<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bonus Demografi Bawa Indonesia Jadi Negara Maju, Pendapatan Penduduk Bisa Naik Tinggi</title><description>Indonesia harus memanfaatkan bonus demografi seoptimal mungkin agar mampu ke luar dari middle income trap</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/24/320/2836280/bonus-demografi-bawa-indonesia-jadi-negara-maju-pendapatan-penduduk-bisa-naik-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/24/320/2836280/bonus-demografi-bawa-indonesia-jadi-negara-maju-pendapatan-penduduk-bisa-naik-tinggi"/><item><title>Bonus Demografi Bawa Indonesia Jadi Negara Maju, Pendapatan Penduduk Bisa Naik Tinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/24/320/2836280/bonus-demografi-bawa-indonesia-jadi-negara-maju-pendapatan-penduduk-bisa-naik-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/24/320/2836280/bonus-demografi-bawa-indonesia-jadi-negara-maju-pendapatan-penduduk-bisa-naik-tinggi</guid><pubDate>Sabtu 24 Juni 2023 14:13 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/24/320/2836280/bonus-demografi-bawa-indonesia-jadi-negara-maju-pendapatan-penduduk-bisa-naik-tinggi-VSxXSp0NIY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga Berbagi Kisah Inspirasi di Kampus Unpar. (Foto: Okezone.com/Kemenko)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/24/320/2836280/bonus-demografi-bawa-indonesia-jadi-negara-maju-pendapatan-penduduk-bisa-naik-tinggi-VSxXSp0NIY.jpg</image><title>Menko Airlangga Berbagi Kisah Inspirasi di Kampus Unpar. (Foto: Okezone.com/Kemenko)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Indonesia harus memanfaatkan bonus demografi seoptimal mungkin agar mampu ke luar dari middle income trap.
Tujuan akhirnya tentu menempatkan Indonesia di lima besar negara dengan PDB terbesar di dunia, sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA:
Pengusaha Siap Kawal Indonesia Maju 2045 Visi Presiden Jokowi

&amp;ldquo;Indonesia perlu memiliki pendapatan per kapita sebesar USD12.000-USD13.000 di tahun 2035 mendatang. Kesempatan bonus demografi hanya datang sekali dalam satu peradaban sebuah negara, makanya harus kita manfaatkan dengan baik,&amp;rdquo; jelas Airlangga saat memberikan kuliah umum dan sekaligus berbagi kisah inspirasional di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) di Bandung, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (24/6/2023).
Dalam acara yang dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari 15 universitas se-Bandung Raya tersebut, Airlangga membuka pidato kunci dengan menyampaikan sebait pantun.

BACA JUGA:
Hari Lahir Pancasila, Erick Thohir: Abadikan Semangat Persatuan untuk Indonesia Maju

&amp;ldquo;Kota Bandung terkenal keindahannya, penuh kembang beragam cerita. Terima kasih atas sambutannya, yang luar biasa hangat dan penuh suka cita,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Unpar adalah universitas pertama yang saya kunjungi setelah pandemi berakhir dan berlanjut ke endemi. Indonesia masuk dalam peringkat dua negara di dunia yang berhasil baik dalam menangani pandemi Covid-19,&amp;rdquo; ungkap Airlangga.Airlangga mengaku sangat termotivasi untuk membahas tentang update perekonomian Indonesia, termasuk tentang PSN, setelah mengetahui banyak mahasiswa yang hadir berasal Fakultas Ekonomi.
&amp;ldquo;Dalam 20 tahun ke depan kalian yang akan menjadi pemimpin negeri ini. Kami memfasilitasi saja. Kita adalah bangsa optimis, tidak boleh pesimis,&amp;rdquo; ujar Airlangga.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Indonesia harus memanfaatkan bonus demografi seoptimal mungkin agar mampu ke luar dari middle income trap.
Tujuan akhirnya tentu menempatkan Indonesia di lima besar negara dengan PDB terbesar di dunia, sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA:
Pengusaha Siap Kawal Indonesia Maju 2045 Visi Presiden Jokowi

&amp;ldquo;Indonesia perlu memiliki pendapatan per kapita sebesar USD12.000-USD13.000 di tahun 2035 mendatang. Kesempatan bonus demografi hanya datang sekali dalam satu peradaban sebuah negara, makanya harus kita manfaatkan dengan baik,&amp;rdquo; jelas Airlangga saat memberikan kuliah umum dan sekaligus berbagi kisah inspirasional di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) di Bandung, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (24/6/2023).
Dalam acara yang dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari 15 universitas se-Bandung Raya tersebut, Airlangga membuka pidato kunci dengan menyampaikan sebait pantun.

BACA JUGA:
Hari Lahir Pancasila, Erick Thohir: Abadikan Semangat Persatuan untuk Indonesia Maju

&amp;ldquo;Kota Bandung terkenal keindahannya, penuh kembang beragam cerita. Terima kasih atas sambutannya, yang luar biasa hangat dan penuh suka cita,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Unpar adalah universitas pertama yang saya kunjungi setelah pandemi berakhir dan berlanjut ke endemi. Indonesia masuk dalam peringkat dua negara di dunia yang berhasil baik dalam menangani pandemi Covid-19,&amp;rdquo; ungkap Airlangga.Airlangga mengaku sangat termotivasi untuk membahas tentang update perekonomian Indonesia, termasuk tentang PSN, setelah mengetahui banyak mahasiswa yang hadir berasal Fakultas Ekonomi.
&amp;ldquo;Dalam 20 tahun ke depan kalian yang akan menjadi pemimpin negeri ini. Kami memfasilitasi saja. Kita adalah bangsa optimis, tidak boleh pesimis,&amp;rdquo; ujar Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
