<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Telur Mahal, Mendag: Untuk Stabil Perlu Waktu Mungkin 2 Minggu Lagi</title><description>Harga telur ayam mengalami kenaikan di sejumlah daerah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/320/2831384/harga-telur-mahal-mendag-untuk-stabil-perlu-waktu-mungkin-2-minggu-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/320/2831384/harga-telur-mahal-mendag-untuk-stabil-perlu-waktu-mungkin-2-minggu-lagi"/><item><title>Harga Telur Mahal, Mendag: Untuk Stabil Perlu Waktu Mungkin 2 Minggu Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/320/2831384/harga-telur-mahal-mendag-untuk-stabil-perlu-waktu-mungkin-2-minggu-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/320/2831384/harga-telur-mahal-mendag-untuk-stabil-perlu-waktu-mungkin-2-minggu-lagi</guid><pubDate>Kamis 15 Juni 2023 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/15/320/2831384/harga-telur-mahal-mendag-untuk-stabil-perlu-waktu-mungkin-2-minggu-lagi-TpofaHxeiA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga telur ayam naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/15/320/2831384/harga-telur-mahal-mendag-untuk-stabil-perlu-waktu-mungkin-2-minggu-lagi-TpofaHxeiA.jpg</image><title>Harga telur ayam naik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Harga telur ayam mengalami kenaikan di sejumlah daerah. Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), secara nasional rata-rata harga telur dibanderol Rp32.600 per kilogram.
Jika dilihat lebih rinci, di Pasar Modern Maluku Utara sampai tembus Rp52.000 per kilogram (kg), kemudian Gorontalo tembus Rp42.000 per kg.

BACA JUGA:
Penyaluran Bansos Pangan Telur dan Daging Ayam Sudah 100%


Menanggapi hal itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menuturkan, kenaikan harga komoditas tersebut bukan tanpa faktor. Kata dia, itu dikarenakan banyak induk ayam yang dipotong untuk dijual pada saat lebaran kemarin. Sehingga, induk ayam yang semestinya memproduksi telur, jadi terhalang. Inilah yang menyebabkan produksi telur menipis, harga otomatis melonjak.
&quot;Gini, kemarin itu ayam terlalu murah terutama lebaran itu harganya Rp33.000,34.000 padahal kalau mau survive itu harganya 37.000-38.000. Nah kalau telur mau untung itu Rp28.000, tapi sekarang dijual Rp25.000,&quot; beber Zulhas saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (15/6/2023).

BACA JUGA:
Harga Telur Mahal, DPR Tegur Bapanas


&quot;Ayam yang induk telur aja dijual agar harganya naik, tapi harga telurnya kurang. Jika begitu, ayam belum saatnya menetes tapi sudah dipecahin, dicutting namanya, dibuang sehingga harga naik,&quot; tambah dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wMS80LzE2NjczNi81L3g4bGV6ZnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Oleh sebab itu, Zulhas bilang, saat ini pemerintah sedang berupaya  menambah jumlah indukan ayam agar bisa memproduksi telur lebih banyak.  Dengan begitu, pasokan telur dipasaran bisa tercukupi, dan harga bisa  kembali stabil.
Dia memproyeksikan, harga telur akan stabil kurang lebih dua minggu lagi sembari menunggu indukan ayam bertelur.
&quot;Untuk stabil perlu waktu lagi. Karena indukannya kan nggak cepat  jadi, sehingga perlu waktu kira-kira, ini sekarang sudah tiga minggu  mungkin dua minggu lagi,&quot; pungkas Zulhas.
</description><content:encoded>JAKARTA - Harga telur ayam mengalami kenaikan di sejumlah daerah. Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), secara nasional rata-rata harga telur dibanderol Rp32.600 per kilogram.
Jika dilihat lebih rinci, di Pasar Modern Maluku Utara sampai tembus Rp52.000 per kilogram (kg), kemudian Gorontalo tembus Rp42.000 per kg.

BACA JUGA:
Penyaluran Bansos Pangan Telur dan Daging Ayam Sudah 100%


Menanggapi hal itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menuturkan, kenaikan harga komoditas tersebut bukan tanpa faktor. Kata dia, itu dikarenakan banyak induk ayam yang dipotong untuk dijual pada saat lebaran kemarin. Sehingga, induk ayam yang semestinya memproduksi telur, jadi terhalang. Inilah yang menyebabkan produksi telur menipis, harga otomatis melonjak.
&quot;Gini, kemarin itu ayam terlalu murah terutama lebaran itu harganya Rp33.000,34.000 padahal kalau mau survive itu harganya 37.000-38.000. Nah kalau telur mau untung itu Rp28.000, tapi sekarang dijual Rp25.000,&quot; beber Zulhas saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (15/6/2023).

BACA JUGA:
Harga Telur Mahal, DPR Tegur Bapanas


&quot;Ayam yang induk telur aja dijual agar harganya naik, tapi harga telurnya kurang. Jika begitu, ayam belum saatnya menetes tapi sudah dipecahin, dicutting namanya, dibuang sehingga harga naik,&quot; tambah dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wMS80LzE2NjczNi81L3g4bGV6ZnU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Oleh sebab itu, Zulhas bilang, saat ini pemerintah sedang berupaya  menambah jumlah indukan ayam agar bisa memproduksi telur lebih banyak.  Dengan begitu, pasokan telur dipasaran bisa tercukupi, dan harga bisa  kembali stabil.
Dia memproyeksikan, harga telur akan stabil kurang lebih dua minggu lagi sembari menunggu indukan ayam bertelur.
&quot;Untuk stabil perlu waktu lagi. Karena indukannya kan nggak cepat  jadi, sehingga perlu waktu kira-kira, ini sekarang sudah tiga minggu  mungkin dua minggu lagi,&quot; pungkas Zulhas.
</content:encoded></item></channel></rss>
