<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Melemah ke Rp14.906/USD Gegara Ekonomi China</title><description>Nilai tukar rupiah melemah 43 poin di level Rp14.906 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Rabu (14/6/2023).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/14/320/2830880/rupiah-melemah-ke-rp14-906-usd-gegara-ekonomi-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/14/320/2830880/rupiah-melemah-ke-rp14-906-usd-gegara-ekonomi-china"/><item><title>Rupiah Melemah ke Rp14.906/USD Gegara Ekonomi China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/14/320/2830880/rupiah-melemah-ke-rp14-906-usd-gegara-ekonomi-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/14/320/2830880/rupiah-melemah-ke-rp14-906-usd-gegara-ekonomi-china</guid><pubDate>Rabu 14 Juni 2023 18:07 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/14/320/2830880/rupiah-melemah-ke-rp14-906-usd-gegara-ekonomi-china-rcFcNstQDw.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/14/320/2830880/rupiah-melemah-ke-rp14-906-usd-gegara-ekonomi-china-rcFcNstQDw.JPG</image><title>Rupiah. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar rupiah melemah 43 poin di level Rp14.906 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Rabu (14/6/2023).

Menurut Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi, pelemahan rupiah sore ini didorong oleh kekhawatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi di China.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tekuk Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp14.840/USD Jelang Weekend

&quot;Perlambatan ekonomi China dikhawatirkan pasar dapat berdampak pada pelemahan kinerja ekspor Indonesia mengingat Negeri Tirai Bambu merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia,&quot; ujar Ibrahim dalam rilis hariannya.

Namun demikian, kata Ibrahim, ekspor indonesia tidak banyak dari manufaktur sehingga komoditas ekspor yang di ekspor yang terkait komoditas masih dibutuhkan China untuk menopang pemulihan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rupiah Diprediksi Menguat ke Rp14.600-Rp15.100/USD di 2024

Dengan perlambatan ekonomi yang terjadi di China, menurutnya, pemerintah dan Bank Indonesia harus tetap waspada dan terus menerapkan strategi bauran ekonomi guna untuk memperkuat pondasi perekonomian Indonesia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNy80LzE1OTYxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Salah satunya Undang-Undang Omnibus Low Cipta Kerja sebagai penguatnya,&quot; tandas Ibrahim.



Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Kamis (15/6/2023) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.890- Rp14.960.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar rupiah melemah 43 poin di level Rp14.906 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Rabu (14/6/2023).

Menurut Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi, pelemahan rupiah sore ini didorong oleh kekhawatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi di China.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tekuk Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp14.840/USD Jelang Weekend

&quot;Perlambatan ekonomi China dikhawatirkan pasar dapat berdampak pada pelemahan kinerja ekspor Indonesia mengingat Negeri Tirai Bambu merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia,&quot; ujar Ibrahim dalam rilis hariannya.

Namun demikian, kata Ibrahim, ekspor indonesia tidak banyak dari manufaktur sehingga komoditas ekspor yang di ekspor yang terkait komoditas masih dibutuhkan China untuk menopang pemulihan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rupiah Diprediksi Menguat ke Rp14.600-Rp15.100/USD di 2024

Dengan perlambatan ekonomi yang terjadi di China, menurutnya, pemerintah dan Bank Indonesia harus tetap waspada dan terus menerapkan strategi bauran ekonomi guna untuk memperkuat pondasi perekonomian Indonesia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNy80LzE1OTYxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Salah satunya Undang-Undang Omnibus Low Cipta Kerja sebagai penguatnya,&quot; tandas Ibrahim.



Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Kamis (15/6/2023) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.890- Rp14.960.</content:encoded></item></channel></rss>
