<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Referensi CPO Turun Jadi USD 723,45/MT pada Periode 16-30 Juni 2023</title><description>Kementerian Perdagangan menyampaikan, Harga Referensi (HR) produk minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) periode 16&amp;ndash;30 Juni 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/17/320/2832371/harga-referensi-cpo-turun-jadi-usd-723-45-mt-pada-periode-16-30-juni-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/17/320/2832371/harga-referensi-cpo-turun-jadi-usd-723-45-mt-pada-periode-16-30-juni-2023"/><item><title>Harga Referensi CPO Turun Jadi USD 723,45/MT pada Periode 16-30 Juni 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/17/320/2832371/harga-referensi-cpo-turun-jadi-usd-723-45-mt-pada-periode-16-30-juni-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/17/320/2832371/harga-referensi-cpo-turun-jadi-usd-723-45-mt-pada-periode-16-30-juni-2023</guid><pubDate>Sabtu 17 Juni 2023 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/17/320/2832371/harga-referensi-cpo-turun-jadi-usd-723-45-mt-pada-periode-16-30-juni-2023-j83cRKaRo7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sawit. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/17/320/2832371/harga-referensi-cpo-turun-jadi-usd-723-45-mt-pada-periode-16-30-juni-2023-j83cRKaRo7.jpg</image><title>Sawit. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perdagangan menyampaikan, Harga Referensi (HR) produk minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) periode 16&amp;ndash;30 Juni 2023 yakni USD 723,45/MT.

Harga tersebut untuk penetapan bea keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (tarif BLU BPDP-KS) atau biasa dikenal sebagai Pungutan Ekspor (PE).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Referensi CPO Turun pada Periode Juni 2023, Ini Rinciannya

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Budi Santoso mengatakan, nilai ini turun USD 88,23 atau 10,87% dibanding periode 1&amp;ndash;15 Juni 2023 yang tercatat USD 811,68/MT.

Penetapan ini tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1040 Tahun 2023 tentang Harga Referensi Crude Palm Oil yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit periode 16&amp;ndash;30 Juni 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pembentukan Palm Co Bisa Tingkatkan Nilai Tambah CPO Dalam Negeri

&amp;ldquo;Saat ini HR CPO turun menjauhi ambang batas sebesar USD 680/MT. Merujuk pada PMK yang berlaku saat ini maka pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 3/MT dan PE CPO sebesar USD 65/MT untuk periode 16&amp;mdash;30 Juni 2023,&amp;rdquo; kata Budi dalam keterangan resmi, Sabtu (17/6/2023).

BK CPO periode 16&amp;ndash;30 Juni 2023 merujuk pada kolom angka 3 lampiran huruf C Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK/0.10/2022 jo. Nomor 123/PMK.010/2022 sebesar USD 3/MT.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wMS8xLzE2NjcyNS81L3g4bGV4eWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, PE CPO periode tersebut merujuk pada lampiran huruf C Peraturan Menteri Keuangan Nomor 103/PMK.05/2022 jo. Nomor 154/PMK.05/2022 sebesar USD 65/MT. Nilai BK dan PE CPO tersebut menurun dibandingkan periode 1&amp;ndash;15 Juni 2023.



Menurut Budi, penurunan HR CPO dipengaruhi beberapa faktor, antara lain melambatnya permintaan atas kelapa sawit dunia akibat peningkatan stok.



&quot;Selain itu, terjadi penurunan harga minyak nabati lainnya seperti kedelai yang menyebabkan menurunnya ekspor kelapa sawit dari Malaysia, penurunan kurs Ringgit Malaysia terhadap Dolar Amerika Serika, serta kekhawatiran pasar terkait peningkatan pasokan produksi kelapa sawit global dari Indonesia dan Malaysia,&quot; pungkasnya.



</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perdagangan menyampaikan, Harga Referensi (HR) produk minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) periode 16&amp;ndash;30 Juni 2023 yakni USD 723,45/MT.

Harga tersebut untuk penetapan bea keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (tarif BLU BPDP-KS) atau biasa dikenal sebagai Pungutan Ekspor (PE).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Referensi CPO Turun pada Periode Juni 2023, Ini Rinciannya

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Budi Santoso mengatakan, nilai ini turun USD 88,23 atau 10,87% dibanding periode 1&amp;ndash;15 Juni 2023 yang tercatat USD 811,68/MT.

Penetapan ini tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1040 Tahun 2023 tentang Harga Referensi Crude Palm Oil yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit periode 16&amp;ndash;30 Juni 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pembentukan Palm Co Bisa Tingkatkan Nilai Tambah CPO Dalam Negeri

&amp;ldquo;Saat ini HR CPO turun menjauhi ambang batas sebesar USD 680/MT. Merujuk pada PMK yang berlaku saat ini maka pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 3/MT dan PE CPO sebesar USD 65/MT untuk periode 16&amp;mdash;30 Juni 2023,&amp;rdquo; kata Budi dalam keterangan resmi, Sabtu (17/6/2023).

BK CPO periode 16&amp;ndash;30 Juni 2023 merujuk pada kolom angka 3 lampiran huruf C Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK/0.10/2022 jo. Nomor 123/PMK.010/2022 sebesar USD 3/MT.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wMS8xLzE2NjcyNS81L3g4bGV4eWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, PE CPO periode tersebut merujuk pada lampiran huruf C Peraturan Menteri Keuangan Nomor 103/PMK.05/2022 jo. Nomor 154/PMK.05/2022 sebesar USD 65/MT. Nilai BK dan PE CPO tersebut menurun dibandingkan periode 1&amp;ndash;15 Juni 2023.



Menurut Budi, penurunan HR CPO dipengaruhi beberapa faktor, antara lain melambatnya permintaan atas kelapa sawit dunia akibat peningkatan stok.



&quot;Selain itu, terjadi penurunan harga minyak nabati lainnya seperti kedelai yang menyebabkan menurunnya ekspor kelapa sawit dari Malaysia, penurunan kurs Ringgit Malaysia terhadap Dolar Amerika Serika, serta kekhawatiran pasar terkait peningkatan pasokan produksi kelapa sawit global dari Indonesia dan Malaysia,&quot; pungkasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
