<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Solusi Sinergi (WIFI) Bakal Rights Issue 4,96 Miliar Saham</title><description>PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) bakal melakukan penambahan modal  dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/27/278/2837985/solusi-sinergi-wifi-bakal-rights-issue-4-96-miliar-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/06/27/278/2837985/solusi-sinergi-wifi-bakal-rights-issue-4-96-miliar-saham"/><item><title>Solusi Sinergi (WIFI) Bakal Rights Issue 4,96 Miliar Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/06/27/278/2837985/solusi-sinergi-wifi-bakal-rights-issue-4-96-miliar-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/06/27/278/2837985/solusi-sinergi-wifi-bakal-rights-issue-4-96-miliar-saham</guid><pubDate>Selasa 27 Juni 2023 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/27/278/2837985/solusi-sinergi-wifi-bakal-rights-issue-4-96-miliar-saham-P6nv2Q6zYW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WIFI bakal rights issue (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/27/278/2837985/solusi-sinergi-wifi-bakal-rights-issue-4-96-miliar-saham-P6nv2Q6zYW.jpg</image><title>WIFI bakal rights issue (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) bakal melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan berencana menerbitkan sebanyak 4,96 miliar saham yang mewakili sebanyak-banyaknya 68,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen menjelaskan bahwa saham yang akan diterbitkan bergantung pada keperluan dana perseroan dan harga dari pelaksanaan HMETD.

BACA JUGA:
24 Emiten Antre Gelar Rights Issue, Mayoritas Sektor Konsumer


&amp;ldquo;Pelaksanaan HMETD tersebut akan dilakukan oleh perseroan dalam jangka waktu tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB),&amp;rdquo; kata manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (27/6/2023).
Dalam hal ini, perseroan akan meminta persetujuan para pemegang saham dalam RUPSLB yang akan diselenggarakan pada Rabu, 2 Agustus 2023 mendatang.

BACA JUGA:
Bintang Samudera (BSML) Rights Issue 400 Juta Saham 


Adapun, dana hasil rights issue akan digunakan untuk sejumlah keperluan yaitu sekitar 50,00% akan digunakan untuk melakukan setoran modal kepada entitas anak perseroan, yaitu PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE), yang oleh IJE akan digunakan sebagai belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk membangun segmen-segmen fiber optik pada jalur kereta api di Pulau Jawa.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sisanya, sekitar 50% akan digunakan sebagai modal kerja perseroan dan  entitas anak yang terdiri antara lain adalah biaya pembelian  perlengkapan penunjang, biaya pengembangan layanan, biaya pemasaran,  biaya pelatihan, serta biaya overhead lainnya.
Manajemen WIFI mengungkapkan, dengan dilaksanakannya aksi korporasi  ini, perseroan akan memiliki struktur permodalan yang lebih baik yang  dapat meningkatkan kondisi keuangan perseroan untuk melakukan  pengembangan usaha di bidang periklanan, produk dan layanan digital,  serta jaringan serat optik. Selain itu, dengan dilaksanakannya rights  issue, perseroan akan memperoleh pendanaan baru untuk mendukung modal  kerja.
&amp;ldquo;Pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD-nya akan mengalami  penurunan persentase kepemilikan atau terdilusi sebanyak 68,75%,&amp;rdquo; lanjut  manajemen WIFI.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) bakal melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan berencana menerbitkan sebanyak 4,96 miliar saham yang mewakili sebanyak-banyaknya 68,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen menjelaskan bahwa saham yang akan diterbitkan bergantung pada keperluan dana perseroan dan harga dari pelaksanaan HMETD.

BACA JUGA:
24 Emiten Antre Gelar Rights Issue, Mayoritas Sektor Konsumer


&amp;ldquo;Pelaksanaan HMETD tersebut akan dilakukan oleh perseroan dalam jangka waktu tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB),&amp;rdquo; kata manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (27/6/2023).
Dalam hal ini, perseroan akan meminta persetujuan para pemegang saham dalam RUPSLB yang akan diselenggarakan pada Rabu, 2 Agustus 2023 mendatang.

BACA JUGA:
Bintang Samudera (BSML) Rights Issue 400 Juta Saham 


Adapun, dana hasil rights issue akan digunakan untuk sejumlah keperluan yaitu sekitar 50,00% akan digunakan untuk melakukan setoran modal kepada entitas anak perseroan, yaitu PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE), yang oleh IJE akan digunakan sebagai belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk membangun segmen-segmen fiber optik pada jalur kereta api di Pulau Jawa.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sisanya, sekitar 50% akan digunakan sebagai modal kerja perseroan dan  entitas anak yang terdiri antara lain adalah biaya pembelian  perlengkapan penunjang, biaya pengembangan layanan, biaya pemasaran,  biaya pelatihan, serta biaya overhead lainnya.
Manajemen WIFI mengungkapkan, dengan dilaksanakannya aksi korporasi  ini, perseroan akan memiliki struktur permodalan yang lebih baik yang  dapat meningkatkan kondisi keuangan perseroan untuk melakukan  pengembangan usaha di bidang periklanan, produk dan layanan digital,  serta jaringan serat optik. Selain itu, dengan dilaksanakannya rights  issue, perseroan akan memperoleh pendanaan baru untuk mendukung modal  kerja.
&amp;ldquo;Pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD-nya akan mengalami  penurunan persentase kepemilikan atau terdilusi sebanyak 68,75%,&amp;rdquo; lanjut  manajemen WIFI.</content:encoded></item></channel></rss>
