<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Batu Bara (COAL) Absen Bagi Dividen, Laba Dipakai untuk Modal Usaha</title><description>Emiten pertambangan batu bara PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) absen membagikan dividen tunai pada tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/278/2833411/emiten-batu-bara-coal-absen-bagi-dividen-laba-dipakai-untuk-modal-usaha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/278/2833411/emiten-batu-bara-coal-absen-bagi-dividen-laba-dipakai-untuk-modal-usaha"/><item><title>Emiten Batu Bara (COAL) Absen Bagi Dividen, Laba Dipakai untuk Modal Usaha</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/278/2833411/emiten-batu-bara-coal-absen-bagi-dividen-laba-dipakai-untuk-modal-usaha</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/278/2833411/emiten-batu-bara-coal-absen-bagi-dividen-laba-dipakai-untuk-modal-usaha</guid><pubDate>Senin 19 Juni 2023 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/19/278/2833411/emiten-batu-bara-coal-absen-bagi-dividen-laba-dipakai-untuk-modal-usaha-BF2rtK2jKe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">COAL absen bagi dividen (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/19/278/2833411/emiten-batu-bara-coal-absen-bagi-dividen-laba-dipakai-untuk-modal-usaha-BF2rtK2jKe.jpg</image><title>COAL absen bagi dividen (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Emiten pertambangan batu bara PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) absen membagikan dividen tunai pada tahun ini.
Perseroan mengalokasikan mayoritas laba bersih sebesar Rp90,9 miliar sebagai laba ditahan alias modal untuk pengembangan usaha.

BACA JUGA:
Perusahaan Kendaraan Listrik Milik Bakrie (VKTR) Jadi Emiten Pengembangan-Produksi KBLBB Pertama


Keputusan ini resmi ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, dikutip dari risalah rapat, Senin (19/6/2023).
Secara rinci, COAL menetapkan laba bersih tahun buku 2022 sebesar Rp90,94 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp100 juta masuk sebagai cadangan, sedangkan sisanya ditahan ke dalam modal.

BACA JUGA:
VKTR Teknologi Jadi Emiten ke-43 BEI di Tahun Ini


Menilik posisi neraca per 31 Desember 2022, COAL masih menggenggam saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp115,91 miliar. Angka ini meningkat cukup signifikan jika dibandingkan akhir 2021 sebesar Rp26,06 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun jumlah tersebut bertambah menjadi Rp124,13 miliar hingga akhir  Maret 2023, menyusul masuknya laba bersih senilai Rp8,21 miliar.  Diketahui, laba COAL selama tiga bulan pertama 2023 merosot hampir 70  persen jika dibandingkan periode sama tahun 2022.
Penurunan laba terjadi meskipun penjualan batu bara perseroan  meningkat 133,3 persen menjadi Rp186,36 miliar, dari sebelumnya Rp79,87  miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Emiten pertambangan batu bara PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) absen membagikan dividen tunai pada tahun ini.
Perseroan mengalokasikan mayoritas laba bersih sebesar Rp90,9 miliar sebagai laba ditahan alias modal untuk pengembangan usaha.

BACA JUGA:
Perusahaan Kendaraan Listrik Milik Bakrie (VKTR) Jadi Emiten Pengembangan-Produksi KBLBB Pertama


Keputusan ini resmi ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, dikutip dari risalah rapat, Senin (19/6/2023).
Secara rinci, COAL menetapkan laba bersih tahun buku 2022 sebesar Rp90,94 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp100 juta masuk sebagai cadangan, sedangkan sisanya ditahan ke dalam modal.

BACA JUGA:
VKTR Teknologi Jadi Emiten ke-43 BEI di Tahun Ini


Menilik posisi neraca per 31 Desember 2022, COAL masih menggenggam saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp115,91 miliar. Angka ini meningkat cukup signifikan jika dibandingkan akhir 2021 sebesar Rp26,06 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun jumlah tersebut bertambah menjadi Rp124,13 miliar hingga akhir  Maret 2023, menyusul masuknya laba bersih senilai Rp8,21 miliar.  Diketahui, laba COAL selama tiga bulan pertama 2023 merosot hampir 70  persen jika dibandingkan periode sama tahun 2022.
Penurunan laba terjadi meskipun penjualan batu bara perseroan  meningkat 133,3 persen menjadi Rp186,36 miliar, dari sebelumnya Rp79,87  miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
