<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Targetkan Pendapatan BUMN Rp3.000 Triliun di 2024   </title><description>Erick Thohir memasang target revenue atau pendapatan BUMN di 2024 mencapai Rp3.000 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/320/2831471/erick-thohir-targetkan-pendapatan-bumn-rp3-000-triliun-di-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/320/2831471/erick-thohir-targetkan-pendapatan-bumn-rp3-000-triliun-di-2024"/><item><title>Erick Thohir Targetkan Pendapatan BUMN Rp3.000 Triliun di 2024   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/320/2831471/erick-thohir-targetkan-pendapatan-bumn-rp3-000-triliun-di-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/320/2831471/erick-thohir-targetkan-pendapatan-bumn-rp3-000-triliun-di-2024</guid><pubDate>Kamis 15 Juni 2023 16:38 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/15/320/2831471/erick-thohir-targetkan-pendapatan-bumn-rp3-000-triliun-di-2024-y8D6FeBMpo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/15/320/2831471/erick-thohir-targetkan-pendapatan-bumn-rp3-000-triliun-di-2024-y8D6FeBMpo.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memasang target revenue atau pendapatan BUMN di 2024 mencapai Rp3.000 triliun. Sedangkan net income atau pendapatan bersih di angka Rp250 triliun.
Proyeksi kinerja keuangan perseroan berdasarkan kinerja tahun buku 2023. Erick mengatakan meski terdapat tantangan, lantaran makro ekonomi global masih tertekan, pihaknya optimis net income dan revenue perseroan bisa direalisasikan.

BACA JUGA:
Erick Thohir Rapat Tertutup Bareng DPR Bahas IPO PHE hingga PalmCo

&quot;Kalau kita lihat beberapa negara sendiri masih mengalami, tentu inflasi tinggi dan supply chain yang terganggu. Tapi kami tetap di Kementerian BUMN paling tidak berusaha menyamakan dividen yang kita berikan seperti tahun ini, sebenarnya walaupun cukup berat,&quot; ujar Erick dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (15/6/2023).
Untuk Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) BUMN tahun depan dipatok di level Rp600 triliun.

BACA JUGA:
Erick Thohir Rombak Direksi Antam, Berikut Susunan Terbarunya

Erick menyebut bila nominal dari target revenue, net income, hingga EBITDA bisa diperoleh, maka dividen yang akan dikontribusikan BUMN kepada negara pada tahun depan mencapai Rp Rp80,2 triliun.
&quot;Nah, jadi angkanya kalau ini tercapai, angka Rp80,2 triliun (dividen) untuk tahun 2023 (tahun buku) yang diberikan 2023 ini Insya Allah bisa tercapai, asal angka besar ini tercapai,&quot; ucapnya.Besaran dividen yang akan disetorkan perusahaan pelat merah ke negara tahun ini sebesar Rp80,2 triliun. Namun, jumlah tersebut tidak dikontribusikan seluruh BUMN.
&quot;Inilah kenapa nanti kita dorong juga tidak bisa yang namanya dividen ini bergantung hanya dari Himbara, tetapi kita mendorong kelompok-kelompok usaha lain untuk bisa melakukan dividen yang baik sehingga angka-angka ini bisa terjaga,&quot; kata dia.
&quot;Tapi kami tetap di kementerian BUMN paling tidak berusaha menyamakan dividen yang kita berikan seperti tahun ini, sebenarnya walaupun cukup berat,&quot; lanjut Erick.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memasang target revenue atau pendapatan BUMN di 2024 mencapai Rp3.000 triliun. Sedangkan net income atau pendapatan bersih di angka Rp250 triliun.
Proyeksi kinerja keuangan perseroan berdasarkan kinerja tahun buku 2023. Erick mengatakan meski terdapat tantangan, lantaran makro ekonomi global masih tertekan, pihaknya optimis net income dan revenue perseroan bisa direalisasikan.

BACA JUGA:
Erick Thohir Rapat Tertutup Bareng DPR Bahas IPO PHE hingga PalmCo

&quot;Kalau kita lihat beberapa negara sendiri masih mengalami, tentu inflasi tinggi dan supply chain yang terganggu. Tapi kami tetap di Kementerian BUMN paling tidak berusaha menyamakan dividen yang kita berikan seperti tahun ini, sebenarnya walaupun cukup berat,&quot; ujar Erick dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (15/6/2023).
Untuk Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) BUMN tahun depan dipatok di level Rp600 triliun.

BACA JUGA:
Erick Thohir Rombak Direksi Antam, Berikut Susunan Terbarunya

Erick menyebut bila nominal dari target revenue, net income, hingga EBITDA bisa diperoleh, maka dividen yang akan dikontribusikan BUMN kepada negara pada tahun depan mencapai Rp Rp80,2 triliun.
&quot;Nah, jadi angkanya kalau ini tercapai, angka Rp80,2 triliun (dividen) untuk tahun 2023 (tahun buku) yang diberikan 2023 ini Insya Allah bisa tercapai, asal angka besar ini tercapai,&quot; ucapnya.Besaran dividen yang akan disetorkan perusahaan pelat merah ke negara tahun ini sebesar Rp80,2 triliun. Namun, jumlah tersebut tidak dikontribusikan seluruh BUMN.
&quot;Inilah kenapa nanti kita dorong juga tidak bisa yang namanya dividen ini bergantung hanya dari Himbara, tetapi kita mendorong kelompok-kelompok usaha lain untuk bisa melakukan dividen yang baik sehingga angka-angka ini bisa terjaga,&quot; kata dia.
&quot;Tapi kami tetap di kementerian BUMN paling tidak berusaha menyamakan dividen yang kita berikan seperti tahun ini, sebenarnya walaupun cukup berat,&quot; lanjut Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
