<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Punya Utang Baru Rp150,4 Triliun pada Mei 2023</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa per Mei 2023, pembiayaan anggaran terjaga dalam batas aman.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/26/320/2837255/indonesia-punya-utang-baru-rp150-4-triliun-pada-mei-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/26/320/2837255/indonesia-punya-utang-baru-rp150-4-triliun-pada-mei-2023"/><item><title>Indonesia Punya Utang Baru Rp150,4 Triliun pada Mei 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/26/320/2837255/indonesia-punya-utang-baru-rp150-4-triliun-pada-mei-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/26/320/2837255/indonesia-punya-utang-baru-rp150-4-triliun-pada-mei-2023</guid><pubDate>Senin 26 Juni 2023 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/26/320/2837255/indonesia-punya-utang-baru-rp150-4-triliun-pada-mei-2023-F6aKsWoWP9.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/26/320/2837255/indonesia-punya-utang-baru-rp150-4-triliun-pada-mei-2023-F6aKsWoWP9.JPG</image><title>Rupiah. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa per Mei 2023, pembiayaan anggaran terjaga dalam batas aman.

Realisasi pembiayaan melalui penerbitan utang per Mei 2023 mencapai Rp150,4 triliun, atau 21,6% dari APBN.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Utang Indonesia Tembus Rp7.500 Triliun Jadi Warisan ke Presiden Berikutnya

&quot;Ini dilakukan dengan tetap mencermati volatilitas pasar keuangan global dan ketersediaan likuiditas pemerintah,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA di Jakarta, Senin (26/6/2023).

Dia menyebut, pengelolaan dan timing penerbitan utang baik melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan pinjaman terkendali dengan strategi pembiayaan tahun 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Utang Indonesia Tembus Rp7.554,2 Triliun, Sri Mulyani: Masih Aman dan Wajar

&quot;Pada bulan Mei 2023, telah diterbitkan Samurai Bond sebesar JPY 104,8 miliar atau setara USD0,76 miliar,&quot; ucap Sri.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi80LzE2MzE1My81L3g4ajVldDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Di dalamnya termasuk penerbitan Blue Bonds sebesar JPY 20,7 miliar. Transaksi ini mendapatkan apresiasi dan respon positif dari investor Jepang.



&quot;Penerbitan perdana Blue Bonds ini mempertegas kepemimpinan Indonesia dalam ekonomi berkelanjutan di pasar global sebagai negara pertama di dunia yang menerbitkan Blue Bonds dan menjadi bukti komitmen pemerintah terhadap sustainable financing,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa per Mei 2023, pembiayaan anggaran terjaga dalam batas aman.

Realisasi pembiayaan melalui penerbitan utang per Mei 2023 mencapai Rp150,4 triliun, atau 21,6% dari APBN.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Utang Indonesia Tembus Rp7.500 Triliun Jadi Warisan ke Presiden Berikutnya

&quot;Ini dilakukan dengan tetap mencermati volatilitas pasar keuangan global dan ketersediaan likuiditas pemerintah,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA di Jakarta, Senin (26/6/2023).

Dia menyebut, pengelolaan dan timing penerbitan utang baik melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan pinjaman terkendali dengan strategi pembiayaan tahun 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Utang Indonesia Tembus Rp7.554,2 Triliun, Sri Mulyani: Masih Aman dan Wajar

&quot;Pada bulan Mei 2023, telah diterbitkan Samurai Bond sebesar JPY 104,8 miliar atau setara USD0,76 miliar,&quot; ucap Sri.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi80LzE2MzE1My81L3g4ajVldDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Di dalamnya termasuk penerbitan Blue Bonds sebesar JPY 20,7 miliar. Transaksi ini mendapatkan apresiasi dan respon positif dari investor Jepang.



&quot;Penerbitan perdana Blue Bonds ini mempertegas kepemimpinan Indonesia dalam ekonomi berkelanjutan di pasar global sebagai negara pertama di dunia yang menerbitkan Blue Bonds dan menjadi bukti komitmen pemerintah terhadap sustainable financing,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
