<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Wakil PM Vanuatu, Wapres Bahas Investasi hingga Pariwisata</title><description>Ma&amp;rsquo;ruf Amin bertemu Wakil Perdana Menteri atau Menteri Luar Negeri Vanuatu H.E. Mr. Hon Jotham Napat Nauka di Istana Wapres.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/320/2833290/bertemu-wakil-pm-vanuatu-wapres-bahas-investasi-hingga-pariwisata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/320/2833290/bertemu-wakil-pm-vanuatu-wapres-bahas-investasi-hingga-pariwisata"/><item><title>Bertemu Wakil PM Vanuatu, Wapres Bahas Investasi hingga Pariwisata</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/320/2833290/bertemu-wakil-pm-vanuatu-wapres-bahas-investasi-hingga-pariwisata</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/320/2833290/bertemu-wakil-pm-vanuatu-wapres-bahas-investasi-hingga-pariwisata</guid><pubDate>Senin 19 Juni 2023 13:01 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/19/320/2833290/bertemu-wakil-pm-vanuatu-wapres-bahas-investasi-hingga-pariwisata-lHwxRXytI3.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin Bertemu Wakil PM Vanuatu (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/19/320/2833290/bertemu-wakil-pm-vanuatu-wapres-bahas-investasi-hingga-pariwisata-lHwxRXytI3.jpeg</image><title>Wapres Maruf Amin Bertemu Wakil PM Vanuatu (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin bertemu Wakil Perdana Menteri atau Menteri Luar Negeri Vanuatu H.E. Mr. Hon Jotham Napat Nauka di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2023).
&amp;ldquo;Baru saja Wakil Presiden KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin menerima delegasi dari negara Vanuatu, negara di Pasifik,&amp;rdquo; ujar Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi dalam keterangannya.

BACA JUGA:
Pencatatan Perdana Efek Syariah Pertama, Wapres: Bisa Dongkrak Pembiayaan Perumahan Syariah

Pertemuan Wapres dengan Wakil PM Vanuatu ini salah satu upaya untuk membangun peta jalan Indonesia dalam menjalin hubungan yang positif dengan negara-negara di Asia Pasifik, khususnya Vanuatu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNS8xLzE2Njg1NS81L3g4bGl6Nmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kedatangan delegasi dari Vanuatu ini penting karena memang Indonesia sedang membangun peta jalan yang baik bagaimana agar Indonesia punya hubungan-hubungan yang positif dengan beberapa negara di Asia Pasifik,&amp;rdquo; kata Masduki.

BACA JUGA:
Jusuf Hamka Ngopi Bareng Stafsus Sri Mulyani Bereskan Masalah Utang Rp800 Miliar

Pada kesempatan itu, dibahas mengenai kerjasama di berbagai bidang khususnya investasi bahkan juga pariwisata. &amp;ldquo;Nantinya juga akan dibangun kerja sama di berbagai bidang, tentu saja apakah itu bidang investasi atau bidang pariwisata, dan lain-lain,&amp;rdquo; paparnya.Selain itu, Masduki mengungkapkan bahwa pertemuan keduanya juga penting untuk menyelesaikan kesalahpahaman tentang Papua. Mengingat, Vanuatu merupakan salah satu negara Pasifik yang pernah mengkritik Indonesia soal Papua di forum PBB. &amp;ldquo;Dan memang banyak tadi aspirasi yang disampaikan oleh pihak sahabat kita dari delegasi Vanuatu.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Tentu saja ini adalah hasil yang bagus saja terutama bagi kita karena ada hubungannya dengan saudara kita dari Papua supaya tidak salah paham dan ada kampanye-kampanye yang tidak baik dari berbagai negara, terutama negara-negara Asia Pasifik tentang duduk perkara yang sebenarnya bagus untuk hubungan kita dengan berbagai negara terkait dengan Papua,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin bertemu Wakil Perdana Menteri atau Menteri Luar Negeri Vanuatu H.E. Mr. Hon Jotham Napat Nauka di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2023).
&amp;ldquo;Baru saja Wakil Presiden KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin menerima delegasi dari negara Vanuatu, negara di Pasifik,&amp;rdquo; ujar Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi dalam keterangannya.

BACA JUGA:
Pencatatan Perdana Efek Syariah Pertama, Wapres: Bisa Dongkrak Pembiayaan Perumahan Syariah

Pertemuan Wapres dengan Wakil PM Vanuatu ini salah satu upaya untuk membangun peta jalan Indonesia dalam menjalin hubungan yang positif dengan negara-negara di Asia Pasifik, khususnya Vanuatu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNS8xLzE2Njg1NS81L3g4bGl6Nmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Kedatangan delegasi dari Vanuatu ini penting karena memang Indonesia sedang membangun peta jalan yang baik bagaimana agar Indonesia punya hubungan-hubungan yang positif dengan beberapa negara di Asia Pasifik,&amp;rdquo; kata Masduki.

BACA JUGA:
Jusuf Hamka Ngopi Bareng Stafsus Sri Mulyani Bereskan Masalah Utang Rp800 Miliar

Pada kesempatan itu, dibahas mengenai kerjasama di berbagai bidang khususnya investasi bahkan juga pariwisata. &amp;ldquo;Nantinya juga akan dibangun kerja sama di berbagai bidang, tentu saja apakah itu bidang investasi atau bidang pariwisata, dan lain-lain,&amp;rdquo; paparnya.Selain itu, Masduki mengungkapkan bahwa pertemuan keduanya juga penting untuk menyelesaikan kesalahpahaman tentang Papua. Mengingat, Vanuatu merupakan salah satu negara Pasifik yang pernah mengkritik Indonesia soal Papua di forum PBB. &amp;ldquo;Dan memang banyak tadi aspirasi yang disampaikan oleh pihak sahabat kita dari delegasi Vanuatu.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Tentu saja ini adalah hasil yang bagus saja terutama bagi kita karena ada hubungannya dengan saudara kita dari Papua supaya tidak salah paham dan ada kampanye-kampanye yang tidak baik dari berbagai negara, terutama negara-negara Asia Pasifik tentang duduk perkara yang sebenarnya bagus untuk hubungan kita dengan berbagai negara terkait dengan Papua,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
