<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Basuki Siapkan Rp2,1 Triliun untuk Program Padat Karya Tunai</title><description>Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya mempercepat pelaksanaan program Padat Karya Tunai</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/470/2831125/menteri-basuki-siapkan-rp2-1-triliun-untuk-program-padat-karya-tunai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/470/2831125/menteri-basuki-siapkan-rp2-1-triliun-untuk-program-padat-karya-tunai"/><item><title>Menteri Basuki Siapkan Rp2,1 Triliun untuk Program Padat Karya Tunai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/470/2831125/menteri-basuki-siapkan-rp2-1-triliun-untuk-program-padat-karya-tunai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/470/2831125/menteri-basuki-siapkan-rp2-1-triliun-untuk-program-padat-karya-tunai</guid><pubDate>Kamis 15 Juni 2023 08:50 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/15/470/2831125/menteri-basuki-siapkan-rp2-1-triliun-untuk-program-padat-karya-tunai-5KXKstQdCG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PUPR percepat program padat karya tunai (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/15/470/2831125/menteri-basuki-siapkan-rp2-1-triliun-untuk-program-padat-karya-tunai-5KXKstQdCG.jpg</image><title>PUPR percepat program padat karya tunai (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya mempercepat pelaksanaan program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) Tahun Anggaran (TA) 2023 guna mendistribusikan anggaran infrastruktur kerakyatan hingga ke desa/pelosok serta mendorong perekonomian masyarakat dan memperluas lapangan pekerjaan.
Alokasi anggaran PKT bidang permukiman TA 2023 sebesar Rp2,1 triliun dengan progres penyerapan keuangan hingga Semester I tahun 2023 (per 12 Juni 2023) sudah 42,47% dan pekerjaan fisik mencapai 13,38%.

BACA JUGA:
Menteri PUPR Kucurkan Rp300 Miliar Bangun Bandara VVIP IKN

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengatakan alokasi anggaran Padat Karya Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR TA 2023 disalurkan melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), dukungan Sanitasi Pondok Pesantren, Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), dan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).
&amp;ldquo;Berdasarkan pemantauan sampai saat ini terdata sudah menyerap tenaga kerja sebanyak 15.639 orang dari rencana total penyerapan tenaga kerja sebanyak 62.000 orang,&amp;rdquo; kata Diana Kusumastuti dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (15/6/2023).

BACA JUGA:
Menteri PUPR Pastikan Proyek Tol Getaci 108 Km Dilanjutkan hingga Ciamis

Program padat karya bidang permukiman lainnya adalah pembangunan sanitasi Pondok Pesantren/Lembaga Pendidikan Keagamaan yang tersebar di 1.550 lokasi di Indonesia. Pelaksanaan program ini di antaranya pembangunan bangunan MCK yang terdiri dari bilik mandi dan kakus/toilet, tempat wudhu, tempat cuci tangan dan tempat cuci pakaian serta instalasi pengolahan air limbah domestic dengan progres fisik 13,37% dan menyerap 2.533 tenaga kerja.


Kemudian TPS3R di 307 lokasi dengan capai penyerapan tenaga kerja 528  orang. Pembangunan TPS-3R dengan melibatkan masyarakat diharapkan tidak  hanya mengurangi kuantitas sampah dari sumbernya, tetapi juga  memberikan pembelajaran serta praktik langsung kepada masyarakat dalam  pengelolaan sampah, sementara di sisi lain juga terjadi penyerapan  tenaga kerja karena dilaksanakan dengan skema padat karya.
Terakhir, program PISEW yang dilaksanakan di 1.340 kecamatan di  Indonesia. Saat ini progres fisik keseluruhan sudah mencapai 15,89% dan  telah berkontribusi menyerap dengan serapan tenaga kerja 5.106 orang.  Program PISEW dilakukan melalui dukungan infrastruktur dasar di skala  kawasan seperti perbaikan saluran drainase dan perbaikan jalan  lingkungan untuk mendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat.
&amp;ldquo;Dengan mempertimbangkan waktu pelaksanaan, proses verifikasi dan  penetapan penerima manfaat program PKT tahun 2023 yang memenuhi kriteria  akan ditutup paling lambat akhir Juni 2023,&amp;rdquo; pungkas Diana.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya mempercepat pelaksanaan program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) Tahun Anggaran (TA) 2023 guna mendistribusikan anggaran infrastruktur kerakyatan hingga ke desa/pelosok serta mendorong perekonomian masyarakat dan memperluas lapangan pekerjaan.
Alokasi anggaran PKT bidang permukiman TA 2023 sebesar Rp2,1 triliun dengan progres penyerapan keuangan hingga Semester I tahun 2023 (per 12 Juni 2023) sudah 42,47% dan pekerjaan fisik mencapai 13,38%.

BACA JUGA:
Menteri PUPR Kucurkan Rp300 Miliar Bangun Bandara VVIP IKN

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengatakan alokasi anggaran Padat Karya Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR TA 2023 disalurkan melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), dukungan Sanitasi Pondok Pesantren, Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), dan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).
&amp;ldquo;Berdasarkan pemantauan sampai saat ini terdata sudah menyerap tenaga kerja sebanyak 15.639 orang dari rencana total penyerapan tenaga kerja sebanyak 62.000 orang,&amp;rdquo; kata Diana Kusumastuti dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (15/6/2023).

BACA JUGA:
Menteri PUPR Pastikan Proyek Tol Getaci 108 Km Dilanjutkan hingga Ciamis

Program padat karya bidang permukiman lainnya adalah pembangunan sanitasi Pondok Pesantren/Lembaga Pendidikan Keagamaan yang tersebar di 1.550 lokasi di Indonesia. Pelaksanaan program ini di antaranya pembangunan bangunan MCK yang terdiri dari bilik mandi dan kakus/toilet, tempat wudhu, tempat cuci tangan dan tempat cuci pakaian serta instalasi pengolahan air limbah domestic dengan progres fisik 13,37% dan menyerap 2.533 tenaga kerja.


Kemudian TPS3R di 307 lokasi dengan capai penyerapan tenaga kerja 528  orang. Pembangunan TPS-3R dengan melibatkan masyarakat diharapkan tidak  hanya mengurangi kuantitas sampah dari sumbernya, tetapi juga  memberikan pembelajaran serta praktik langsung kepada masyarakat dalam  pengelolaan sampah, sementara di sisi lain juga terjadi penyerapan  tenaga kerja karena dilaksanakan dengan skema padat karya.
Terakhir, program PISEW yang dilaksanakan di 1.340 kecamatan di  Indonesia. Saat ini progres fisik keseluruhan sudah mencapai 15,89% dan  telah berkontribusi menyerap dengan serapan tenaga kerja 5.106 orang.  Program PISEW dilakukan melalui dukungan infrastruktur dasar di skala  kawasan seperti perbaikan saluran drainase dan perbaikan jalan  lingkungan untuk mendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat.
&amp;ldquo;Dengan mempertimbangkan waktu pelaksanaan, proses verifikasi dan  penetapan penerima manfaat program PKT tahun 2023 yang memenuhi kriteria  akan ditutup paling lambat akhir Juni 2023,&amp;rdquo; pungkas Diana.</content:encoded></item></channel></rss>
