<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Groundbreaking Rumah Sakit Internasional di Depok</title><description>Pemerintah memperkuat kemandirian sektor kesehatan nasional dengan berbagai upaya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/20/320/2834150/menko-airlangga-groundbreaking-rumah-sakit-internasional-di-depok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/20/320/2834150/menko-airlangga-groundbreaking-rumah-sakit-internasional-di-depok"/><item><title>Menko Airlangga Groundbreaking Rumah Sakit Internasional di Depok</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/20/320/2834150/menko-airlangga-groundbreaking-rumah-sakit-internasional-di-depok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/20/320/2834150/menko-airlangga-groundbreaking-rumah-sakit-internasional-di-depok</guid><pubDate>Selasa 20 Juni 2023 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/20/320/2834150/menko-airlangga-groundbreaking-rumah-sakit-internasional-di-depok-K0Yn81pDWL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Groundbreaking Rumah Sakit Internasional di Depok (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/20/320/2834150/menko-airlangga-groundbreaking-rumah-sakit-internasional-di-depok-K0Yn81pDWL.jpg</image><title>Groundbreaking Rumah Sakit Internasional di Depok (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memperkuat kemandirian sektor kesehatan nasional dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan bekerjasama dengan Australia untuk membangun fasilitas kesehatan yang bertaraf internasional di Indonesia.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi komitmen investasi sebesar USD1 miliar oleh Aspen-Docta di Indonesia yang akan digunakan untuk pembangunan 23 rumah sakit internasional dan 650 klinik dalam periode 20 tahun ke depan.

BACA JUGA:
Menko Airlangga Ingin Perundingan IEU-CEPA Rampung Akhir 2023


&amp;ldquo;Indonesia dan Australia merupakan bagian dari IA-CEPA, kita harus mendorong lebih banyak investasi dan kolaborasi, termasuk dalam research and development,&amp;rdquo; ujar Menko Airlangga dalam acara Project Inauguration and Soil Turning Ceremony Aspen Medical &amp;ndash; Sanusa Medika Hospital di Shila at Sawangan, Depok, Jawa Barat, Selasa (20/6/2023).
Perlu diketahui bahwa Rumah sakit internasional yang akan dibangun memiliki fasilitasi kesehatan bertaraf internasional, termasuk kapasitas diagnosa, dan 4 center of excellence penyakit khusus: brain and stroke, heart and cardiac, rehabilitation, and geriatric medicine.

BACA JUGA:
Kunker Naik Kereta Api, Menko Airlangga Pantau Aktivitas Ekonomi Masyarakat Pasca Pandemi


Namun Menko Airlangga mengatakan bahwa setelah dikalkukasi, jika 1 rumah sakit dibangun dalam 30 bulan, maka target membangun 23 rumah sakit dalam 20 tahun tidak tercapai. Untuk itu dihadapan Executive Chairman Aspen Medical dan CEO Sanusa Medika, Menko Airlangga mendorong agar pembangunan ini harus dipercepat agar tercapai sesuai target.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xMi8xLzE2NzEwMi81L3g4bHBjeHI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam pertemuan tersebut Menko Airlangga juga menyampaikan terkait  inovasi digital PeduliLindungi yang tercipta di masa pandemi. Aplikasi  PeduliLindungi yang digunakan oleh jutaan masyarakat tersebut  menyinkronasikan data kesehatan masyarakat sehingga penyintas Covid-19  dapat terdeteksi dengan baik dan tingkat vaksinasi masyarakat juga dapat  terdata dengan baik. Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa aplikasi  PeduliLindungi merupakan inovasi unggulan yang hanya dilakukan di  Indonesia karena obatnya langsung diantarkan ke rumah pasien.
Pada sesi doorstop dengan awak media, Menko Airlangga kembali  menekankan bahwa investasi di sektor kesehatan ini merupakah salah satu  milestone yang diharapkan tidak hanya di Depok, tetapi juga di daerah  lainnya.
&amp;ldquo;Ini terbuka di daerah lain, karena Pemerintah sudah menyiapkan.  Seperti kemarin dibuka juga di Bali KEK Kesehatan, kemudian sekarang di  Jawa Barat. Tetapi dengan sedang dibahasnya dan selesainya keputusan  Tingkat I diharapkan dengan revisi Undang-Undang Kesehatan akan membuka  kesempatan pelayanan kesehatan yang lebih baik,&amp;rdquo; pungkas Menko  Airlangga.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memperkuat kemandirian sektor kesehatan nasional dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan bekerjasama dengan Australia untuk membangun fasilitas kesehatan yang bertaraf internasional di Indonesia.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi komitmen investasi sebesar USD1 miliar oleh Aspen-Docta di Indonesia yang akan digunakan untuk pembangunan 23 rumah sakit internasional dan 650 klinik dalam periode 20 tahun ke depan.

BACA JUGA:
Menko Airlangga Ingin Perundingan IEU-CEPA Rampung Akhir 2023


&amp;ldquo;Indonesia dan Australia merupakan bagian dari IA-CEPA, kita harus mendorong lebih banyak investasi dan kolaborasi, termasuk dalam research and development,&amp;rdquo; ujar Menko Airlangga dalam acara Project Inauguration and Soil Turning Ceremony Aspen Medical &amp;ndash; Sanusa Medika Hospital di Shila at Sawangan, Depok, Jawa Barat, Selasa (20/6/2023).
Perlu diketahui bahwa Rumah sakit internasional yang akan dibangun memiliki fasilitasi kesehatan bertaraf internasional, termasuk kapasitas diagnosa, dan 4 center of excellence penyakit khusus: brain and stroke, heart and cardiac, rehabilitation, and geriatric medicine.

BACA JUGA:
Kunker Naik Kereta Api, Menko Airlangga Pantau Aktivitas Ekonomi Masyarakat Pasca Pandemi


Namun Menko Airlangga mengatakan bahwa setelah dikalkukasi, jika 1 rumah sakit dibangun dalam 30 bulan, maka target membangun 23 rumah sakit dalam 20 tahun tidak tercapai. Untuk itu dihadapan Executive Chairman Aspen Medical dan CEO Sanusa Medika, Menko Airlangga mendorong agar pembangunan ini harus dipercepat agar tercapai sesuai target.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xMi8xLzE2NzEwMi81L3g4bHBjeHI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam pertemuan tersebut Menko Airlangga juga menyampaikan terkait  inovasi digital PeduliLindungi yang tercipta di masa pandemi. Aplikasi  PeduliLindungi yang digunakan oleh jutaan masyarakat tersebut  menyinkronasikan data kesehatan masyarakat sehingga penyintas Covid-19  dapat terdeteksi dengan baik dan tingkat vaksinasi masyarakat juga dapat  terdata dengan baik. Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa aplikasi  PeduliLindungi merupakan inovasi unggulan yang hanya dilakukan di  Indonesia karena obatnya langsung diantarkan ke rumah pasien.
Pada sesi doorstop dengan awak media, Menko Airlangga kembali  menekankan bahwa investasi di sektor kesehatan ini merupakah salah satu  milestone yang diharapkan tidak hanya di Depok, tetapi juga di daerah  lainnya.
&amp;ldquo;Ini terbuka di daerah lain, karena Pemerintah sudah menyiapkan.  Seperti kemarin dibuka juga di Bali KEK Kesehatan, kemudian sekarang di  Jawa Barat. Tetapi dengan sedang dibahasnya dan selesainya keputusan  Tingkat I diharapkan dengan revisi Undang-Undang Kesehatan akan membuka  kesempatan pelayanan kesehatan yang lebih baik,&amp;rdquo; pungkas Menko  Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
