<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Milik Martua Sitorus (CEKA) Bagi-Bagi Dividen Rp59,5 Miliar</title><description>Emiten milik miliarder Martua Sitorus PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) membagikan dividen sebesar Rp59,5 miliar pada 2023</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/23/278/2835811/emiten-milik-martua-sitorus-ceka-bagi-bagi-dividen-rp59-5-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/23/278/2835811/emiten-milik-martua-sitorus-ceka-bagi-bagi-dividen-rp59-5-miliar"/><item><title>Emiten Milik Martua Sitorus (CEKA) Bagi-Bagi Dividen Rp59,5 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/23/278/2835811/emiten-milik-martua-sitorus-ceka-bagi-bagi-dividen-rp59-5-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/23/278/2835811/emiten-milik-martua-sitorus-ceka-bagi-bagi-dividen-rp59-5-miliar</guid><pubDate>Jum'at 23 Juni 2023 13:03 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/23/278/2835811/emiten-milik-martua-sitorus-ceka-bagi-bagi-dividen-rp59-5-miliar-mh4TOMepKF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEKA akan bagikan dividen (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/23/278/2835811/emiten-milik-martua-sitorus-ceka-bagi-bagi-dividen-rp59-5-miliar-mh4TOMepKF.jpg</image><title>CEKA akan bagikan dividen (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Emiten milik miliarder Martua Sitorus PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) membagikan dividen sebesar Rp59,5 miliar pada 2023. Di mana rasio pembayaran dividen hingga 27% dari total laba bersih yang diperoleh oleh entitas Wilmar itu mencapai Rp220,7 miliar.
Melansir Harian Neraca, Jumat (23/6/2023), perseroan akan membayarkan dividennya pada 27 Juni mendatang. Selain itu, CEKA memiliki saldo laba yang ditahan mencapai Rp1,27 triliun.

BACA JUGA:
Unilever (UNVR) Tebar Dividen Jumbo Rp2,7 Triliun


Manajemen Wilmar Cahaya Indonesia dalam paparan publiknya menyebutkan industri makanan berupa pengolahan minyak nabati dan minyak nabati spesialitas masih dapat bertumbuh jika dibanding tahun 2022 terutama dengan peningkatan populasi penduduk dunia dan berakhirnya pandemi.

BACA JUGA:
Investor Senyum Lebar, Ini Jadwal Pembagian Dividen RMK Energy (RMKE) dan Alkindo Naratama (ALDO)


Dengan begitu perseroan optimistis dapat membukukan kinerja yang lebih baik. Adapun, tantangan yang bakal dihadapi oleh harga yang masih sangat fluktuatif dan persaingan yang semakin ketat.&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Disebutkan, kebijakan dan strategi perseroan di tahun 2023 yaitu  mengedepankan inovasi serta efisiensi dalam produksi sehingga dapat  ditingkatkan margin pendapatan yang diharapkan. Perluasan dan  peningkatan pangsa pasar terus akan dilakukan serta sinergi dengan grup  Wilmar.
Di sisi lain, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Wilmar Group,  Permata Hijau Group, dan Musim Mas Group sebagai tersangka korporasi  kasus korupsi minyak goreng. Penetapan tersangka Wilmar Cs adalah  pengembangan dari perkara usai Mahkamah Agung memperberat hampir semua  tersangka kasus tersebut. Wilmar Cs telah ditengarai sebagai pemicu  kerugian negara senilai Rp6,47 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Emiten milik miliarder Martua Sitorus PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) membagikan dividen sebesar Rp59,5 miliar pada 2023. Di mana rasio pembayaran dividen hingga 27% dari total laba bersih yang diperoleh oleh entitas Wilmar itu mencapai Rp220,7 miliar.
Melansir Harian Neraca, Jumat (23/6/2023), perseroan akan membayarkan dividennya pada 27 Juni mendatang. Selain itu, CEKA memiliki saldo laba yang ditahan mencapai Rp1,27 triliun.

BACA JUGA:
Unilever (UNVR) Tebar Dividen Jumbo Rp2,7 Triliun


Manajemen Wilmar Cahaya Indonesia dalam paparan publiknya menyebutkan industri makanan berupa pengolahan minyak nabati dan minyak nabati spesialitas masih dapat bertumbuh jika dibanding tahun 2022 terutama dengan peningkatan populasi penduduk dunia dan berakhirnya pandemi.

BACA JUGA:
Investor Senyum Lebar, Ini Jadwal Pembagian Dividen RMK Energy (RMKE) dan Alkindo Naratama (ALDO)


Dengan begitu perseroan optimistis dapat membukukan kinerja yang lebih baik. Adapun, tantangan yang bakal dihadapi oleh harga yang masih sangat fluktuatif dan persaingan yang semakin ketat.&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Disebutkan, kebijakan dan strategi perseroan di tahun 2023 yaitu  mengedepankan inovasi serta efisiensi dalam produksi sehingga dapat  ditingkatkan margin pendapatan yang diharapkan. Perluasan dan  peningkatan pangsa pasar terus akan dilakukan serta sinergi dengan grup  Wilmar.
Di sisi lain, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Wilmar Group,  Permata Hijau Group, dan Musim Mas Group sebagai tersangka korporasi  kasus korupsi minyak goreng. Penetapan tersangka Wilmar Cs adalah  pengembangan dari perkara usai Mahkamah Agung memperberat hampir semua  tersangka kasus tersebut. Wilmar Cs telah ditengarai sebagai pemicu  kerugian negara senilai Rp6,47 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
