<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transaksi BI-FAST Capai Rp462 Triliun pada Mei 2023</title><description>Bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa transaksi pada sistem pembayaran digital semakin meningkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/22/320/2835407/transaksi-bi-fast-capai-rp462-triliun-pada-mei-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/22/320/2835407/transaksi-bi-fast-capai-rp462-triliun-pada-mei-2023"/><item><title>Transaksi BI-FAST Capai Rp462 Triliun pada Mei 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/22/320/2835407/transaksi-bi-fast-capai-rp462-triliun-pada-mei-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/22/320/2835407/transaksi-bi-fast-capai-rp462-triliun-pada-mei-2023</guid><pubDate>Kamis 22 Juni 2023 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/22/320/2835407/transaksi-bi-fast-capai-rp462-triliun-pada-mei-2023-NyGOuAu6Ug.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi uang. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/22/320/2835407/transaksi-bi-fast-capai-rp462-triliun-pada-mei-2023-NyGOuAu6Ug.JPG</image><title>Ilustrasi uang. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa transaksi pada sistem pembayaran digital semakin meningkat.

&quot;Adopsi QRIS semakin meluas, tercermin pada penambahan jumlah pengguna dan merchant QRIS, yang saat ini telah mencapai masing-masing 35,80 juta dan 26,1 juta, dengan total volume transaksi sebesar 744 juta,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers RDG BI di Jakarta, Kamis (22/6/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bank Indonesia Diprediksi Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6%

Dia mengatakan bahwa hal ini sejalan dengan pengembangan fitur QRIS di domestik dan antarnegara.

&quot;Akseptasi BI-FAST juga terus meningkat dengan nilai transaksi bulan Mei 2023 mencapai Rp462 triliun dengan volume transaksi sebesar 161,2 juta,&quot; pungkas Perry.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75%

Sementara itu, transaksi digital banking meningkat pesat sebesar 31,83% (yoy) dan Uang Elektronik (UE) tumbuh sebesar 17,90% (yoy) pada Mei 2023.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny81L3g4ajVnZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Transaksi Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) seperti Kartu ATM/D dan Kartu Kredit tumbuh 8,31% (yoy).



Di sisi lain, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Mei 2023 tumbuh 4,5% (yoy) sehingga menjadi Rp972 triliun sejalan dengan kegiatan ekonomi.



Perry menyebut bahwa BI terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI.

&quot;Ini antara lain dengan melanjutkan kerja sama kelembagaan dalam pengedaran uang Rupiah ke daerah 3T (Terluar, Terdepan, Terpencil),&quot; pungkas Perry.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa transaksi pada sistem pembayaran digital semakin meningkat.

&quot;Adopsi QRIS semakin meluas, tercermin pada penambahan jumlah pengguna dan merchant QRIS, yang saat ini telah mencapai masing-masing 35,80 juta dan 26,1 juta, dengan total volume transaksi sebesar 744 juta,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers RDG BI di Jakarta, Kamis (22/6/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bank Indonesia Diprediksi Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6%

Dia mengatakan bahwa hal ini sejalan dengan pengembangan fitur QRIS di domestik dan antarnegara.

&quot;Akseptasi BI-FAST juga terus meningkat dengan nilai transaksi bulan Mei 2023 mencapai Rp462 triliun dengan volume transaksi sebesar 161,2 juta,&quot; pungkas Perry.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75%

Sementara itu, transaksi digital banking meningkat pesat sebesar 31,83% (yoy) dan Uang Elektronik (UE) tumbuh sebesar 17,90% (yoy) pada Mei 2023.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny81L3g4ajVnZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Transaksi Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) seperti Kartu ATM/D dan Kartu Kredit tumbuh 8,31% (yoy).



Di sisi lain, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Mei 2023 tumbuh 4,5% (yoy) sehingga menjadi Rp972 triliun sejalan dengan kegiatan ekonomi.



Perry menyebut bahwa BI terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI.

&quot;Ini antara lain dengan melanjutkan kerja sama kelembagaan dalam pengedaran uang Rupiah ke daerah 3T (Terluar, Terdepan, Terpencil),&quot; pungkas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
