<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Ungkap Permintaan Jokowi soal Integrasi Ekosistem Logistik</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta adanya percepatan pelaksanaan terinterkoneksi pembangunan ekosistem logistik di Tanah Air.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/23/320/2836086/erick-thohir-ungkap-permintaan-jokowi-soal-integrasi-ekosistem-logistik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/23/320/2836086/erick-thohir-ungkap-permintaan-jokowi-soal-integrasi-ekosistem-logistik"/><item><title>Erick Thohir Ungkap Permintaan Jokowi soal Integrasi Ekosistem Logistik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/23/320/2836086/erick-thohir-ungkap-permintaan-jokowi-soal-integrasi-ekosistem-logistik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/23/320/2836086/erick-thohir-ungkap-permintaan-jokowi-soal-integrasi-ekosistem-logistik</guid><pubDate>Jum'at 23 Juni 2023 18:12 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/23/320/2836086/erick-thohir-ungkap-permintaan-jokowi-soal-integrasi-ekosistem-logistik-7cRkz4UyRU.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/23/320/2836086/erick-thohir-ungkap-permintaan-jokowi-soal-integrasi-ekosistem-logistik-7cRkz4UyRU.jpeg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta adanya percepatan pelaksanaan terinterkoneksi pembangunan ekosistem logistik di Tanah Air.

Integrasi itu meliputi sektor kebandaraan, pelabuhan, kereta api, dan jalan tol.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Sebut 2038 Penduduk RI Lebih Banyak yang Tua Dibanding Anak Muda

Permintaan Kepala Negara itu disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Menurutnya, terinterkoneksi ekosistem atau infrastruktur pergerakan barang  menjadi kunci untuk percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga pembukaan lapangan pekerjaan baru.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir: Pembangunan Ekosistem Logistik Jadi Kunci Ekonomi Tumbuh

&quot;Seperti disampaikan Bapak Presiden bahwa percepatan pembangunan ekosistem logistik yang tentu terinterkoneksi, apakah itu airport, pelabuhan, kereta, jalan tol,&quot; kata Erick saat ditemui di tempat kerjanya, Jakarta, Jumat (23/6/2023).

Dia mengaku rantai pasok (supply chain) logistik di Tanah air saat ini masih terdistrupsi. Meski demikian, pemerintah terus berupaya menyelesaikan persoalan tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNS8xLzE2NzIwNS81L3g4bHNmNDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Dalam memperkuat infrastruktur pergerakan barang, Erick mengaku pemerintah sudah menggelontorkan anggaran bernilai fantastis.



Meski tidak merinci nominalnya, dia memastikan alokasi dana itu di arah yang tepat.



&quot;Ini yang kadang-kadang dipersepsikan 'oh kenapa pemerintah membangun infrastruktur dengan modal pembiayaan yang besar apakah benar arahnya?' ya benar,&quot; katanya.



Erick ingin Indonesia mengikuti jejak Korea Selatan (Korsel) dan Uni Emirat Arab (UEA) yang dinilai berhasil membangun infrastrukturnya.



Sejak awal, Negeri Ginseng itu berani menggelontorkan 50% Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk membangun dan mengembangkan infrastruktur. Langkah serupa juga dilakukan UAE.



Investasi besar-besaran UAE dan Korsel di sektor pembangunan pun berbuah manis. Bisnis pelabuhan hingga bandara kedua negara kini menjadi pusat logistik dunia.



UAE misalnya berhasil memimpin pusat logistik dari Asia dan Timur Tengah ke Afrika dan Eropa.



&quot;UAE juga sama dia sukses karena pembangunan infrastruktur. Di pelabuhan, airport, dan menjadi center daripada logistik dunia sekarang, interkoneksi dari Asia, Middle East (Timur Tengah) ke Afrika dan Eropa,&quot; ucap Erick.



&quot;Coba liat, mana penerbangan di tempat lain sekarang? dulu Singapura, sekarang Dubai, sekarang Turki juga masuk lagi, ini yang kadang mimpi besar yang diimplemen dalam keseharian yang menjadi kunci, karena percepatan dari pembangunan ekosistem logistik ini akan jadi kunci ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan untuk cita-cita kita menjadi negara besar,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta adanya percepatan pelaksanaan terinterkoneksi pembangunan ekosistem logistik di Tanah Air.

Integrasi itu meliputi sektor kebandaraan, pelabuhan, kereta api, dan jalan tol.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Sebut 2038 Penduduk RI Lebih Banyak yang Tua Dibanding Anak Muda

Permintaan Kepala Negara itu disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Menurutnya, terinterkoneksi ekosistem atau infrastruktur pergerakan barang  menjadi kunci untuk percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga pembukaan lapangan pekerjaan baru.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir: Pembangunan Ekosistem Logistik Jadi Kunci Ekonomi Tumbuh

&quot;Seperti disampaikan Bapak Presiden bahwa percepatan pembangunan ekosistem logistik yang tentu terinterkoneksi, apakah itu airport, pelabuhan, kereta, jalan tol,&quot; kata Erick saat ditemui di tempat kerjanya, Jakarta, Jumat (23/6/2023).

Dia mengaku rantai pasok (supply chain) logistik di Tanah air saat ini masih terdistrupsi. Meski demikian, pemerintah terus berupaya menyelesaikan persoalan tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNS8xLzE2NzIwNS81L3g4bHNmNDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Dalam memperkuat infrastruktur pergerakan barang, Erick mengaku pemerintah sudah menggelontorkan anggaran bernilai fantastis.



Meski tidak merinci nominalnya, dia memastikan alokasi dana itu di arah yang tepat.



&quot;Ini yang kadang-kadang dipersepsikan 'oh kenapa pemerintah membangun infrastruktur dengan modal pembiayaan yang besar apakah benar arahnya?' ya benar,&quot; katanya.



Erick ingin Indonesia mengikuti jejak Korea Selatan (Korsel) dan Uni Emirat Arab (UEA) yang dinilai berhasil membangun infrastrukturnya.



Sejak awal, Negeri Ginseng itu berani menggelontorkan 50% Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk membangun dan mengembangkan infrastruktur. Langkah serupa juga dilakukan UAE.



Investasi besar-besaran UAE dan Korsel di sektor pembangunan pun berbuah manis. Bisnis pelabuhan hingga bandara kedua negara kini menjadi pusat logistik dunia.



UAE misalnya berhasil memimpin pusat logistik dari Asia dan Timur Tengah ke Afrika dan Eropa.



&quot;UAE juga sama dia sukses karena pembangunan infrastruktur. Di pelabuhan, airport, dan menjadi center daripada logistik dunia sekarang, interkoneksi dari Asia, Middle East (Timur Tengah) ke Afrika dan Eropa,&quot; ucap Erick.



&quot;Coba liat, mana penerbangan di tempat lain sekarang? dulu Singapura, sekarang Dubai, sekarang Turki juga masuk lagi, ini yang kadang mimpi besar yang diimplemen dalam keseharian yang menjadi kunci, karena percepatan dari pembangunan ekosistem logistik ini akan jadi kunci ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan untuk cita-cita kita menjadi negara besar,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
