<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Tak Ingin Setoran Dividen BUMN Bergantung pada Himbara</title><description>Kementerian BUMN menargetkan dividen 2024 tidak hanya didominasi bank-bank negara saja</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/16/320/2831931/erick-thohir-tak-ingin-setoran-dividen-bumn-bergantung-pada-himbara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/16/320/2831931/erick-thohir-tak-ingin-setoran-dividen-bumn-bergantung-pada-himbara"/><item><title>Erick Thohir Tak Ingin Setoran Dividen BUMN Bergantung pada Himbara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/16/320/2831931/erick-thohir-tak-ingin-setoran-dividen-bumn-bergantung-pada-himbara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/16/320/2831931/erick-thohir-tak-ingin-setoran-dividen-bumn-bergantung-pada-himbara</guid><pubDate>Jum'at 16 Juni 2023 12:16 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/16/320/2831931/erick-thohir-tak-ingin-setoran-dividen-bumn-bergantung-pada-himbara-2Ls0QeKVj0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/16/320/2831931/erick-thohir-tak-ingin-setoran-dividen-bumn-bergantung-pada-himbara-2Ls0QeKVj0.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian BUMN menargetkan dividen 2024 tidak hanya didominasi bank-bank negara saja. Dari lini bisnis lainnya juga didorong supaya bisa menyetor dividen dengan jumlah yang fantastis.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mematok nominal dividen tahun depan Rp80,2 triliun. Angka ini sama dengan dikontribusikan perusahaan pelat merah tahun ini.

BACA JUGA:
Erick Thohir Targetkan Dividen BUMN Rp80 Triliun di 2024

&quot;Inilah kenapa nanti kita dorong juga tidak bisa yang namanya dividen ini bergantung hanya dari Himbara, tetapi kita mendorong kelompok-kelompok usaha lain untuk bisa melakukan dividen yang baik, sehingga angka-angka ini bisa terjaga,&quot; ungkap Erick saat rapat kerja (raker) bersama Komisi VI DPR RI, dikutip Jumat (16/6/2023).
Untuk merealisasikan nilai dividen 2024, Erick mematok revenue atau pendapatan BUMN sebesar Rp3.000 triliun. Sedangkan net income atau pendapatan bersih di angka Rp250 triliun.
Untuk Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) BUMN tahun depan dipatok di level Rp600 triliun.

BACA JUGA:
Setoran Dividen BUMN Dipatok Rp80,2 Triliun, Pertamina Jadi Penyumbang Terbesar

Proyeksi kinerja keuangan perseroan berdasarkan kinerja tahun buku 2023. Erick mengatakan meski terdapat tantangan, lantaran makro ekonomi global masih tertekan, pihaknya optimis net income dan revenue perseroan bisa dicapai.
&quot;Nah, jadi angkanya kalau ini tercapai, angka Rp80,2 triliun (dividen) untuk tahun 2023 (tahun buku) yang diberikan 2023 ini Insya Allah bisa tercapai, asal angka besar ini tercapai,&quot; ucapnya.Untuk diketahui, total dividen yang dikontribusikan BUMN ke negara pada tahun ini berada di posisi Rp80,2 triliun. Setoran itu diberikan perusahaan dengan status terbuka (Tbk) dan tertutup (Persero).
&quot;Dari Rp80,2 triliun sama, kalau kita lihat dari yang BUMN Tbk kurang lebih kita prediksi Rp53,7 triliun, lalu kalau yang non Tbk ini Rp26,5 triliun,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian BUMN menargetkan dividen 2024 tidak hanya didominasi bank-bank negara saja. Dari lini bisnis lainnya juga didorong supaya bisa menyetor dividen dengan jumlah yang fantastis.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mematok nominal dividen tahun depan Rp80,2 triliun. Angka ini sama dengan dikontribusikan perusahaan pelat merah tahun ini.

BACA JUGA:
Erick Thohir Targetkan Dividen BUMN Rp80 Triliun di 2024

&quot;Inilah kenapa nanti kita dorong juga tidak bisa yang namanya dividen ini bergantung hanya dari Himbara, tetapi kita mendorong kelompok-kelompok usaha lain untuk bisa melakukan dividen yang baik, sehingga angka-angka ini bisa terjaga,&quot; ungkap Erick saat rapat kerja (raker) bersama Komisi VI DPR RI, dikutip Jumat (16/6/2023).
Untuk merealisasikan nilai dividen 2024, Erick mematok revenue atau pendapatan BUMN sebesar Rp3.000 triliun. Sedangkan net income atau pendapatan bersih di angka Rp250 triliun.
Untuk Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) BUMN tahun depan dipatok di level Rp600 triliun.

BACA JUGA:
Setoran Dividen BUMN Dipatok Rp80,2 Triliun, Pertamina Jadi Penyumbang Terbesar

Proyeksi kinerja keuangan perseroan berdasarkan kinerja tahun buku 2023. Erick mengatakan meski terdapat tantangan, lantaran makro ekonomi global masih tertekan, pihaknya optimis net income dan revenue perseroan bisa dicapai.
&quot;Nah, jadi angkanya kalau ini tercapai, angka Rp80,2 triliun (dividen) untuk tahun 2023 (tahun buku) yang diberikan 2023 ini Insya Allah bisa tercapai, asal angka besar ini tercapai,&quot; ucapnya.Untuk diketahui, total dividen yang dikontribusikan BUMN ke negara pada tahun ini berada di posisi Rp80,2 triliun. Setoran itu diberikan perusahaan dengan status terbuka (Tbk) dan tertutup (Persero).
&quot;Dari Rp80,2 triliun sama, kalau kita lihat dari yang BUMN Tbk kurang lebih kita prediksi Rp53,7 triliun, lalu kalau yang non Tbk ini Rp26,5 triliun,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
