<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha UEA Minat Investasi Energi Ramah Lingkungan di IKN Nusantara</title><description>Perusahaan energi bersih yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab sampaikan ketertarikannya untuk jajaki investasidi IKN Nusantara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/470/2831178/pengusaha-uea-minat-investasi-energi-ramah-lingkungan-di-ikn-nusantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/470/2831178/pengusaha-uea-minat-investasi-energi-ramah-lingkungan-di-ikn-nusantara"/><item><title>Pengusaha UEA Minat Investasi Energi Ramah Lingkungan di IKN Nusantara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/470/2831178/pengusaha-uea-minat-investasi-energi-ramah-lingkungan-di-ikn-nusantara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/15/470/2831178/pengusaha-uea-minat-investasi-energi-ramah-lingkungan-di-ikn-nusantara</guid><pubDate>Kamis 15 Juni 2023 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/15/470/2831178/pengusaha-uea-minat-investasi-energi-ramah-lingkungan-di-ikn-nusantara-9AaDYMofEC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengusaha UEA minat investasi di IKN Nusantara (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/15/470/2831178/pengusaha-uea-minat-investasi-energi-ramah-lingkungan-di-ikn-nusantara-9AaDYMofEC.jpg</image><title>Pengusaha UEA minat investasi di IKN Nusantara (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan energi bersih yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab sampaikan ketertarikannya untuk jajaki investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ketertarikan tersebut disampaikan oleh perusahaan Masdar seusai mengunjungi kawasan pembangunan IKN.
&amp;ldquo;Alhamdulillah kami mendapatkan satu LoI (letter of intent) dari Masdar salah satu perusahaan yang bergerak di bidang renewable energy,&amp;rdquo; ujar Direktur Pendanaan, Kedeputian Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Insyafiah melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (15/06/2023).

BACA JUGA:
Pak Bas Ajak Pengusaha Jerman Ikut Bangun IKN Nusantara


Masdar merupakan perusahaan yang berfokus pada pengembangan, investasi, dan operasi proyek-proyek energi terbarukan. Mereka mengembangkan teknologi-teknologi energi masa depan seperti energi surya, energi angin, energi air, dan energi limbang untuk menghasilkan energi bersih dan berkelanjutan.
Hal ini sesuai dengan visi IKN untuk mengembangkan kota berkelanjutan di dunia melalui pengelolaan sumber daya bersih, untuk mewujudkan target net zero emission di IKN pada tahun 2045.

BACA JUGA:
Pengusaha Prancis Sampaikan Minat Investasi di IKN Nusantara


Dalam kunjungannya Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan Kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), mendampingi perwakilan dari beberapa pengusaha asal Uni Emirat Arab.
Kunjungan diawali dari Bendungan Sepaku Semoi untuk melihat bendungan yang akan mendukung kebutuhan air baku dan pengendalian banjir di IKN. Bendungan ini merupakan infrastruktur dasar yang dibangun paling awal guna menyuplai kebutuhan air baku sebesar 2.500 liter/detik. Progres konstruksi saat ini sudah mencapai 91% dan akan segera diresmikan tahun ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE4OC81L3g4a3lkdzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian rombongan menuju ke Titik Nol Nusantara, Sumbu Kebangsaan  Barat, dan proyek bangunan Gedung Istana Negara dan lapangan upacara.  &amp;ldquo;Kami terkesan setelah melihat progres pembangunan yang cukup masif di  lapangan,&amp;rdquo; ungkap Director of Development Masdar Dony Suryaman.
Dony juga mengungkapkan bahwa ia tertarik untuk melanjutkan LoI yang  telah disampaikan ke tahap selanjutnya, &amp;ldquo;Sebagai bentuk komimen Masdar  untuk mengembangkan energi bersih di Indonesia, Masdar berminat untuk  berkontribusi dalam pengembangan energi bersih di IKN dalam skema bisnis  yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.&amp;rdquo;
Ia melanjutkan, Masdar memiliki ambisi yang besar dalam pengembangan  renewable energy. Pada tahun 2030 Masdar menargetkan untuk memiliki  Portfolio 100 GW RE di Indonesia. Masdar telah berinvestasi di Cirata  145 ME FPV project, Pertamina Geothermal Energi untuk pengembangan  Geothermal dan Masdar Mitra Solar Radiance untuk pengembangan RE di  C&amp;amp;I market.</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan energi bersih yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab sampaikan ketertarikannya untuk jajaki investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ketertarikan tersebut disampaikan oleh perusahaan Masdar seusai mengunjungi kawasan pembangunan IKN.
&amp;ldquo;Alhamdulillah kami mendapatkan satu LoI (letter of intent) dari Masdar salah satu perusahaan yang bergerak di bidang renewable energy,&amp;rdquo; ujar Direktur Pendanaan, Kedeputian Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Insyafiah melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (15/06/2023).

BACA JUGA:
Pak Bas Ajak Pengusaha Jerman Ikut Bangun IKN Nusantara


Masdar merupakan perusahaan yang berfokus pada pengembangan, investasi, dan operasi proyek-proyek energi terbarukan. Mereka mengembangkan teknologi-teknologi energi masa depan seperti energi surya, energi angin, energi air, dan energi limbang untuk menghasilkan energi bersih dan berkelanjutan.
Hal ini sesuai dengan visi IKN untuk mengembangkan kota berkelanjutan di dunia melalui pengelolaan sumber daya bersih, untuk mewujudkan target net zero emission di IKN pada tahun 2045.

BACA JUGA:
Pengusaha Prancis Sampaikan Minat Investasi di IKN Nusantara


Dalam kunjungannya Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan Kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), mendampingi perwakilan dari beberapa pengusaha asal Uni Emirat Arab.
Kunjungan diawali dari Bendungan Sepaku Semoi untuk melihat bendungan yang akan mendukung kebutuhan air baku dan pengendalian banjir di IKN. Bendungan ini merupakan infrastruktur dasar yang dibangun paling awal guna menyuplai kebutuhan air baku sebesar 2.500 liter/detik. Progres konstruksi saat ini sudah mencapai 91% dan akan segera diresmikan tahun ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE4OC81L3g4a3lkdzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian rombongan menuju ke Titik Nol Nusantara, Sumbu Kebangsaan  Barat, dan proyek bangunan Gedung Istana Negara dan lapangan upacara.  &amp;ldquo;Kami terkesan setelah melihat progres pembangunan yang cukup masif di  lapangan,&amp;rdquo; ungkap Director of Development Masdar Dony Suryaman.
Dony juga mengungkapkan bahwa ia tertarik untuk melanjutkan LoI yang  telah disampaikan ke tahap selanjutnya, &amp;ldquo;Sebagai bentuk komimen Masdar  untuk mengembangkan energi bersih di Indonesia, Masdar berminat untuk  berkontribusi dalam pengembangan energi bersih di IKN dalam skema bisnis  yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.&amp;rdquo;
Ia melanjutkan, Masdar memiliki ambisi yang besar dalam pengembangan  renewable energy. Pada tahun 2030 Masdar menargetkan untuk memiliki  Portfolio 100 GW RE di Indonesia. Masdar telah berinvestasi di Cirata  145 ME FPV project, Pertamina Geothermal Energi untuk pengembangan  Geothermal dan Masdar Mitra Solar Radiance untuk pengembangan RE di  C&amp;amp;I market.</content:encoded></item></channel></rss>
