<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Amar Bank (AMAR) Meroket 491,3% Jadi Rp34,43 Miliar</title><description>Laba PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) meroket 491,30% dari Rp34,43 miliar di kuartal I 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/20/278/2834164/laba-amar-bank-amar-meroket-491-3-jadi-rp34-43-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/20/278/2834164/laba-amar-bank-amar-meroket-491-3-jadi-rp34-43-miliar"/><item><title>Laba Amar Bank (AMAR) Meroket 491,3% Jadi Rp34,43 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/20/278/2834164/laba-amar-bank-amar-meroket-491-3-jadi-rp34-43-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/20/278/2834164/laba-amar-bank-amar-meroket-491-3-jadi-rp34-43-miliar</guid><pubDate>Selasa 20 Juni 2023 17:08 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/20/278/2834164/laba-amar-bank-amar-meroket-491-3-jadi-rp34-43-miliar-Lzo53UMbtZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba AMAR alami kenaikan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/20/278/2834164/laba-amar-bank-amar-meroket-491-3-jadi-rp34-43-miliar-Lzo53UMbtZ.jpg</image><title>Laba AMAR alami kenaikan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) meroket 491,30% dari Rp34,43 miliar di kuartal I 2023. Kinerja AMAR berbalik jadi untung dari periode tahun lalu yang mengalami rugi Rp8,79 miliar.
Kinerja sepanjang tahun 2022 dikatakan cukup membaik setelah berhasil memenuhi modal inti minimum menjadi Rp3 triliun melalui dua rights issue dengan PMHMETD I dan II.

BACA JUGA:
Emiten Wine Bali (WINE) Bagi-Bagi Dividen Rp5,31 Miliar


Senior Vice President AMAR David Wirawan mengatakan, untuk tiga bulan pertama tahun 2023, bank secara perlahan melakukan pertumbuhan dari sisi kredit maupun pihak ketiga.
&quot;Di mana dari sisi kredit kita telah tumbuh 6%, di mana kita bertumbuh secara prudent dan berhati-hati dalam penyaluran kredit dengan kualitas yang baik juga dengan DPK kita yang tumbuh 20% selama kuartal pertama,&quot; ujar David dalam Public Expose AMAR, Selasa (20/6/2023).

BACA JUGA:
Emiten Batu Bara (COAL) Absen Bagi Dividen, Laba Dipakai untuk Modal Usaha


Rinciannya, dari sisi kredit dan simpanan, turut berhasil tumbuh 6,16% dan 20,70% di kuartal I 2023, menjadi masing-masing sebesar Rp2,39 triliun dan Rp1,21 triliun.
Adapun Amar Bank juga mampu mencatatkan peningkatan pada pendapatan operasional sebesar 16,49% menjadi Rp283,73 miliar di tiga bulan pertama 2023 yang didukung oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp190,64 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut David, terdapat tiga hal yang mendukung kinerja keuangan yang  positif tersebut diantaranya adalah pertama, bank melakukan penyaluran  kredit secara prudent dan tidak terlepas dari perbaikan kredit scoring  yang dilakukan oleh perusahaan dari sisi tunaiku dan beberapa  partnership. Sehingga, hal itu dapat menjaga non performing loan (NPL)  atau rasio kredit macet di level 1,84% di kuartal I 2023.
&amp;ldquo;Kedua dari sisi cost of fund (COF) kita pun memanage DPK kita dengan  sangat baik, tidak hanya mengandalkan dana dari hasil rights issue tapi  kita juga secara internal berusaha meningkatkan proporsi CASA yang  sebelumnya single digit sekarang double digit,&amp;rdquo; kata David.
Ketiga, dari sisi beban operasional, Amar Bank mencatatkan sebesar  Rp113,47 miliar dari tahun sebelumnya Rp112,73 miliar atau relatif sama,  hal tersebut menunjukkan perusahaan turut menjaga pengeluaran dan  melakukan cost efficiency, namun tidak menghalangi pertumbuhan di  internal.
Sedangkan dari sisi rasio CAR terpantau meningkat lebih dari dua kali  lipat menjadi sebesar 125,4% dari tahun sebelumnya yang hanya tercatat  50,8%, angka tersebut berada pada posisi yang aman tetapi juga menjadi  tantangan bagi perusahaan.
&amp;ldquo;CAR Bank Amar sangatlah aman karena melebihi dari 100%, namun di  sisi lain ini menjadi challenge bagi bank Amar, bagaimana kita  meleverage untuk bertumbuh lebih tinggi,&amp;rdquo; ujar David.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) meroket 491,30% dari Rp34,43 miliar di kuartal I 2023. Kinerja AMAR berbalik jadi untung dari periode tahun lalu yang mengalami rugi Rp8,79 miliar.
Kinerja sepanjang tahun 2022 dikatakan cukup membaik setelah berhasil memenuhi modal inti minimum menjadi Rp3 triliun melalui dua rights issue dengan PMHMETD I dan II.

BACA JUGA:
Emiten Wine Bali (WINE) Bagi-Bagi Dividen Rp5,31 Miliar


Senior Vice President AMAR David Wirawan mengatakan, untuk tiga bulan pertama tahun 2023, bank secara perlahan melakukan pertumbuhan dari sisi kredit maupun pihak ketiga.
&quot;Di mana dari sisi kredit kita telah tumbuh 6%, di mana kita bertumbuh secara prudent dan berhati-hati dalam penyaluran kredit dengan kualitas yang baik juga dengan DPK kita yang tumbuh 20% selama kuartal pertama,&quot; ujar David dalam Public Expose AMAR, Selasa (20/6/2023).

BACA JUGA:
Emiten Batu Bara (COAL) Absen Bagi Dividen, Laba Dipakai untuk Modal Usaha


Rinciannya, dari sisi kredit dan simpanan, turut berhasil tumbuh 6,16% dan 20,70% di kuartal I 2023, menjadi masing-masing sebesar Rp2,39 triliun dan Rp1,21 triliun.
Adapun Amar Bank juga mampu mencatatkan peningkatan pada pendapatan operasional sebesar 16,49% menjadi Rp283,73 miliar di tiga bulan pertama 2023 yang didukung oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp190,64 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut David, terdapat tiga hal yang mendukung kinerja keuangan yang  positif tersebut diantaranya adalah pertama, bank melakukan penyaluran  kredit secara prudent dan tidak terlepas dari perbaikan kredit scoring  yang dilakukan oleh perusahaan dari sisi tunaiku dan beberapa  partnership. Sehingga, hal itu dapat menjaga non performing loan (NPL)  atau rasio kredit macet di level 1,84% di kuartal I 2023.
&amp;ldquo;Kedua dari sisi cost of fund (COF) kita pun memanage DPK kita dengan  sangat baik, tidak hanya mengandalkan dana dari hasil rights issue tapi  kita juga secara internal berusaha meningkatkan proporsi CASA yang  sebelumnya single digit sekarang double digit,&amp;rdquo; kata David.
Ketiga, dari sisi beban operasional, Amar Bank mencatatkan sebesar  Rp113,47 miliar dari tahun sebelumnya Rp112,73 miliar atau relatif sama,  hal tersebut menunjukkan perusahaan turut menjaga pengeluaran dan  melakukan cost efficiency, namun tidak menghalangi pertumbuhan di  internal.
Sedangkan dari sisi rasio CAR terpantau meningkat lebih dari dua kali  lipat menjadi sebesar 125,4% dari tahun sebelumnya yang hanya tercatat  50,8%, angka tersebut berada pada posisi yang aman tetapi juga menjadi  tantangan bagi perusahaan.
&amp;ldquo;CAR Bank Amar sangatlah aman karena melebihi dari 100%, namun di  sisi lain ini menjadi challenge bagi bank Amar, bagaimana kita  meleverage untuk bertumbuh lebih tinggi,&amp;rdquo; ujar David.</content:encoded></item></channel></rss>
