<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Shell Hengkang, Pertamina dan Petronas Masuk Blok Masela Akhir Juni</title><description>Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan adanya titik temu dalam proses negosiasi pelepasan hak partisipasi Blok Masela.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/14/320/2830464/shell-hengkang-pertamina-dan-petronas-masuk-blok-masela-akhir-juni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/14/320/2830464/shell-hengkang-pertamina-dan-petronas-masuk-blok-masela-akhir-juni"/><item><title>Shell Hengkang, Pertamina dan Petronas Masuk Blok Masela Akhir Juni</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/14/320/2830464/shell-hengkang-pertamina-dan-petronas-masuk-blok-masela-akhir-juni</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/14/320/2830464/shell-hengkang-pertamina-dan-petronas-masuk-blok-masela-akhir-juni</guid><pubDate>Rabu 14 Juni 2023 09:06 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/14/320/2830464/shell-hengkang-pertamina-dan-petronas-masuk-blok-masela-akhir-juni-8W39UoIHxg.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina dan Petronas masuk Masela Juni (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/14/320/2830464/shell-hengkang-pertamina-dan-petronas-masuk-blok-masela-akhir-juni-8W39UoIHxg.jpeg</image><title>Pertamina dan Petronas masuk Masela Juni (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan adanya titik temu dalam proses negosiasi pelepasan hak partisipasi atau participating interest (PI) 35% Blok Masela oleh Shell kepada PT Pertamina (Persero).
&quot;Mengenai Masela Alhamdulillah sudah ada titik temu, sudah ada jalan keluar. Shell sudah mau melepas sahamnya ke Pertamina dan ini dieksekusi akhir bulan ini, telah disepakati. Selanjutnya konsorsium ini akan terbentuk antara Inpex dengan Pertamina, dan kemungkinan juga dengan Petronas,&quot; terangnya dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi VII DPR RI dengan Menteri ESDM di Kompleks Senayan, Selasa (13/6/2023) Malam.

BACA JUGA:
Menteri ESDM Temukan Jalan Tengah Negosiasi Blok Masela


Dalam kesempatan yang sama, Arifin juga menyampaikan soal staus kemajuan proyek gas Lapangan Abadi Blok Masela tersebut.
&quot;Beberapa aspek teknis lingkungan komersial sudah selesai dilaksanakan, antara lain persetujuan original WP&amp;amp;B 2023 untuk implementasi proyek 2023, untuk implementasi proyek pengadaan lahan area non hutan, kegiatan pemasaran (marketing activities), dan kajian AMDAL,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Banting Harga, Shell Lepas 35% Blok Masela ke Pertamina


Dalam paparannya Arifin juga menyampaikan ada beberapa hal yang harus dilaksanakan pada 2023 di antaranya akan dilakukan tender FEED (OLNG, FPSO, SURF, dan GEP) yang statusnya saat ini persiapan dan menunggu keputuusan INPEX HQ terkait kejelasan rencana investasi dan pengembangan. Kemudian, revisi 2 POD-1 di mana SKK Migas dan INPEX telah sepakat untuk memasukkan carbon capture storage (CCS) ke dalam lingkup revisi 2 POD-1.
&quot;Hal yang perlu dilakukan agar proyek abadi Masela dapat berjalan antara lain adalah revisi kedua POD 1 Lapangan Abadi Masela dengan memasukkan program CCS dengan tambahan investasi kurang lebih USD1 sampai dengan USD1,4 miliar. Inpex juga telah menyampaikan surat permohonan revisi 2 rencana pengembangan lapangan 1 dengan memasukkan program carbon capture (CCS) kepada SKK migas pada 4 April 2023,&quot; papar Arifin.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMC80LzE2MDQ2MS81L3g4ajZuZGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kedua, lanjutnya, proses divestasi Shell untuk segera mendapatkan  partner yang baru. Saat ini sudah ada titik temu untuk bisa mengambil  alih PI Shell pada proyek masela itu dan diharapkan mulai dieksekusi  akhir Juni. Sehingga memang program ini bisa dilanjutkan,&quot; paparnya  lebih detail.
Arifin, memastikan pihaknya ingin proyek gas Lapangan Abadi Blok  Masela ini didukung oleh pihak-pihak yang mempunyai kompetensi yang  memadai.
&quot;Untuk itu kita melihat kemungkinan adanya partipisasi dari pihak  lain yang memang memiliki kompetensi untuk bisa mendukung kepastian  proyek ini berjalan,&quot; lanjutnya.
Ia juga mengakui bahwa pihaknya sempat mencoba Shell untuk tetap  tinggal namun perusahaan asal Belanda itumemang sudah berniat  meninggalkan Blok Masela.
&quot;Kita sudah coba Shell untuk tetap tinggal, tetapi memang niatnya  sudah ingin meninggalkan karena akan masuk ke energi yang lebih  menarik,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif memastikan adanya titik temu dalam proses negosiasi pelepasan hak partisipasi atau participating interest (PI) 35% Blok Masela oleh Shell kepada PT Pertamina (Persero).
&quot;Mengenai Masela Alhamdulillah sudah ada titik temu, sudah ada jalan keluar. Shell sudah mau melepas sahamnya ke Pertamina dan ini dieksekusi akhir bulan ini, telah disepakati. Selanjutnya konsorsium ini akan terbentuk antara Inpex dengan Pertamina, dan kemungkinan juga dengan Petronas,&quot; terangnya dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi VII DPR RI dengan Menteri ESDM di Kompleks Senayan, Selasa (13/6/2023) Malam.

BACA JUGA:
Menteri ESDM Temukan Jalan Tengah Negosiasi Blok Masela


Dalam kesempatan yang sama, Arifin juga menyampaikan soal staus kemajuan proyek gas Lapangan Abadi Blok Masela tersebut.
&quot;Beberapa aspek teknis lingkungan komersial sudah selesai dilaksanakan, antara lain persetujuan original WP&amp;amp;B 2023 untuk implementasi proyek 2023, untuk implementasi proyek pengadaan lahan area non hutan, kegiatan pemasaran (marketing activities), dan kajian AMDAL,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Banting Harga, Shell Lepas 35% Blok Masela ke Pertamina


Dalam paparannya Arifin juga menyampaikan ada beberapa hal yang harus dilaksanakan pada 2023 di antaranya akan dilakukan tender FEED (OLNG, FPSO, SURF, dan GEP) yang statusnya saat ini persiapan dan menunggu keputuusan INPEX HQ terkait kejelasan rencana investasi dan pengembangan. Kemudian, revisi 2 POD-1 di mana SKK Migas dan INPEX telah sepakat untuk memasukkan carbon capture storage (CCS) ke dalam lingkup revisi 2 POD-1.
&quot;Hal yang perlu dilakukan agar proyek abadi Masela dapat berjalan antara lain adalah revisi kedua POD 1 Lapangan Abadi Masela dengan memasukkan program CCS dengan tambahan investasi kurang lebih USD1 sampai dengan USD1,4 miliar. Inpex juga telah menyampaikan surat permohonan revisi 2 rencana pengembangan lapangan 1 dengan memasukkan program carbon capture (CCS) kepada SKK migas pada 4 April 2023,&quot; papar Arifin.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMC80LzE2MDQ2MS81L3g4ajZuZGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kedua, lanjutnya, proses divestasi Shell untuk segera mendapatkan  partner yang baru. Saat ini sudah ada titik temu untuk bisa mengambil  alih PI Shell pada proyek masela itu dan diharapkan mulai dieksekusi  akhir Juni. Sehingga memang program ini bisa dilanjutkan,&quot; paparnya  lebih detail.
Arifin, memastikan pihaknya ingin proyek gas Lapangan Abadi Blok  Masela ini didukung oleh pihak-pihak yang mempunyai kompetensi yang  memadai.
&quot;Untuk itu kita melihat kemungkinan adanya partipisasi dari pihak  lain yang memang memiliki kompetensi untuk bisa mendukung kepastian  proyek ini berjalan,&quot; lanjutnya.
Ia juga mengakui bahwa pihaknya sempat mencoba Shell untuk tetap  tinggal namun perusahaan asal Belanda itumemang sudah berniat  meninggalkan Blok Masela.
&quot;Kita sudah coba Shell untuk tetap tinggal, tetapi memang niatnya  sudah ingin meninggalkan karena akan masuk ke energi yang lebih  menarik,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
