<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri ESDM Tegaskan Tidak Ada Subsidi BBM RON 95, Pertamax Dicampur Bioetanol</title><description>PT Pertamina (Persero) segera luncurkan produk campuran Bahan Bakar Nabati (BBN) bioetanol 5%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/23/320/2836076/menteri-esdm-tegaskan-tidak-ada-subsidi-bbm-ron-95-pertamax-dicampur-bioetanol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/23/320/2836076/menteri-esdm-tegaskan-tidak-ada-subsidi-bbm-ron-95-pertamax-dicampur-bioetanol"/><item><title>Menteri ESDM Tegaskan Tidak Ada Subsidi BBM RON 95, Pertamax Dicampur Bioetanol</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/23/320/2836076/menteri-esdm-tegaskan-tidak-ada-subsidi-bbm-ron-95-pertamax-dicampur-bioetanol</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/23/320/2836076/menteri-esdm-tegaskan-tidak-ada-subsidi-bbm-ron-95-pertamax-dicampur-bioetanol</guid><pubDate>Jum'at 23 Juni 2023 17:52 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/23/320/2836076/menteri-esdm-tegaskan-tidak-ada-subsidi-bbm-ron-95-pertamax-dicampur-bioetanol-tqwBI2OOzv.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina Segera Luncurkan Pertamax RON 95. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/23/320/2836076/menteri-esdm-tegaskan-tidak-ada-subsidi-bbm-ron-95-pertamax-dicampur-bioetanol-tqwBI2OOzv.jfif</image><title>Pertamina Segera Luncurkan Pertamax RON 95. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) segera luncurkan produk campuran Bahan Bakar Nabati (BBN) bioetanol 5% atau E5 ke dalam Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax. BBM terbaru tersebut akan memiliki Research Octane Number (RON) 95.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, penjualan Bioetanol akan sesuai dengan harga keekonomian. Pemerintah juga tidak perlu memberikan subsidi meskipun Bioetanol dirancang menjadi energi alternatif guna menekan penggunaan energi fosil.

BACA JUGA:
Pertamax Dicampur dengan Bioetanol Jadi BBM RON 95

&amp;ldquo;Harganya seharusnya tidak mempengaruhi yang ada sekarang. Kalau bisa jangan sampai (subsidi). Masa subsidi lagi Pertamax,&amp;rdquo; jelasnya ketika ditemui di Kantornya, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (23/6/2023).
Arifin menambahkan, sudah banyak negara yang memanfaatkan etanol agar menjadi alternatif yang dapat mengimbangi bahan bakar fosil.

BACA JUGA:
Perbandingan Harga BBM Jenis Pertamax Pertamina, Shell dan BP AKR, Beda Tipis!

Sebelumnya, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan pihaknya tengah menunggu izin komersialisasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelum meluncurkan produk BBM campuran Pertamax dengan bahan bakar nabati bioetanol 5%.
&quot;Iya semua sudah siap, tinggal tunggu izin komersialisasi (dari ESDM). Kalau izin keluar bisa segera,&quot; jelasnya ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (20/6/2023) lalu.Dikatakan Fadjar, begitu izin komersialisasi sudah dikeluarkan Kementerian ESDM maka produk BBM RON95 tersebut akan langsung tersedia di SPBU daerah Surabaya untuk tahap awal. Hal itu lantaran masa uji coba bioetanol ini sudah selesai dilakukan.
&quot;Ujicoba sudah selesai. Langsung tersedia nanti, kita mulai dari beberapa SPBU di Surabaya,&quot; sambungnya.
Ketika ditanya mengenai harga jual bioetanol, Fadjar pun mengaku belum bisa memastikan detail angkanya.
&quot;Untuk harga nanti saat peluncuran ya, tapi di atas Pertamax karena RON nya juga di atas,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) segera luncurkan produk campuran Bahan Bakar Nabati (BBN) bioetanol 5% atau E5 ke dalam Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax. BBM terbaru tersebut akan memiliki Research Octane Number (RON) 95.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, penjualan Bioetanol akan sesuai dengan harga keekonomian. Pemerintah juga tidak perlu memberikan subsidi meskipun Bioetanol dirancang menjadi energi alternatif guna menekan penggunaan energi fosil.

BACA JUGA:
Pertamax Dicampur dengan Bioetanol Jadi BBM RON 95

&amp;ldquo;Harganya seharusnya tidak mempengaruhi yang ada sekarang. Kalau bisa jangan sampai (subsidi). Masa subsidi lagi Pertamax,&amp;rdquo; jelasnya ketika ditemui di Kantornya, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (23/6/2023).
Arifin menambahkan, sudah banyak negara yang memanfaatkan etanol agar menjadi alternatif yang dapat mengimbangi bahan bakar fosil.

BACA JUGA:
Perbandingan Harga BBM Jenis Pertamax Pertamina, Shell dan BP AKR, Beda Tipis!

Sebelumnya, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan pihaknya tengah menunggu izin komersialisasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelum meluncurkan produk BBM campuran Pertamax dengan bahan bakar nabati bioetanol 5%.
&quot;Iya semua sudah siap, tinggal tunggu izin komersialisasi (dari ESDM). Kalau izin keluar bisa segera,&quot; jelasnya ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (20/6/2023) lalu.Dikatakan Fadjar, begitu izin komersialisasi sudah dikeluarkan Kementerian ESDM maka produk BBM RON95 tersebut akan langsung tersedia di SPBU daerah Surabaya untuk tahap awal. Hal itu lantaran masa uji coba bioetanol ini sudah selesai dilakukan.
&quot;Ujicoba sudah selesai. Langsung tersedia nanti, kita mulai dari beberapa SPBU di Surabaya,&quot; sambungnya.
Ketika ditanya mengenai harga jual bioetanol, Fadjar pun mengaku belum bisa memastikan detail angkanya.
&quot;Untuk harga nanti saat peluncuran ya, tapi di atas Pertamax karena RON nya juga di atas,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
