<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI: Inovasi Digital Jadi Sumber Baru Kesejahteraan</title><description>Bank Indonesia (BI) menilai ekonomi dan keuangan digital menjadi kunci pertumbuhan ekonomi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/24/320/2836371/bi-inovasi-digital-jadi-sumber-baru-kesejahteraan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/24/320/2836371/bi-inovasi-digital-jadi-sumber-baru-kesejahteraan"/><item><title>BI: Inovasi Digital Jadi Sumber Baru Kesejahteraan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/24/320/2836371/bi-inovasi-digital-jadi-sumber-baru-kesejahteraan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/24/320/2836371/bi-inovasi-digital-jadi-sumber-baru-kesejahteraan</guid><pubDate>Sabtu 24 Juni 2023 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/24/320/2836371/bi-inovasi-digital-jadi-sumber-baru-kesejahteraan-r65oY7ybDR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BI Soal Inovasi Digital Indonesia. (Foto: Okezone.com/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/24/320/2836371/bi-inovasi-digital-jadi-sumber-baru-kesejahteraan-r65oY7ybDR.jpg</image><title>BI Soal Inovasi Digital Indonesia. (Foto: Okezone.com/Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menilai ekonomi dan keuangan digital menjadi kunci pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Akselerasi dari ekonomi dan keuangan digital akan menghasilkan kesempatan dan juga partisipasi ekonomi yang dapat diakses secara setara.

BACA JUGA:
Ekonomi Digital RI Perlu Dukungan Kerja Sama Asean dan Asia

&quot;Ketika diatur dengan baik, kami percaya bahwa inovasi digital bisa menjadi sumber baru dari kesejahteraan,&quot; ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta, dalam Webinar Global Partnership for Financial Inclusion Symposium di Bali, Sabtu (24/6/2023).
Potensi Indonesia untuk mendapatkan manfaat dari potensi digital juga sangat berlimpah. Hampir 70% dari populasi Indonesia berada dalam kelompok umur 15-64 tahun.

BACA JUGA:
Bidik Peluang Bisnis Ekonomi Digital Rp2.175 Triliun, FUTR Gandeng Perusahaan Hong Kong

Ini dimungkinkan dengan digitalisasi yang juga mendukung infrastruktur seperti kota elektrik, internet berkecepatan tinggi, dan juga smartphone.
&quot;Infrastruktur dan layanan ini juga menjadi terdistribusikan secara lebih merata, mudah diakses, dan juga terjangkau. Indonesia sendiri adalah negara keempat di dunia dengan pengguna internet terbanyak,&quot; tambah Filianingsih.Dalam 5 tahun terakhir, terutama selama pandemi, preferensi digitalisasi telah menguat. Jumlah dari konsumen digital meningkat hingga 21 juta dan penetrasi internet di populasi meningkat ke 74%.
&quot;98% dari merchants di Indonesia telah mengadopsi metode pembayaran digital, bahkan 59% dari mereka menggunakan pembiayaan digital,&quot; ungkap Filianingsih.
Di 2022, Gross Merchandise Value (GMV) dari ekonomi digital Indonesia akan meningkat 22%.
&quot;Di Indonesia, teknologi finansial dan e-commerce juga menyediakan solusi inovatif yang berfokus pada konsumen,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menilai ekonomi dan keuangan digital menjadi kunci pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Akselerasi dari ekonomi dan keuangan digital akan menghasilkan kesempatan dan juga partisipasi ekonomi yang dapat diakses secara setara.

BACA JUGA:
Ekonomi Digital RI Perlu Dukungan Kerja Sama Asean dan Asia

&quot;Ketika diatur dengan baik, kami percaya bahwa inovasi digital bisa menjadi sumber baru dari kesejahteraan,&quot; ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta, dalam Webinar Global Partnership for Financial Inclusion Symposium di Bali, Sabtu (24/6/2023).
Potensi Indonesia untuk mendapatkan manfaat dari potensi digital juga sangat berlimpah. Hampir 70% dari populasi Indonesia berada dalam kelompok umur 15-64 tahun.

BACA JUGA:
Bidik Peluang Bisnis Ekonomi Digital Rp2.175 Triliun, FUTR Gandeng Perusahaan Hong Kong

Ini dimungkinkan dengan digitalisasi yang juga mendukung infrastruktur seperti kota elektrik, internet berkecepatan tinggi, dan juga smartphone.
&quot;Infrastruktur dan layanan ini juga menjadi terdistribusikan secara lebih merata, mudah diakses, dan juga terjangkau. Indonesia sendiri adalah negara keempat di dunia dengan pengguna internet terbanyak,&quot; tambah Filianingsih.Dalam 5 tahun terakhir, terutama selama pandemi, preferensi digitalisasi telah menguat. Jumlah dari konsumen digital meningkat hingga 21 juta dan penetrasi internet di populasi meningkat ke 74%.
&quot;98% dari merchants di Indonesia telah mengadopsi metode pembayaran digital, bahkan 59% dari mereka menggunakan pembiayaan digital,&quot; ungkap Filianingsih.
Di 2022, Gross Merchandise Value (GMV) dari ekonomi digital Indonesia akan meningkat 22%.
&quot;Di Indonesia, teknologi finansial dan e-commerce juga menyediakan solusi inovatif yang berfokus pada konsumen,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
