mengkomunikasikan penyediaan energi di daerah untuk menyediakan  penerangan listrik di daerah terpencil tersebut.
Selain menyepakati besaran pagu indikatif, Komisi VII DPR RI bersama  Pemerintah juga menyetujui peningkatan anggaran untuk Direktorat  Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) yang diprioritaskan untuk  pembangunan sistem pelayanan terpadu disektor Minerba.
&quot;Komisi VII DPR RI menyetujui peningkatan alokasi anggaran Ditjen  Minerba Republik Indonesia yang diprioritaskan untuk pembangunan sistem  pelayanan izin terpadu,&quot; jelas Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto  selaku pimpinan Rapat Kerja.</content:encoded></item></channel></rss>
