<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Melantai di Bursa Efek Bulan Depan, Intip Prospek Saham AMMN</title><description>PT Amman Mineral Internasional Tbk akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Juli 2023 dengan kode emiten AMMN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/21/278/2834510/melantai-di-bursa-efek-bulan-depan-intip-prospek-saham-ammn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/21/278/2834510/melantai-di-bursa-efek-bulan-depan-intip-prospek-saham-ammn"/><item><title>Melantai di Bursa Efek Bulan Depan, Intip Prospek Saham AMMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/21/278/2834510/melantai-di-bursa-efek-bulan-depan-intip-prospek-saham-ammn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/21/278/2834510/melantai-di-bursa-efek-bulan-depan-intip-prospek-saham-ammn</guid><pubDate>Rabu 21 Juni 2023 10:45 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/21/278/2834510/melantai-di-bursa-efek-bulan-depan-intip-prospek-saham-ammn-j0VQvCD885.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">AMMN bakal listing bulan depan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/21/278/2834510/melantai-di-bursa-efek-bulan-depan-intip-prospek-saham-ammn-j0VQvCD885.jpeg</image><title>AMMN bakal listing bulan depan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Amman Mineral Internasional Tbk akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Juli 2023 dengan kode emiten AMMN. Perseroan dikabarkan menetapkan harga penawaran umum atau offering Rp1.695 per saham dan berpotensi meraup dana segar sebesar USD715 juta atau Rp10,71 triliun.
Vice President Infovesta Wawan Hendrayana menilai, kehadiran Amman Mineral dapat mendorong kinerja bursa dalam negeri. Dengan target himpunan dana hingga Rp10,71 triliun, penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) Amman Mineral juga menjadi salah satu yang paling jumbo di tahun ini.

BACA JUGA:
Tinjau Smelter Milik Amman Mineral, Jokowi Singgung Integrasi Industri


Dengan pembangunan smelter dan perkembangan ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri, kinerja perseroan juga diproyeksi mengalami peningkatan. Namun, dari sisi sektoral, saat ini saham-saham pertambangan tengah dalam tren penurunan.
&amp;ldquo;Kalau mau ikut IPO-nya itu ada cut loss poinnya juga karena dari sisi industrinya sedang dalam tren turun,&amp;rdquo; kata Wawan dalam Market Buzz IDX Channel, Rabu (21/6/2023).

BACA JUGA:
Amman Mineral (AMMN) IPO, Bakal Tebar Dividen Jumbo?


Pasca melantai di bursa awal Juli nanti, Wawan menyebut akan ada fluktuasi pada harga saham Amman Mineral. Harga penawaran yang dipatok perseroan dinilai cukup mahal.
&amp;ldquo;Tapi dari pengalaman yang ada, kalau di hari pertama atau seminggu pertama tidak ada penguatan harga sebaiknya investor lepas dulu,&amp;rdquo; ujar Wawan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebagai informasi, Amman Mineral Internasional menawarkan sebanyak  7,28 miliar saham atau 10% dari total modal ditempatkan dan disetor  perseroan. Perihal penggunaan dana, sebesar Rp1,78 triliun atau sekitar  USD117,20 juta akan digunakan untuk penyetoran modal kepada PT Amman  Mineral Industri (AMIN) melalui pengambilbagian saham baru yang akan  diterbitkan oleh PT Amman Mineral Industri.
Dana tersebut akan digunakan oleh AMIN untuk membiayai pengeluaran  modal atas proyek smelter AMIN yang berlokasi di Dusun Otakeris, Desa  Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.
Selanjutnya, sebesar Rp3,04 triliun atau USD200 juta akan digunakan  oleh perseroan untuk melunasi utang kepada PT Amman Mineral Nusa  Tenggara (AMNT). Dalam hal ini, perseroan tidak memerlukan persetujuan  dari pihak ketiga untuk melakukan pelunasan pinjaman kepada AMNT.
Kemudian, sisa dana IPO akan digunakan untuk penyetoran modal kepada  AMNT melalui pengambilbagian saham baru yang akan diterbitkan oleh AMNT.  Di mana, dana tersebut akan digunakan oleh AMNT untuk membiayai  pengeluaran modal atas proyek ekspansi pabrik konsentrator yang  berlokasi di Desa Sekongkang Atas, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten  Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Amman Mineral Internasional Tbk akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Juli 2023 dengan kode emiten AMMN. Perseroan dikabarkan menetapkan harga penawaran umum atau offering Rp1.695 per saham dan berpotensi meraup dana segar sebesar USD715 juta atau Rp10,71 triliun.
Vice President Infovesta Wawan Hendrayana menilai, kehadiran Amman Mineral dapat mendorong kinerja bursa dalam negeri. Dengan target himpunan dana hingga Rp10,71 triliun, penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) Amman Mineral juga menjadi salah satu yang paling jumbo di tahun ini.

BACA JUGA:
Tinjau Smelter Milik Amman Mineral, Jokowi Singgung Integrasi Industri


Dengan pembangunan smelter dan perkembangan ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri, kinerja perseroan juga diproyeksi mengalami peningkatan. Namun, dari sisi sektoral, saat ini saham-saham pertambangan tengah dalam tren penurunan.
&amp;ldquo;Kalau mau ikut IPO-nya itu ada cut loss poinnya juga karena dari sisi industrinya sedang dalam tren turun,&amp;rdquo; kata Wawan dalam Market Buzz IDX Channel, Rabu (21/6/2023).

BACA JUGA:
Amman Mineral (AMMN) IPO, Bakal Tebar Dividen Jumbo?


Pasca melantai di bursa awal Juli nanti, Wawan menyebut akan ada fluktuasi pada harga saham Amman Mineral. Harga penawaran yang dipatok perseroan dinilai cukup mahal.
&amp;ldquo;Tapi dari pengalaman yang ada, kalau di hari pertama atau seminggu pertama tidak ada penguatan harga sebaiknya investor lepas dulu,&amp;rdquo; ujar Wawan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebagai informasi, Amman Mineral Internasional menawarkan sebanyak  7,28 miliar saham atau 10% dari total modal ditempatkan dan disetor  perseroan. Perihal penggunaan dana, sebesar Rp1,78 triliun atau sekitar  USD117,20 juta akan digunakan untuk penyetoran modal kepada PT Amman  Mineral Industri (AMIN) melalui pengambilbagian saham baru yang akan  diterbitkan oleh PT Amman Mineral Industri.
Dana tersebut akan digunakan oleh AMIN untuk membiayai pengeluaran  modal atas proyek smelter AMIN yang berlokasi di Dusun Otakeris, Desa  Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.
Selanjutnya, sebesar Rp3,04 triliun atau USD200 juta akan digunakan  oleh perseroan untuk melunasi utang kepada PT Amman Mineral Nusa  Tenggara (AMNT). Dalam hal ini, perseroan tidak memerlukan persetujuan  dari pihak ketiga untuk melakukan pelunasan pinjaman kepada AMNT.
Kemudian, sisa dana IPO akan digunakan untuk penyetoran modal kepada  AMNT melalui pengambilbagian saham baru yang akan diterbitkan oleh AMNT.  Di mana, dana tersebut akan digunakan oleh AMNT untuk membiayai  pengeluaran modal atas proyek ekspansi pabrik konsentrator yang  berlokasi di Desa Sekongkang Atas, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten  Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.</content:encoded></item></channel></rss>
