<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dapat Dana IPO Rp27,5 Miliar, RELF Beli Tanah di Jakarta</title><description>PT Graha Mitra Asia Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham (RELF) pada Kamis (22/06/2023).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/22/278/2835098/dapat-dana-ipo-rp27-5-miliar-relf-beli-tanah-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/22/278/2835098/dapat-dana-ipo-rp27-5-miliar-relf-beli-tanah-di-jakarta"/><item><title>Dapat Dana IPO Rp27,5 Miliar, RELF Beli Tanah di Jakarta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/22/278/2835098/dapat-dana-ipo-rp27-5-miliar-relf-beli-tanah-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/22/278/2835098/dapat-dana-ipo-rp27-5-miliar-relf-beli-tanah-di-jakarta</guid><pubDate>Kamis 22 Juni 2023 10:10 WIB</pubDate><dc:creator>Viola Triamanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/22/278/2835098/dapat-dana-ipo-rp27-5-miliar-relf-beli-tanah-di-jakarta-tRoLCWqOsU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO Bei (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/22/278/2835098/dapat-dana-ipo-rp27-5-miliar-relf-beli-tanah-di-jakarta-tRoLCWqOsU.jpg</image><title>IPO Bei (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Graha Mitra Asia Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham (RELF) pada Kamis (22/06/2023). Perseroan menawarkan sebanyak 1.200.000.000 lembar saham atau sebanyak 20,95% dari total jumlah modal dan disetor setelah penawaran umum.
Direktur Utama RELF Ivan Darmanto menyatakan bahwa dana hasil IPO sebesar Rp27,5 miliar atau 25,46% dari keseluruhan dana akan digunakan untuk membeli tanah seluas 2.750 m2 di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:
IPO, RELF Bidik Dividen 50% pada 2023

&quot;Nantinya tanah tersebut akan dikembangkan sebagai proyek real estate Greenland Jagakarsa,&quot; ujarnya, Kamis (22/06/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNS8xLzE2Njg1NS81L3g4bGl6Nmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian sebesar Rp56 miliar atau sekitar 51,85% akan digunakan untuk membeli tanah seluas 4 hektare berlokasi di Semplak Barat, Kemang, Bogor. Tanah tersebut akan dibangun menjadi sekitar 300 rumah.

BACA JUGA:
Platinum Wahab Nusantara Bakal IPO, Bidik Dana Rp120 Miliar

Dan sisanya sebanyak 22,69% atau sebesar Rp24,5 miliar akan digunakan untuk modal kerja perseroan.&quot;Kedua lahan yang dimaksud akan langsung dikerjakan oleh Perseroan di tahun ini, sehingga setelah IPO Perseroan langsung memiliki 3 proyek yang semuanya akan berkontribusi terhadap pendapatan perseroan,&quot; tambahnya.
Selain itu perusahaan berencana untuk memperoleh sertifikat green building sebagai upaya perusahaan untuk mempertahankan sustainability terhadap lingkungan.
&amp;ldquo;Kami berencana untuk memperoleh sertifikat Green Building, dengan jenis Excellent In Design For Greater Efficiency pada beberapa tipe bangunan kami,&amp;rdquo;, tuturnya.
Hal ini selaras dengan visi perusahaan yang mengusung rumah dengan konsep Green Urban Living. Green Urban Living sendiri adalah praktik menciptakan komunitas yang menguntungkan manusia dan lingkungan.
&amp;ldquo;Upaya tersebut kami lakukan sebagai komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan&amp;rdquo;, tambahnya.
Untuk informasi, kinerja perseroan tahun 2022 meningkat secara signifikan. Selama tahun 2022, pendapatan meningkat 831.5% menjadi Rp18.35 miliar. Sementara, pendapatan tahun 2021 hanya sebesar Rp1.97 miliar. Kenaikan tersebut diperoleh karena perseroan baru memulai proyek perumahan Greenland Kemang pada pertengahan tahun 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Graha Mitra Asia Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham (RELF) pada Kamis (22/06/2023). Perseroan menawarkan sebanyak 1.200.000.000 lembar saham atau sebanyak 20,95% dari total jumlah modal dan disetor setelah penawaran umum.
Direktur Utama RELF Ivan Darmanto menyatakan bahwa dana hasil IPO sebesar Rp27,5 miliar atau 25,46% dari keseluruhan dana akan digunakan untuk membeli tanah seluas 2.750 m2 di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:
IPO, RELF Bidik Dividen 50% pada 2023

&quot;Nantinya tanah tersebut akan dikembangkan sebagai proyek real estate Greenland Jagakarsa,&quot; ujarnya, Kamis (22/06/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNS8xLzE2Njg1NS81L3g4bGl6Nmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian sebesar Rp56 miliar atau sekitar 51,85% akan digunakan untuk membeli tanah seluas 4 hektare berlokasi di Semplak Barat, Kemang, Bogor. Tanah tersebut akan dibangun menjadi sekitar 300 rumah.

BACA JUGA:
Platinum Wahab Nusantara Bakal IPO, Bidik Dana Rp120 Miliar

Dan sisanya sebanyak 22,69% atau sebesar Rp24,5 miliar akan digunakan untuk modal kerja perseroan.&quot;Kedua lahan yang dimaksud akan langsung dikerjakan oleh Perseroan di tahun ini, sehingga setelah IPO Perseroan langsung memiliki 3 proyek yang semuanya akan berkontribusi terhadap pendapatan perseroan,&quot; tambahnya.
Selain itu perusahaan berencana untuk memperoleh sertifikat green building sebagai upaya perusahaan untuk mempertahankan sustainability terhadap lingkungan.
&amp;ldquo;Kami berencana untuk memperoleh sertifikat Green Building, dengan jenis Excellent In Design For Greater Efficiency pada beberapa tipe bangunan kami,&amp;rdquo;, tuturnya.
Hal ini selaras dengan visi perusahaan yang mengusung rumah dengan konsep Green Urban Living. Green Urban Living sendiri adalah praktik menciptakan komunitas yang menguntungkan manusia dan lingkungan.
&amp;ldquo;Upaya tersebut kami lakukan sebagai komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan&amp;rdquo;, tambahnya.
Untuk informasi, kinerja perseroan tahun 2022 meningkat secara signifikan. Selama tahun 2022, pendapatan meningkat 831.5% menjadi Rp18.35 miliar. Sementara, pendapatan tahun 2021 hanya sebesar Rp1.97 miliar. Kenaikan tersebut diperoleh karena perseroan baru memulai proyek perumahan Greenland Kemang pada pertengahan tahun 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
