<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPTV Siap Ekspansi Bisnis TV dan Konten ke Malaysia</title><description>IPTV siap ekspansi bisnis televisi berbasis pelanggan dan layanan  distribusi konten menggunakan Direct to Home (DTH) ke Malaysia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/20/278/2834173/iptv-siap-ekspansi-bisnis-tv-dan-konten-ke-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/20/278/2834173/iptv-siap-ekspansi-bisnis-tv-dan-konten-ke-malaysia"/><item><title>IPTV Siap Ekspansi Bisnis TV dan Konten ke Malaysia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/20/278/2834173/iptv-siap-ekspansi-bisnis-tv-dan-konten-ke-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/20/278/2834173/iptv-siap-ekspansi-bisnis-tv-dan-konten-ke-malaysia</guid><pubDate>Selasa 20 Juni 2023 17:19 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/20/278/2834173/iptv-siap-ekspansi-bisnis-tv-dan-konten-ke-malaysia-tsoNLUzF5r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RUPST MNC Vision Network (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/20/278/2834173/iptv-siap-ekspansi-bisnis-tv-dan-konten-ke-malaysia-tsoNLUzF5r.jpg</image><title>RUPST MNC Vision Network (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) siap ekspansi bisnis televisi berbasis pelanggan dan layanan distribusi konten menggunakan Direct to Home (DTH) ke Malaysia. Mengingat potensi pasar di negeri Jiran cukup besar.

BACA JUGA:
Berikut Hasil Lengkap RUPST MNC Vision Networks (IPTV)


Direktur Utama PT MNC Vision Networks Tbk Ade Tjendra menjelaskan saat ini IPTV bersama dengan Ansat Broadcast Sdn Bhd (Ansat Broadcast) telah meneken perjanjian kerjasama, yang menandakan ekspansi pasar tersebut siap dilaksanakan tahun ini.
&quot;Tahun ini kita pastikan tahun ini kita akan ekspansi bisnis ke Malaysia, jadi tidak hanya di Indonesia, tapi kita juga ekspansi ke Malaysia, karena kita melihat market Malaysia masih sangat potensial,&quot; ujar Ade dalam RUPST di MNC Conference Hall, Selasa (20/6/2023).

BACA JUGA:
Hasil Lengkap RUPSLB MNC Vision Networks (IPTV), Setujui Private Placement


Menurutnya saat ini pemain konten tv di Malaysia sendiri masih belum terlalu ramai. Hal itu yang menarik IPTV untuk mengembangkan bisnisnya ke Malaysia. Mengingat dari segi budaya, juga tidak terlalu jauh dengan Indonesia, sehingga dapat lebih mudah untuk menyesuaikan konten-konten yang dibutuhkan.
&quot;DTH satelit tadi pengembangan bisnisnya ke Malaysia, karena di Malaysia hanya ada 1 operator, yaitu Astro Malaysia Holdings Berhad, nah ini peluang kita lihat, jadi kita mau masuk kesana,&quot; lanjutnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun saat ini Term sheet telah ditandatangani oleh Executive  Chairman MNC Group yang diwakili oleh Hary Tanoesoedibjo, sedangkan  Ansat Broadcast diwakili oleh Executive Chairman-nya yaitu Tan Sri Dato&amp;rsquo;  Seri Vincent Tan Chee Yioun yang juga merupakan pendiri dan Executive  Chairman dari Berjaya Corporation Berhad (BCorp).
&quot;Kita punya partner di sana berjaya group, jadi tahun ini kita akan  launching, DTH Satelit produknya, karena lisensinya sudah ada, lawan  Astro dengan kekuatan local content kita, dan kita mau juga kombinasikan  dengan OTT Bisnis kita,&quot; kata Ade.
Meski demikian, Ade mengungkapkan bahwa ekspansi ke pasar Malaysia  itu Perseroan tidak menyiapkan Capex (Capital expenditure) atau belanja  modal pada tahun 2023. Hal itu dikarenakan IPTV akan melakukan utilisasi  pada footprint dari satelit yang sudah ada sebelumnya.
&quot;Kita tidak perlu capex karena kita mengutilisasi daripada footprint  dari satelit kita yang ada. Jadi sebetulnya hanya expansi geografis tapi  tidak expansi capex, ekspansi pasar saja, jadi misal sebelumnya  meng-cover Jawa jadi mengcover Sumatera,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) siap ekspansi bisnis televisi berbasis pelanggan dan layanan distribusi konten menggunakan Direct to Home (DTH) ke Malaysia. Mengingat potensi pasar di negeri Jiran cukup besar.

BACA JUGA:
Berikut Hasil Lengkap RUPST MNC Vision Networks (IPTV)


Direktur Utama PT MNC Vision Networks Tbk Ade Tjendra menjelaskan saat ini IPTV bersama dengan Ansat Broadcast Sdn Bhd (Ansat Broadcast) telah meneken perjanjian kerjasama, yang menandakan ekspansi pasar tersebut siap dilaksanakan tahun ini.
&quot;Tahun ini kita pastikan tahun ini kita akan ekspansi bisnis ke Malaysia, jadi tidak hanya di Indonesia, tapi kita juga ekspansi ke Malaysia, karena kita melihat market Malaysia masih sangat potensial,&quot; ujar Ade dalam RUPST di MNC Conference Hall, Selasa (20/6/2023).

BACA JUGA:
Hasil Lengkap RUPSLB MNC Vision Networks (IPTV), Setujui Private Placement


Menurutnya saat ini pemain konten tv di Malaysia sendiri masih belum terlalu ramai. Hal itu yang menarik IPTV untuk mengembangkan bisnisnya ke Malaysia. Mengingat dari segi budaya, juga tidak terlalu jauh dengan Indonesia, sehingga dapat lebih mudah untuk menyesuaikan konten-konten yang dibutuhkan.
&quot;DTH satelit tadi pengembangan bisnisnya ke Malaysia, karena di Malaysia hanya ada 1 operator, yaitu Astro Malaysia Holdings Berhad, nah ini peluang kita lihat, jadi kita mau masuk kesana,&quot; lanjutnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun saat ini Term sheet telah ditandatangani oleh Executive  Chairman MNC Group yang diwakili oleh Hary Tanoesoedibjo, sedangkan  Ansat Broadcast diwakili oleh Executive Chairman-nya yaitu Tan Sri Dato&amp;rsquo;  Seri Vincent Tan Chee Yioun yang juga merupakan pendiri dan Executive  Chairman dari Berjaya Corporation Berhad (BCorp).
&quot;Kita punya partner di sana berjaya group, jadi tahun ini kita akan  launching, DTH Satelit produknya, karena lisensinya sudah ada, lawan  Astro dengan kekuatan local content kita, dan kita mau juga kombinasikan  dengan OTT Bisnis kita,&quot; kata Ade.
Meski demikian, Ade mengungkapkan bahwa ekspansi ke pasar Malaysia  itu Perseroan tidak menyiapkan Capex (Capital expenditure) atau belanja  modal pada tahun 2023. Hal itu dikarenakan IPTV akan melakukan utilisasi  pada footprint dari satelit yang sudah ada sebelumnya.
&quot;Kita tidak perlu capex karena kita mengutilisasi daripada footprint  dari satelit kita yang ada. Jadi sebetulnya hanya expansi geografis tapi  tidak expansi capex, ekspansi pasar saja, jadi misal sebelumnya  meng-cover Jawa jadi mengcover Sumatera,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
