<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerima Bansos Kartu Prakerja Tembus 17 Juta Peserta</title><description>&amp;nbsp;Penerima bansos Kartu Prakerja tembus 17 juta peserta sejak diluncurkan pada 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/320/2832956/penerima-bansos-kartu-prakerja-tembus-17-juta-peserta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/320/2832956/penerima-bansos-kartu-prakerja-tembus-17-juta-peserta"/><item><title>Penerima Bansos Kartu Prakerja Tembus 17 Juta Peserta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/320/2832956/penerima-bansos-kartu-prakerja-tembus-17-juta-peserta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/320/2832956/penerima-bansos-kartu-prakerja-tembus-17-juta-peserta</guid><pubDate>Senin 19 Juni 2023 04:44 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/18/320/2832956/penerima-bansos-kartu-prakerja-tembus-17-juta-peserta-JoLwqdEHaA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peserta kartu prakerja (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/18/320/2832956/penerima-bansos-kartu-prakerja-tembus-17-juta-peserta-JoLwqdEHaA.jpg</image><title>Peserta kartu prakerja (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Penerima bansos Kartu Prakerja tembus 17 juta peserta sejak diluncurkan pada 2020. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program kartu prakerja mayoritas diikuti oleh perempuan.

BACA JUGA:
Kartu Prakerja Gelombang 55 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftar hingga Tips Lolos demi Rp4,2 Juta

&amp;ldquo;Penerimanya sudah lebih dari 17 juta, jadi cukup masif dan sekitar 54 persennya wanita dan sebagian besar pendidikannya di bawah SMA, dan sesudah lulus itu kita lihat sebagian mendapatkan pekerjaan baru, sebagian menjadi pengusaha atau UMKM. Nah, ini yang ingin kita terus berdayakan,&quot; kata Menko Airlangga, dilansir dari Antara.
Hingga saat ini, program Kartu Prakerja telah diimplementasikan di 514 kabupaten/kota. Untuk tahun 2023, program tersebut ditargetkan menjangkau 1 juta peserta dengan total anggaran Rp4,37 triliun.

BACA JUGA:
Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 55 Segera Dibuka Minggu Depan

Dengan menggunakan skema normal, pada tahap awal program Kartu Prakerja akan menghabiskan mandat anggaran sebesar Rp2,67 triliun untuk mencapai target sebanyak 595 ribu orang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDExNC81L3g4ajk4dGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menko Airlangga optimistis karena program Kartu Prakerja merupakan satu-satunya program bantuan sosial (bansos) pertama yang menggunakan skema pendidikan dan pelatihan, sekaligus merupakan program G-to-P yang efektif dalam menjangkau masyarakat.
&amp;ldquo;Jadi dengan Project Management Office (PMO) sudah cukup, dan ini service pertama dari Government to Citizen, Government to People. Dan ini E-government pertama di Indonesia, tentu ini bisa menjadi contoh, dan benchmark pelayanan publik lainnya,&amp;rdquo; ujar Menko Airlangga.
Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;Penerima Kartu Prakerja Tembus 17 Juta Peserta, Mayoritas Perempuan</description><content:encoded>JAKARTA - Penerima bansos Kartu Prakerja tembus 17 juta peserta sejak diluncurkan pada 2020. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program kartu prakerja mayoritas diikuti oleh perempuan.

BACA JUGA:
Kartu Prakerja Gelombang 55 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftar hingga Tips Lolos demi Rp4,2 Juta

&amp;ldquo;Penerimanya sudah lebih dari 17 juta, jadi cukup masif dan sekitar 54 persennya wanita dan sebagian besar pendidikannya di bawah SMA, dan sesudah lulus itu kita lihat sebagian mendapatkan pekerjaan baru, sebagian menjadi pengusaha atau UMKM. Nah, ini yang ingin kita terus berdayakan,&quot; kata Menko Airlangga, dilansir dari Antara.
Hingga saat ini, program Kartu Prakerja telah diimplementasikan di 514 kabupaten/kota. Untuk tahun 2023, program tersebut ditargetkan menjangkau 1 juta peserta dengan total anggaran Rp4,37 triliun.

BACA JUGA:
Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 55 Segera Dibuka Minggu Depan

Dengan menggunakan skema normal, pada tahap awal program Kartu Prakerja akan menghabiskan mandat anggaran sebesar Rp2,67 triliun untuk mencapai target sebanyak 595 ribu orang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDExNC81L3g4ajk4dGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menko Airlangga optimistis karena program Kartu Prakerja merupakan satu-satunya program bantuan sosial (bansos) pertama yang menggunakan skema pendidikan dan pelatihan, sekaligus merupakan program G-to-P yang efektif dalam menjangkau masyarakat.
&amp;ldquo;Jadi dengan Project Management Office (PMO) sudah cukup, dan ini service pertama dari Government to Citizen, Government to People. Dan ini E-government pertama di Indonesia, tentu ini bisa menjadi contoh, dan benchmark pelayanan publik lainnya,&amp;rdquo; ujar Menko Airlangga.
Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;Penerima Kartu Prakerja Tembus 17 Juta Peserta, Mayoritas Perempuan</content:encoded></item></channel></rss>
