<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos Tiktok Mau Investasi Rp148 Triliun? Begini Penjelasan Kemendag</title><description>Kemendag angkat bicara perihal beredarnya rumor TikTok berinvestasi di Kementerian Perdagangan sebesar Rp148 Triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/320/2831378/bos-tiktok-mau-investasi-rp148-triliun-begini-penjelasan-kemendag</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/320/2831378/bos-tiktok-mau-investasi-rp148-triliun-begini-penjelasan-kemendag"/><item><title>Bos Tiktok Mau Investasi Rp148 Triliun? Begini Penjelasan Kemendag</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/320/2831378/bos-tiktok-mau-investasi-rp148-triliun-begini-penjelasan-kemendag</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/320/2831378/bos-tiktok-mau-investasi-rp148-triliun-begini-penjelasan-kemendag</guid><pubDate>Kamis 15 Juni 2023 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/15/320/2831378/bos-tiktok-mau-investasi-rp148-triliun-begini-penjelasan-kemendag-iCYCq9kd9N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bos TikTok Mau Investasi Rp148 Triliun. (Foto: Okezone.com/Business Insider)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/15/320/2831378/bos-tiktok-mau-investasi-rp148-triliun-begini-penjelasan-kemendag-iCYCq9kd9N.jpg</image><title>Bos TikTok Mau Investasi Rp148 Triliun. (Foto: Okezone.com/Business Insider)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) angkat bicara perihal beredarnya rumor TikTok berinvestasi di Kementerian Perdagangan sebesar Rp148 Triliun.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Isy Karim menjelaskan, TikTok memang berkunjung ke kantor Kementerian Perdagangan pada Rabu 14 Juni 2023. Namun dalam pertemuan tersebut, CEO TikTok Shou Zi Chew bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan tidak membahas investasi, melainkan hanya membahas fitur-fitur TikTok yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk berjualan.

BACA JUGA:
Mendag Bertemu Bos TikTok Bahas Digitalisasi UMKM Indonesia

&quot;Itu hanya pertemuan, kemarin isinya perkenalan bahwa TikTok kan baru luncurkan TikTok shopping jadi ingin menyampaikan bahwa TikTok ada penambahan terkait TikTok shopping,&quot; ujar Isy saat ditemui MNC Portal di Kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (15/6/2023).
Kemudian, saat dikonfrimasi ihwal adakah rencana TikTok berinvestasi di Indonesia, Isy menegaskan hal itu belum ada pembicaraan lebih lanjut.

BACA JUGA:
Arie Kriting Tanggapi Konten TikTokers yang Sebut Bapak di NTT Tak Jujur

&quot;Belum, belum, General Agreement (Persetujuan Umum) saja belum. Saya sudah ke TikTok, belum ada jawaban,&quot; tegas Isy.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menerima kunjungan Chief Executive Officer (CEO) TikTok Shou Zi Chew di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Rabu (14/6).
Pada pertemuan tersebut CEO Shou mengungkapkan, kunjungannya ke Indonesia ingin bertemu dengan Menteri Perdagangan untuk mengungkapkan terima kasihnya secara langsung dukungan terhadap perkembangan TikTok, salah satunya dengan penerbitan izin TikTok Shop di Indonesia.Saat ini sebanyak 5 juta pelaku bisnis dari masyarakat Indonesia menggunakan platform Tiktok. Dari jumlah tersebut, mayoritas adalah UMKM dan 2 juta di antaranya berjualan melalui niaga elektronik TikTok Shop.
&amp;ldquo;Kita utamakan keamanan dan dan keselamatan. Saya ingin bekerja dengan regulator untuk memastikan bahwa TikTok akan aman untuk pengguna indonesia. Salah satu harapannya adalah barang Indonesia dapat dijual tak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri melalui platform TikTok,&amp;rdquo; imbuh CEO Shou.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) angkat bicara perihal beredarnya rumor TikTok berinvestasi di Kementerian Perdagangan sebesar Rp148 Triliun.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Isy Karim menjelaskan, TikTok memang berkunjung ke kantor Kementerian Perdagangan pada Rabu 14 Juni 2023. Namun dalam pertemuan tersebut, CEO TikTok Shou Zi Chew bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan tidak membahas investasi, melainkan hanya membahas fitur-fitur TikTok yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk berjualan.

BACA JUGA:
Mendag Bertemu Bos TikTok Bahas Digitalisasi UMKM Indonesia

&quot;Itu hanya pertemuan, kemarin isinya perkenalan bahwa TikTok kan baru luncurkan TikTok shopping jadi ingin menyampaikan bahwa TikTok ada penambahan terkait TikTok shopping,&quot; ujar Isy saat ditemui MNC Portal di Kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (15/6/2023).
Kemudian, saat dikonfrimasi ihwal adakah rencana TikTok berinvestasi di Indonesia, Isy menegaskan hal itu belum ada pembicaraan lebih lanjut.

BACA JUGA:
Arie Kriting Tanggapi Konten TikTokers yang Sebut Bapak di NTT Tak Jujur

&quot;Belum, belum, General Agreement (Persetujuan Umum) saja belum. Saya sudah ke TikTok, belum ada jawaban,&quot; tegas Isy.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menerima kunjungan Chief Executive Officer (CEO) TikTok Shou Zi Chew di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Rabu (14/6).
Pada pertemuan tersebut CEO Shou mengungkapkan, kunjungannya ke Indonesia ingin bertemu dengan Menteri Perdagangan untuk mengungkapkan terima kasihnya secara langsung dukungan terhadap perkembangan TikTok, salah satunya dengan penerbitan izin TikTok Shop di Indonesia.Saat ini sebanyak 5 juta pelaku bisnis dari masyarakat Indonesia menggunakan platform Tiktok. Dari jumlah tersebut, mayoritas adalah UMKM dan 2 juta di antaranya berjualan melalui niaga elektronik TikTok Shop.
&amp;ldquo;Kita utamakan keamanan dan dan keselamatan. Saya ingin bekerja dengan regulator untuk memastikan bahwa TikTok akan aman untuk pengguna indonesia. Salah satu harapannya adalah barang Indonesia dapat dijual tak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri melalui platform TikTok,&amp;rdquo; imbuh CEO Shou.</content:encoded></item></channel></rss>
