<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Modal Asing Rp13 Triliun Kabur Tinggalkan Indonesia</title><description>Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) terus mendukung ketahanan eksternal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/22/320/2835335/modal-asing-rp13-triliun-kabur-tinggalkan-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/22/320/2835335/modal-asing-rp13-triliun-kabur-tinggalkan-indonesia"/><item><title>Modal Asing Rp13 Triliun Kabur Tinggalkan Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/22/320/2835335/modal-asing-rp13-triliun-kabur-tinggalkan-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/22/320/2835335/modal-asing-rp13-triliun-kabur-tinggalkan-indonesia</guid><pubDate>Kamis 22 Juni 2023 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/22/320/2835335/modal-asing-rp13-triliun-kabur-tinggalkan-indonesia-xxINWvkUcK.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi uang. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/22/320/2835335/modal-asing-rp13-triliun-kabur-tinggalkan-indonesia-xxINWvkUcK.JPG</image><title>Ilustrasi uang. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) terus mendukung ketahanan eksternal.
Transaksi berjalan triwulan II-2023 diprakirakan surplus didukung oleh berlanjutnya surplus neraca perdagangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bank Indonesia Diprediksi Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6%

&quot;Di mana sampai dengan Mei 2023 tercatat sebesar USD4,4 miliar,&quot; ujar
Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers RDG BI di Jakarta, Kamis (22/6/2023).

Sementara itu, aliran masuk modal asing dalam bentuk portofolio pada triwulanan II 2023 sampai dengan 20 Juni 2023 masih mencatat net inflows sebesar USD0,13 miliar atau setara Rp1,94 triliun (kurs 14.951,5), meskipun pada Juni 2023 tercatat outflows sebesar USD0,87 miliar atau setara Rp13 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bank Indonesia Dukung Penerbitan Kode Etik Pasar Keuangan

&quot;Ini akibat peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global,&quot; ungkap Perry.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny81L3g4ajVnZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Mei 2023 tetap tinggi tercatat sebesar USD139,3 miliar, setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.



Angka ini juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Perkembangan NPI yang positif diprakirakan berlanjut didukung transaksi berjalan yang diprakirakan terjaga sehat dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB.



&quot;Selain itu, neraca transaksi modal dan finansial diprakirakan juga mencatat surplus, ditopang oleh aliran masuk modal asing, baik dalam bentuk Penanaman Modal Asing (PMA) maupun investasi portofolio, sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional,&quot; pungkas Perry.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) terus mendukung ketahanan eksternal.
Transaksi berjalan triwulan II-2023 diprakirakan surplus didukung oleh berlanjutnya surplus neraca perdagangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bank Indonesia Diprediksi Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6%

&quot;Di mana sampai dengan Mei 2023 tercatat sebesar USD4,4 miliar,&quot; ujar
Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers RDG BI di Jakarta, Kamis (22/6/2023).

Sementara itu, aliran masuk modal asing dalam bentuk portofolio pada triwulanan II 2023 sampai dengan 20 Juni 2023 masih mencatat net inflows sebesar USD0,13 miliar atau setara Rp1,94 triliun (kurs 14.951,5), meskipun pada Juni 2023 tercatat outflows sebesar USD0,87 miliar atau setara Rp13 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bank Indonesia Dukung Penerbitan Kode Etik Pasar Keuangan

&quot;Ini akibat peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global,&quot; ungkap Perry.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny81L3g4ajVnZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Mei 2023 tetap tinggi tercatat sebesar USD139,3 miliar, setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.



Angka ini juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Perkembangan NPI yang positif diprakirakan berlanjut didukung transaksi berjalan yang diprakirakan terjaga sehat dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB.



&quot;Selain itu, neraca transaksi modal dan finansial diprakirakan juga mencatat surplus, ditopang oleh aliran masuk modal asing, baik dalam bentuk Penanaman Modal Asing (PMA) maupun investasi portofolio, sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional,&quot; pungkas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
