<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaut Dinilai Punya Peran Penting untuk Ekonomi RI</title><description>Kemenhub menyatakan bahwa pelaut merupakan pekerja kunci yang memiliki peran penting sebagai tulang punggung perekonomian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/25/320/2836828/pelaut-dinilai-punya-peran-penting-untuk-ekonomi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/25/320/2836828/pelaut-dinilai-punya-peran-penting-untuk-ekonomi-ri"/><item><title>Pelaut Dinilai Punya Peran Penting untuk Ekonomi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/25/320/2836828/pelaut-dinilai-punya-peran-penting-untuk-ekonomi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/25/320/2836828/pelaut-dinilai-punya-peran-penting-untuk-ekonomi-ri</guid><pubDate>Minggu 25 Juni 2023 20:08 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/25/320/2836828/pelaut-dinilai-punya-peran-penting-untuk-ekonomi-ri-shuHbsdyvQ.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/25/320/2836828/pelaut-dinilai-punya-peran-penting-untuk-ekonomi-ri-shuHbsdyvQ.jfif</image><title>Ekonomi RI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa pelaut merupakan pekerja kunci yang memiliki peran penting sebagai tulang punggung perekonomian.
&quot;Kita sepakat bahwa pelaut adalah pekerja kunci yang memiliki peran penting sebagai tulang punggung perekonomian sebuah negara, &quot; kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Arif Toha dikutip Antara, Minggu (25/6/2023).

BACA JUGA:
Erick Thohir: Pembangunan Ekosistem Logistik Jadi Kunci Ekonomi Tumbuh

Tema tersebut merupakan turunan dari tema Hari Pelaut Sedunia 2023 yang diusung International Maritime Organization (IMO), yaitu Seafarers Contribution to Protecting the Marine Environment.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMC8xLzE2NzM3Ni81L3g4bHdtdWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Lebih lanjut, Arif mengatakan bahwa tema Oceans Worth Protecting tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan pelayaran dan perlindungan maritim di Indonesia.

BACA JUGA:
Pertumbuhan Ekonomi RI Ditargetkan 5,3% di 2023, Menko Airlangga Singgung soal Berantas KKN

&quot;Ingat di kita itu masih sering terjadi pencemaran laut terutama di Bintan di sana berbatasan dengan Singapura hampir selalu terjadi tumpahan minyak. Oleh karena itu, saya minta teman-teman yang mengetahui adanya tumpahan minyak segera melaporkan,&quot; ujar Arif.Oleh karena itu, kata dia, Ditjen Hubla mengajak seluruh pihak mulai dari regulator, operator, dan masyarakat pengguna jasa transportasi laut untuk berperan aktif dalam menjaga perairan dan kelautan.
Dia mengungkapkan ada beberapa kontribusi yang dapat dilakukan, di antaranya dengan meningkat kesadaran akan pentingnya keselamatan pelayaran dan bekerja sama dalam mengurangi pencemaran laut termasuk dari sampah plastik yang menjadi ancaman serius bagi kehidupan laut di Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa pelaut merupakan pekerja kunci yang memiliki peran penting sebagai tulang punggung perekonomian.
&quot;Kita sepakat bahwa pelaut adalah pekerja kunci yang memiliki peran penting sebagai tulang punggung perekonomian sebuah negara, &quot; kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Arif Toha dikutip Antara, Minggu (25/6/2023).

BACA JUGA:
Erick Thohir: Pembangunan Ekosistem Logistik Jadi Kunci Ekonomi Tumbuh

Tema tersebut merupakan turunan dari tema Hari Pelaut Sedunia 2023 yang diusung International Maritime Organization (IMO), yaitu Seafarers Contribution to Protecting the Marine Environment.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMC8xLzE2NzM3Ni81L3g4bHdtdWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Lebih lanjut, Arif mengatakan bahwa tema Oceans Worth Protecting tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan pelayaran dan perlindungan maritim di Indonesia.

BACA JUGA:
Pertumbuhan Ekonomi RI Ditargetkan 5,3% di 2023, Menko Airlangga Singgung soal Berantas KKN

&quot;Ingat di kita itu masih sering terjadi pencemaran laut terutama di Bintan di sana berbatasan dengan Singapura hampir selalu terjadi tumpahan minyak. Oleh karena itu, saya minta teman-teman yang mengetahui adanya tumpahan minyak segera melaporkan,&quot; ujar Arif.Oleh karena itu, kata dia, Ditjen Hubla mengajak seluruh pihak mulai dari regulator, operator, dan masyarakat pengguna jasa transportasi laut untuk berperan aktif dalam menjaga perairan dan kelautan.
Dia mengungkapkan ada beberapa kontribusi yang dapat dilakukan, di antaranya dengan meningkat kesadaran akan pentingnya keselamatan pelayaran dan bekerja sama dalam mengurangi pencemaran laut termasuk dari sampah plastik yang menjadi ancaman serius bagi kehidupan laut di Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
