<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sederet Tantangan Merger Perum PPD dan Damri</title><description>Sederet tantangan merger Perum PPD dan Damri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/320/2833368/sederet-tantangan-merger-perum-ppd-dan-damri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/320/2833368/sederet-tantangan-merger-perum-ppd-dan-damri"/><item><title>Sederet Tantangan Merger Perum PPD dan Damri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/320/2833368/sederet-tantangan-merger-perum-ppd-dan-damri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/19/320/2833368/sederet-tantangan-merger-perum-ppd-dan-damri</guid><pubDate>Senin 19 Juni 2023 14:36 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/19/320/2833368/sederet-tantangan-merger-perum-ppd-dan-damri-yPtcHUKA8H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tantangan merger Damri dan Perum PPD (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/19/320/2833368/sederet-tantangan-merger-perum-ppd-dan-damri-yPtcHUKA8H.jpg</image><title>Tantangan merger Damri dan Perum PPD (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sederet tantangan merger Perum PPD dan Damri. Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirdjoatmojo atau Tiko mengakui proses merger antara BUMN selalu memiliki tantangan.
Dia menyampaikan salah satu tantangan terbesar adalah mengintegrasikan human capital antar perusahaan.

BACA JUGA:
Merger PPD-Damri Jadi Tonggak Sejarah BUMN Transportasi 


&quot;Ini launching yang baik, di mana kita membangun kebersamaan dan bahu-membahu membangun Damri yang lebih maju dan lebih baik ke depan,&quot; ujar Tiko dalam Perayaan Penggabungan Perum PPD ke dalam Perum Damri di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (19/6/2023).
Dari sisi transportasi darat, tantangan terbesar adalah membangun aset berkualitas dengan layanan rute-rute yang profitable dan juga membangun konektivitas intermoda.

BACA JUGA:
Perum PPD-Damri Merger, Wamen BUMN: Benahi Bisnis di Sektor Transportasi


Kementerian BUMN, lanjut dia, berkomitmen melakukan akselerasi dalam mengintegrasikan berbagai moda transportasi, baik dari kereta api, bandara, hingga Pelindo.
&quot;Ini salah satu yang akan kita launching nanti 18 Agustus adalah LRT dan kereta cepat di mana itu akan integrasi pada dua fungsi layanan publik, dan tentunya akan terkoneksi dengan Stasiun Dukuh Atas, dengan Trans Jakarta yang mungkin sebagian besar dioperasikan PPD,&quot; ucapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNS8xLzE2NzIwNS81L3g4bHNmNDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tiko menekan konektivitas antara intermoda memberikan layanan optimal  dan memberikan kemudahan bagi masyarakat, tapi juga meningkatkan  pendapatan perusahaan, termasuk ticketing, digitalisasi dapat berjalan  lancar sehingga masyarakat memilih kendaraan umum dibandingkan kendaraan  pribadi.
&quot;Ini tujuan akhir yang kita harapkan. Intinya masyarakat lebih nyaman  memilih kendaraan umum dibandingkan kendaraan pribadi seperti di negara  maju Singapura, Jepang, dan sebagainya,&quot; tuturnya.
Tiko mengatakan merger ini juga mendorong percepatan dan peningkatan  efisiensi agar berdampak signifikan bagi kinerja operasional. Tak hanya  itu, Tiko menilai penggabungan juga dapat meningkatkan inovasi dalam  penyediaan layanan yang lebih nyaman.
&quot;Integrasi bisa membangun bus model baru, rute-rute baru dan  diharapkan 1-2 tahun ke depan, tentunya kinerja keuangan dari entitas  yang bergabung ini menjadi lebih baik,&quot; ungkap Tiko.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sederet tantangan merger Perum PPD dan Damri. Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirdjoatmojo atau Tiko mengakui proses merger antara BUMN selalu memiliki tantangan.
Dia menyampaikan salah satu tantangan terbesar adalah mengintegrasikan human capital antar perusahaan.

BACA JUGA:
Merger PPD-Damri Jadi Tonggak Sejarah BUMN Transportasi 


&quot;Ini launching yang baik, di mana kita membangun kebersamaan dan bahu-membahu membangun Damri yang lebih maju dan lebih baik ke depan,&quot; ujar Tiko dalam Perayaan Penggabungan Perum PPD ke dalam Perum Damri di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (19/6/2023).
Dari sisi transportasi darat, tantangan terbesar adalah membangun aset berkualitas dengan layanan rute-rute yang profitable dan juga membangun konektivitas intermoda.

BACA JUGA:
Perum PPD-Damri Merger, Wamen BUMN: Benahi Bisnis di Sektor Transportasi


Kementerian BUMN, lanjut dia, berkomitmen melakukan akselerasi dalam mengintegrasikan berbagai moda transportasi, baik dari kereta api, bandara, hingga Pelindo.
&quot;Ini salah satu yang akan kita launching nanti 18 Agustus adalah LRT dan kereta cepat di mana itu akan integrasi pada dua fungsi layanan publik, dan tentunya akan terkoneksi dengan Stasiun Dukuh Atas, dengan Trans Jakarta yang mungkin sebagian besar dioperasikan PPD,&quot; ucapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNS8xLzE2NzIwNS81L3g4bHNmNDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Tiko menekan konektivitas antara intermoda memberikan layanan optimal  dan memberikan kemudahan bagi masyarakat, tapi juga meningkatkan  pendapatan perusahaan, termasuk ticketing, digitalisasi dapat berjalan  lancar sehingga masyarakat memilih kendaraan umum dibandingkan kendaraan  pribadi.
&quot;Ini tujuan akhir yang kita harapkan. Intinya masyarakat lebih nyaman  memilih kendaraan umum dibandingkan kendaraan pribadi seperti di negara  maju Singapura, Jepang, dan sebagainya,&quot; tuturnya.
Tiko mengatakan merger ini juga mendorong percepatan dan peningkatan  efisiensi agar berdampak signifikan bagi kinerja operasional. Tak hanya  itu, Tiko menilai penggabungan juga dapat meningkatkan inovasi dalam  penyediaan layanan yang lebih nyaman.
&quot;Integrasi bisa membangun bus model baru, rute-rute baru dan  diharapkan 1-2 tahun ke depan, tentunya kinerja keuangan dari entitas  yang bergabung ini menjadi lebih baik,&quot; ungkap Tiko.
</content:encoded></item></channel></rss>
